Cravit Opthalmic Solution – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

Cravit Opthalmic Solution termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

  • Cravit Opthalmic Solution merupakan obat tetes mata yang mengandung antibiotik levofloksasin sebagai senyawa aktifnya

Indikasi

  • Cravit Opthalmic Solution diindikasikan untuk pengobatan konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri

Mekanisme Kerja Obat

Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang sering terkena infeksi dan acapkali menimbulkan gejala sakit mata merah. Hal ini tentunya akan mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga infeksi yang terjadi harus segera diobati agar tidak menimbulkan gejala yang lebih parah.

Levofloksasin merupakan salah satu antibiotik yang termasuk ke dalam golongan kuinolon. Levofloksasin akan bekerja membunuh bakteri dengan cara menghambat proses pembentukan DNA bakteri. DNA adalah materi genetik yang sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup, termasuk bakteri untuk berkembang biak. Tanpa adanya pembentukan DNA, bakteri tidak bisa berkembang biak dan lama kelamaan akan mati. Selain itu, jika jumlah bakteri tidak bertambah, maka sistem imun tubuh kita akan lebih mudah mengalahkan bakteri tersebut.

Dosis dan Cara Penggunaan

Dosis awal Cravit Opthalmic Solution adalah 1-2 tetes pada mata yang terinfeksi setiap 2 jam (sampai 8 kali sehari) pada hari ke-1 dan ke-2, dilanjutkan dengan 1-2 tetes pada mata yang terinfeksi setiap 4 jam pada hari ke-3 sampai ke-7. Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan Cravit Opthalmic Solution (secara umum, langkah-langkah ini juga bisa dilakukan untuk menggunakan obat tetes mata lain):

  1. Cuci kedua tangan menggunakan air dan sabun, kemudian keringkanlah dengan handuk atau tisu
  2. Duduklah di kursi atau tempat yang nyaman
  3. Buka kemasan dan tutup botol Cravit Opthalmic Solution (jangan sampai jari Anda atau benda apapun menyentuh ujung penetes pada botol tetes mata)
  4. Dongakkan kepala ke atas
  5. Arahkan pandangan ke atas
  6. Tarik kelopak mata bagian bawah menggunakan jari
  7. Teteskan Cravit Opthalmic Solution pada bagian dalam kelopak mata bagian bawah (jangan sampai ujung penetes menyentuh kelopak mata)
  8. Pejamkan mata, arahkan pandangan kembali ke bawah, tetaplah menutup mata selama 1-2 menit (jangan mengedip-ngedipkan mata atau mengucek mata)
  9. Ulangi langkah di atas terhadap mata yang satunya (jika diperlukan)
  10. Tutup kembali botol Cravit Opthalmic Solution, simpanlah di tempat yang kering dan terhindar dari cahaya matahari langsung
  11. Cuci kembali kedua tangan Anda dengan air dan sabun

Kontraindikasi

Pasien yang memiliki kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Cravit Opthalmic Solution:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap levofloksasin

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Levofloksasin termasuk ke dalam kategori C, yaitu obat yang hanya boleh digunakan oleh ibu hamil jika manfaat yang akan diperoleh melebihi risiko efek samping yang mungkin ditimbulkan
  • Belum diketahui apakah levofloksasin yang digunakan pada mata dapat diserap ke dalam tubuh dan dikeluarkan melalui ASI, namun konsultasikanlah dengan dokter jika Anda mendapatkan resep Cravit Opthalmic Solution selagi masih dalam masa mneyusui

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Cravit Opthalmic Solution:

  1. Rasa tidak nyaman pada mata
  2. Sakit kepala
  3. Mata kering
  4. Mata terasa gatal
  5. Penurunan daya penglihatan (biasanya bersifat sementara)
  6. Mata terasa panas dan perih (umumnya hilang beberapa saat setelah penggunaan)

Tidak semua pasien yang menggunakan Cravit Opthalmic Solution akan mengalami efek samping di atas. Namun, jika Anda merasakan efek samping apapun, baik yang telah disebutkan di atas maupun efek samping lainnya setelah menggunakan Cravit Opthalmic Solution, segeralah konsultasikan hal tersebut kepada dokter atau apoteker agar efek samping tersebut bisa segera ditindaklanjuti.

Interaksi Obat

Cravit Opthalmic Solution adalah obat yang digunakan secara topikal di mata, oleh karena itu kecil kemungkinannya terjadi interaksi dengan obat lain, namun beritahukanlah kepada dokter Anda mengenai obat-obat yang sedang Anda gunakan, terutama obat mata lainnya untuk memastikan bahwa penggunaan obat tersebut bersamaan dengan Cravit Opthalmic Solution tidak akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi Anda.

Perhatian

  1. Jangan memulai atau mengulangi pengobatan menggunakan Cravit Opthalmic Solution tanpa resep dari dokter
  2. Jangan mengubah dosis Cravit Opthalmic Solution yang telah diresepkan oleh dokter
  3. Jangan berhenti menggunakan Cravit Opthalmic Solution tanpa anjuran dari dokter walaupun Anda sudah merasakan kondisi yang membaik
  4. Jangan menggunakan Cravit Opthalmic Solution lebih lama dari waktu yang diresepkan oleh dokter
  5. Jangan berbagi Cravit Opthalmic Solution atau obat tetes mata apapun dengan orang lain dari botol tetes yang sama
  6. Cravit Opthalmic Solution hanya diindikasikan untuk pengobatan infeksi mata akibat bakteri, Cravit Opthalmic Solution tidak efektif untuk mengobati jenis-jenis penyakit mata akibat virus atau jamur dan malah bisa memperburuk kondisi infeksi tersebut
  7. Kembalilah ke dokter jika Anda tidak merasakan adanya perbaikan pada kondisi infeksi mata Anda setelah 1-2 hari menggunakan Cravit Opthalmic Solution
  8. Segera hentikan penggunaan Cravit Opthalmic Solution jika Anda merasakan reaksi alergi seperti rasa gatal, mata membengkak atau rasa terbakar yang tidak kunjung hilang, segeralah kembalilah ke dokter
  9. Usahakan untuk menggunakan Cravit Opthalmic Solution pada waktu yang sama setiap harinya untuk memaksimalkan efeknya serta membantu Anda ingat untuk menggunakan Cravit Opthalmic Solution
  10. Hindari penggunaan lensa kontak selama Anda menggunakan Cravit Opthalmic Solution. Jika Anda terpaksa menggunakan lensa kontak, gunakanlah lensa kontak minimal 15 menit setelah Anda menggunakan Cravit Opthalmic Solution.
  11. Jika Anda akan menggunakan obat mata lain (tetes mata atau salep mata), berilah jeda waktu pemberian sekitar 10 menit dari pemberian Cravit Opthalmic Solution
  12. Sebelum menggunakan Cravit Opthalmic Solution atau obat tetes mata apapun, periksalah kondisi obat tersebut, lihatlah apakah ada perubahan warna, kekeruhan atau partikel-partikel yang terlihat pada tetes mata tersebut. Jika Anda menemukan hal-hal tersebut pada Cravit Opthalmic Solution atau tetes mata lainnya, janggan gunakan obat tetes mata itu dan tanyakanlah kepada apoteker mengenai apa yang harus Anda lakukan
  13. Jangan menggunakan Cravit Opthalmic Solution atau obat tetes mata apapun jika Anda sudah membuka tutup botolnya lebih dari 30 hari, Anda bisa menulis tanggal Anda membuka botol tersebut di kemasan luarnya (di kotak/dus obatnya) untuk membantu mengingat batas penggunaan 30 hari ini
  14. Simpanlah Cravit Opthalmic Solution pada suhu kamar di tempat yang kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak