Home Merk Obat A-ZMerk Obat A Aktace – Fungsi Obat – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

Aktace – Fungsi Obat – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

by Chaerunnisa

Aktace merupakan obat yang termasuk ke dalam multivitamin, obat ini biasanya digunakan untuk mengobati pasien dengan diagnosis kekurangan vitamin B kompleks dan kekurangan vitamin C atau di kenal juga dengan hipoaskorbemia. Kandungan yang terdapat dalam obat aktace ini adalah vitamin C 500 mg, Niacinamide 100mg, Vitamin B1 15mg, Vitamin B2 10mg, vitamin B6 5mg, vitamin B12 4mg, Ca – Pantotenat 20mg.

Zat Aktif Dalam Aktace

Zat aktif yang terkandung dalam aktace terdiri dari :

  • Vitamin C

Vitamin C biasa di sebut asam askorbat yang masuk ke dalam golongan suplemen makanan yang sangat penting bagi tubuh. Vitamin C sangat mudah di dapatkan pada buah dan sayur seperti pada mangga, jambu, paprika dan lain-lain. Vitamin C merupakan jenis vitamin yang larut dalam air. Vitamin C memiliki fungsi untuk membantu menyebarkan zat besi, bermanfaat mencegah radikal bebas, untuk mengobati penyakit hipoaskorbemia, juga membantu menjadi struktur kolagen dalam tubuh. Beberapa penyakit akibat kekurangan vitamin C antara lain kulit kering, bibir pecah-pecah, pendarahan internal, pusing, letih, lesu dan lain-lain.

  • Niacinamide

Niacinamide di sebut juga vitamin B3 atau di kenal dengan nama lainnya yaitu nicotinamide. Atau biasanya di singkat dengan sebutan Niacin. Niacinamide merupakan suplemen makanan yang penting bagi tubuh karena niacinamide berfungsi untuk fungsi kerja otak, sistem pencernaan dan sistem saraf.

Beberapa manfaat niacinamide bagi kulit wajah antara lain : meningkatkan kekebalan kulit, meningkatkan kinerja kelenjar epidermis, mengurangi noda bekas jerawat, mengontrol produksi minyak berlebih, menguranhi hiperpigmentasi pada kulit, mengurangi kerut dan mencerahkan kulit.

  • Vitamin B1

Vitamin B1 juga di sebut Thiamine, vitamin ini merupakan vitamin yang mudah larut dalam air. Vitamin B1 merupakan salah satu bagian dari vitamin B kompleks yang berfungsi untuk menjaga fungsi saraf dan jantung. Salah satu penyakit yang paling di kenal akibat kekurangan thiamine adalah beri-beri. Penyakit lain yang mungkin timbul akibat kekurangan vitamin B1 atau thiamine adalah kelainan otak.

  • Vitamin B2

Vitamin B2 di kenal juga dengan riboflavin, vitamin ini merupakan vitamin yang mudah larut dalam air. Vitamin B2 ini merupakan suplemen penting bagi tubuh karena vitamin B2 mampu membantu resistensi karbohidrat menjadi gula, juga berperan pada transpor elektron yang menghasilkan energi.

Vitamin B2 juga berfungsi untuk mencegah radikal bebas, sama dengan vitamin C. Selain itu membantu resistensi asam lemak dan asam amino dalam tubuh. Gejala yang mungkin timbul ketika tubuh kekurangan vitamin B2 adalah rambut rontok, insomnia, respon lambat dan mengalami gangguan pencernaan.

  • Vitamin B6

Nama lain dari vitamin B6 adalah pyridoxine, vitamin B6 ini sangat bermanfaat bagi darah, kulit serta fungsi saraf. Vitamin B6 juga bisa digunakan untuk penyembuhan, perawatan dan pencegahan penyakit anemia dan alergi obat. Faktor-faktor yang menyebabkan tubub kekurangan vitanin B6 antara lain: menderita gagal jantung, menderita gagal ginjal, pecandu alkohol, menderita sirosis hati, alergi obat tertentu, hipertirodisme, serta mengalami penyakit gangguan pencernaan.

  • Vitamin B12

Vitamin B12 merupakan salah satu dari kelompok B kompleks yang sangat mudah larut dalam air. Vitamin B12 sangat mudah di temui pada makanan seperti ikan, kerang-kerangan, telur, daging dan makanan lain yang mengandung protein tinggi.

  • Ca – Pantotenat

Ca – Pantotenat di kenal dengan nama lain asam pantotenat atau kalsium pantotenat. Ca – pantotenat memiliki fungsi untuk mengobati, mencegah atau pun merawat penyakit alopecia, penyakit rambut abu-abu, penyakit neurotoksisitas streptomisin, penyakit toksisitas salisilat, penyakit neuropati perifer diabetes, penyakit osteoarthritis dan penyakit gangguan pernapasan catarrhal.

Cara kerja Ca – pantotenat ini adalah dengan meningkatkan tingkat glutathione, untuk melindungi sel dari kerusakan peroxidative. Hati-hati dalam penggunaan Ca – pantotenat karena Ca – Pantotenat memiliki efek samping seperti mulut kering, sakit dada dan haus yang berlebihan.

Dosis Konsumsi Aktace

Obat aktace ini merupakan obat bebas yang bisa di dapatkan di apotek tanpa resep dokter. Namun, tetap tidak bisa bebas dalam mengkonsumsi obat aktace ini. Karena dosis untuk obat aktace ini sudah di tetapkan dalam bidang farmasi. Kecuali ada petunjuk dokter mengenai dosis yang harus di konsumsi.

Dosis minum obat aktace ini adalah satu hari satu kaplet untuk dewasa. Obat Aktace ini sebaiknya di konsumsi setelah makan. Agar tidak terjadi gejala gangguan pencernaan seperti, mual, muntah dan kembung.

Efek Samping

Setiap obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua individu akan merasakan efek samping dari obat tertentu, hal ini dapat di pengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh dari individu tersebut. Sekali lagi meskipun obat aktace ini hanya multivitamin yang termasuk dalam suplemen makanan. Namun sudah di tentukan dosis dan takaran konsumsinya. Jadi tidak bisa sembarangan ya.

Efek samping wajar yang terjadi biasanya, efek gangguan pencernaan seperti, mual, muntah, kembung. Segera hubungi dokter jika ada gejala alergi yang mulai muncul.

Kontraindikasi

Belum ada kontraindikasi yang terjadi mengenai obat ini, tapi sebaiknya jangan berikan obat ini kepada pasien yang memiliki alergi terhadap kandung-kandungan dalam aktace.

Peringatan Dan Cara Penggunaan. 

  1. Penggunaan actace sudah di tetapkan dosisnya bagi orang dewasa satu kaplet dan satu hari sekali. Jangan pernah mengkonsumsi lebih dari satu kaplet. Jika hal ini di lakukan maka nantinya tubuh akan mengalami kelebihan vitamin C atau mengalami kekebalan terhadap vitamin B kompleks
  2. Sebaiknya konsumsi obat aktace ini setelah makan. Untuk menghindari terjadinya, seperti mual, muntah, dan perut kembung. Atau konsumsi obat ini sesuai anjuran dokter yang menangani anda.
  3. Sebaiknya konsumsi obat aktace ini setelah makan. Sehingga dapat mencegah terjadinya resiko alergi yang terjadi akibat konsumsi obat aktace ini.
  4. Sebaiknya anda menyebutkan semua obat yang saat ini anda konsumsi saat melakukan konsultasi dengan dokter yang menangani anda. Baik itu obat apotek maupun obat herbal juga multivitamin lainnya. Hal ini di lakukan untuk menjaga agar multivitamin di dalam obat aktace ini tetap aktif sesuai fungsinya.
  5. Bagi ibu hamil dan menyusui sebaiknya konsultasikan pada dokter yang menangani anda saat anda harus mengkonsumsi obat aktace ini. Karena biasanya kondisi tubuh saat hamil akan sangat berbeda dengan kondisi tubuh normal. Wanita hamil atau menyusui memiliki kondisi tubuh yang agak sensitive.
  6. Penyimpanan obat aktace ini juga tidak bisa sembarangan. Jangan menyimpan obat aktace ini di bawah sinar matahari langsung. Karena hal ini akan merusak kandungan multivitamin yang ada di dalamnya. Simpanlah obat aktace ini pada suhu di bawah dua puluh lima derajat celcius.
  7. Penyimpanan obat aktace pada suhu ini akan menjaga kondisi obat aktace. Juga dapat menjaga kondisi multivitamin yang ada di dalamnya.
  8. Jangan meremehkan gejala alergi yang timbul saat mengkonsumsi obat aktace ini. Silahkan hentikan pemakaian obat aktace ini jika terjadi efek samping yang lebih buruk. Dan segera konsultasikan dengan dokter yang menangani anda.

You may also like