16 Cara Mencegah Keracunan Makanan Paling Tepat

Keracunan makanan adalah Kondisi yang terjadi pada saat mengkonsumsi makanan atau minuman terkontaminasi organisme menular seperti virus, bakteri atau parasit. Kontaminasi makanan atau minuman ini bisa terjadi pada saat proses pengolahan yang tidak benar. Pada saat seseorang mengalami keracunan makanan, maka akan menimbulkan perasaan mual lalu muntah, diare dan juga sakit perut atau kram perut.

Keracunan makanan tidak hanya membuat perasaan tidak nyaman pada penderita namun juga bisa sampai mengancam nyawa saat keracunan makanan yang dialami dalam tahap sangat buruk. Agar bisa terhindar dari masalah tersebut, maka cara mencegah keracunan makanan harus dilakukan dan diketahui dengan baik seperti ulasan yang akan kami berikan dibawah ini.

  1. Pilih Bahan dengan Teliti

Langkah pencegahan keracunan makanan pertama yang bisa dilakukan adalah saat berbelanja. Anda bisa memeriksa tanggal kedaluwarsa sebuah produk yang akan anda beli sebagai bahan pertimbangan apakah makanan tersebut akan disimpan dalam waktu yang lama dan juga memakai temperatur yang tepat. Pastikan tanggal kedaluwarsa sebuah produk masih terbilang cukup lama sekitar 2 sampai 3 tahun kedepan.

Selain itu, pada saat anda membeli daging atau produk unggas lainnya, maka pisahkan dengan kantong yang berbeda dan jangan campur produk daging tersebut dengan makanan lainnya.

  1. Jaga Makanan Tetap Dingin dan Segar

Simpan makanan beku pada suhu yang paling dingin khususnya saat sudah dibeli dari toko dan dipindahkan ke lemari es anda. Bungkus makanan yang anda beli dengan kertas atau koran atau juga bisa membeli tas pendingin agar makanan yang anda beli bisa tetap dalam keadaan dingin sampai di rumah. Saat berbelanja, pastikan juga anda membeli produk beku saat terakhir sebelum membayar ke kasir dan langsung simpan di lemari es saat tiba di rumah.

  1. Cuci Tangan

Pastikan juga untuk mencuci tangan menggunakan air hangat serta sabun anti bakteri sebelum dan sesudah anda mempersiapkan makanan khususnya saat mengolah daging mentah dan perhatikan cara mencuci tangan yang benar dan steril. Bersihkan juga lap tangan dan peralatan makan secara berkala untuk menghindari bakteri yang ada pada kain tersebut. Jangan lupa juga untuk mencuci tangan sesudah memegang hewan peliharaan khususnya reptil, burung dan kura kura dan pastikan anda mencuci tangan dengan sangat bersih sebelum menyentuh makanan.

  1. Jaga Kebersihan Area Dapur

Area dapur juga harus dijaga kebersihannya seperti bagian meja kabinet dan tempat memasak lainnya khususnya sesudah digunakan memasak telur, unggas dan juga daging. Untuk membersihkan area dapur, anda bisa memakai sabun yang dicampur dengan air panas untuk membersihkan talenan, peralatan memasak dan juga meja dapur serta kompor. Pastikan juga untuk membilas area wastafel sesudah digunakan mencuci daging mentah.

  1. Gunakan Talenan Berbeda

Penggunaan talenan juga harus dibedakan menurut fungsinya. Jangan gabung talenan untuk memotong sayur atau buah dengan talenan memotong daging atau unggas sebab bakteri pada daging bisa berpindah ke makanan lainnya. Untuk bahan talenan, sebaiknya pilih material plastik dibandingkan kayu sebab talenan kayu lebih sulit untuk dibersihkan.


  1. Cairkan dengan Hati-Hati

Saat mencairkan makanan beku dari freezer, jangan pernah dilakukan dengan cara menghangatkan makanan khususnya daging dan unggas tersebut untuk mempercepat proses pencairan. Mencairkan makanan tetap harus dilakukan di lemari es bagian bawah, sebab jika dilakukan di temperatur ruangan akan meningkatkan proses bakteri untuk berkembang biak.

Cara lain untuk mencairkan makanan beku adalah dengan memakai pengaturan defrost pada freezer atau menggunakan tenaga 50 persen di microwave atau memasukan makanan beku tersebut dalam air dingin. Apabila makanan sudah cair, maka harus segera digunakan dan tidak boleh dibekukan kembali tanpa melewati proses memasak.

  1. Masak Makanan Sampai Matang

Memasak makanan sampai makanan menjadi bagian penting untuk menghindari keracunan khususnya untuk olahan daging merah, unggas dan juga telur yang lebih beresiko. Masak beberapa makanan tersebut sampai benar benar matang supaya kuman yang terdapat didalamnya bisa mati. Apabila anda ragu, anda bisa memakai temperatur daging untuk memasak.

  1. Menjaga Suhu Makanan

Makanan panas tetap harus selalu dalam kondisi panas begitu juga dengan makanan dingin yang harus tetap dalam kondisi dingin. Bakteri bisa berkembang dengan pesat pada temperatur 4 derajat celcius dan juga 60 derajat celcius sehingga menjaga suhu makanan menjadi hal penting agar terhindar dari keracunan makanan.

  1. Panaskan Makanan Sebelum Dihidangkan

Saat ada makanan tersisa yang tidak habis dan anda ingin menyantap kembali makanan tersebut, maka harus dipanaskan terlebih dulu. Makanan yang tidak dipanaskan akan mengandung patogen aktif sehingga keracunan makanan bisa lebih beresiko. Selain itu, hindari juga menyimpan makanan terlalu lama dan buang makanan sisa saat sudah terlihat berlendir, berubah warna, timbul jamur dan pertanda lainnya. Hindari juga memanaskan makanan lebih dari 1 kali dan jangan membekukan makanan berkali kali.

  1. Simpan Makanan Sesuai Kebutuhan

Simpan juga makanan anda sesuai dengan kebutuhan. Gunakan tipe wadah yang berbeda untuk menyimpan makanan seperti makanan kering [pasta, kacang, lentil, beras, sereal] yang disimpan pada tempat dingin serta kering dalam lemari.

  1. Hindari Menyimpan Daging Pada Wadah Terbuka

Makanan seperti daging mentah dan juga sisa makanan tidak boleh disimpan pada wadah yang terbuka. Tutup beberapa makanan tersebut dalam tempat rapat memakai kertas timah dan letakkan pada wadah kedap udara atau kantong plastik dengan segel. Hindari juga menyimpan makanan kaleng yang sudah terbuka karena menjadi tempat subur untuk bakteri berkembang biak. Pindahkan isi makanan kaleng ke dalam plastik sesudah dibuka.

  1. Periksa Tanggal Kedaluwarsa

Semua jenis makanan harus secepatnya dikonsumsi sebelum melewati tanggal kedaluwarsa dalam kemasan karena ada bahaya makanan kadaluarsa yang mengancam tubuh. Bumbu dan juga rempah yang terlalu lama disimpan juga akan kehilangan nutrisi dan rasa jika terlalu lama disimpan dan jika disimpan dalam jumlah banyak lalu lewat tanggal kedaluwarsa akan berdampak keracunan bagi tubuh. Hindari juga mengkonsumsi makanan dari kaleng yang sudah rusak atau penyok serta bungkus plastik yang sudah rusak meski belum melewati tanggal kedaluwarsa.

  1. Simpan Makanan Secara Terpisah

Pastikan juga anda menyimpan daging mentah, telur mentah dan juga unggas terpisah dengan buah segar serta sayuran. Simpan daging mentah dalam tempat tertutup agar mencegah tetesan daging menyentuh makanan lainnya.

  1. Hindari Serangga dan Hewan

Makanan lebih mudah terkontaminasi oleh hama dan juga hewan sehingga jauhi makanan yang akan anda makan dari beberapa hewan tersebut agar terhindar dari keracunan makanan.

  1. Hindari Makanan Tidak Dipasturasi

Beberapa jenis makanan dan minuman yang sudah melewati tahap pasturasi lebih aman dikonsumsi karena proses membunuh kuman sudah dilakukan. Beberapa produk seperti susu dan jus kemasan yang sudah melewati pasturasi akan tertulis dalam label. Hindari keju dan juga susu yang belum melewati tahap pasturasi tersebut karena kontaminasi kuman bisa lebih tinggi terjadi.

  1. Hindari Kerang Mentah

Mengkonsumsi kerang dalam keadaan mentah akan meningkatkan resiko keracunan makanan lebih tinggi meskipun lebih nikmat dan lebih segar seperti menyantap tiram. Red tide dan mikroba alami umumnya terdapat dala jenis kerang yang akan membangun racun pada tubuh mereka. Apabila tetap ingin menyantap kerang dalam keadaan mentah, pastikan kerang tersebut masih hidup saat membeli dan pastikan cangkang masih dalam keadaan yang tertutup.  Cek Videonya di sini Untuk mengetahui bagaimana bisa terjadi keracunan di dalam kegiatan sehari hari anda.

Cara mencegah keracunan makanan sangat penting dilakukan untuk menghindari resiko yang ditimbulkan dari keracunan makanan serta berbagai gejala keracunan makanan, sebab dalam tahap keracunan makanan kronis juga dapat mengancam nyawa anda dan berujung pada kematian.

, ,
Post Date: Monday 02nd, October 2017 / 18:21 Oleh :
Kategori : Makanan Berbahaya