Constantia – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

1881

Constantia adalah obat berbentuk cairan dan juga berbentuk salep serta ovula, yang diproduksi oleh Novell Pharma. Obat ini sering digunakan untuk mengobati masalah penyakit yang timbul karena jamur atau infeksi jamur Candida. Infeksi jamur ini sering terjadi pada tenggorokan, rongga mulut, usus hingga vagina. Obat yang berbentuk cairan suspensi, salep serta tablet ini diproduksi oleh Novell Pharma.

Kandungan Constantia

Obat Constantia ini memiliki kandungan zat Nystatin yang penyebab ulser pada rongga mulut memiliki kinerja dalam merusak sel jamur serta menghentikan pertumbuhan jamur tersebut.

Fungsi Constantia

obat anti jamur yang termasuk obat resep dokter ini memiliki manfaat utama sebagai obat untuk masalah penyakit yang disebabkan oleh jamur dalam tubuh penderitanya. Obat Constantia juga berfungsi untuk:

  1. Pengobatan kandidiasis pada tenggorokan kulit bagian usus , rongga mulut hingga vagina
  2. Pengobatan esophageal
  3. Pengobatan diare non spesifik pada anak atau bayi
  4. Membantu mencegah sariawan pada bayi

Dosis Constantia

Dosis obat anti jamur yang memiliki kandungan nystatin ini diberikan jenis jenis penyakit gigi dan mulut sesuai dengan usia dan jenis penyakit yang dialami. Pemberian obat, dapat diberikan saat waktu makan atau sebelum makan. Adapun dosis yang diberikan sebagai berikut:

  • Constantia (Jenis Cairan Suspensi) Sakit Rongga Mulut

Untuk jenis Contantia cairan, berikan dosis untuk dewasa sebanyak 100.000 unit untuk 4 kali sehari. Sementara untuk anak-anak diberikan dosis sama untuk satu kali sehari. Sebaiknya biarkan obat didalam rongga mulut selama mungkin, sebelum ditelan.

  • Untuk Infeksi Jamur Usus (Cairan Suspensi)

Berikan dosis sebanyak 500.000 hingga 1000.000 unit dari 3 hingga 4 kali sehari. Sementara anak-anak diberikan dosis 100.000 unit untuk waktu 4 kali sehari.

  • Jenis Obat Tablet untuk Infeksi Jamur Vagina (Ovula)

Cukup oleskan sebanyak 100.000 hingga 200.000 unit penyakit jamur dalam tubuh selama 14 hari dan sebelum tidur

  • Jenis Obat Salep

Untuk penggunaan salep, pasien dewasa dan anak-anak hanya dioleskan sebanyak 100.000 unit dalam 2 hingga 4 hari.

Efek Samping Constantia

Obat Constantia yang termasuk jenis obat dokter memiliki efek samping bagi sebagian orang yang mengkonsumsinya. Berikut beberapa efek samping yang mungkin muncul:

  1. Akan menyebabkan diare
  2. Gangguan ginjal jika di komsumsi dalam jangka panjang
  3. Muncul iritasi pada bagian kulit dan area vagina
  4. Merasa mual dan muntah
  5. Sakit maag

Kontraindikasi Constantia

Kontraindikasi yang muncul pada pasien jika mengkonsumsi obat Constantia bahaya fungi adalah hipersensitifitas yang tinggi. Hal ini menyerang sistem imun pasien, sehingga pasien akan merasa kurang nyaman selama menggunakan obat ini.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengkonsumsi kandidiasis obat Constantia secara langsung maupun untuk penggunaan luar. Beberapa hal ini harus diperhatikan:

  • Zat Nystatin yang cairan suspensi mengandung gula sukrosa di dalamnya. Sehingga, pasien yang bermasalah dengan zat gula sebaiknya tidak mengkonsumsinya
  • Untuk Constantia Ovula, sebaiknya tidak digunakan oleh pasien penderita liver dan kelainan darah
  • Hindari pemakaian obat dan salep tanpa resep dokter

Constantia Untuk Wanita Hamil

Obat Constantia ini termasuk kategori C, yaitu obat yang gatal pada miss v  jika diberikan pada wanita hamil dikhawatirkan akan merusak janin yang sedang dikandung. Jika harus mengkonsumsi obat tersebut, sebaiknya ibu hamil mengkonsumsinya dengan berdasarkan resep dokter.