Home Gizi & NutrisiPanduan Gizi Akibat Kekurangan Besi dan Magnesium dalam Tubuh

Akibat Kekurangan Besi dan Magnesium dalam Tubuh

by Septi Haryani

Zat besi dan megnesium merupakan zat gizi yang sangat dibutuhkan tubuh, keduanya banyak berperan dalam sistem metabolisme tubuh. Berikut ini manfaat kedua zat tersebut dan bagaimana akibat kekurangan besi dan magnesium dalam tubuh.

Zat Besi

zat besi adalah salah satu jenis mineral yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sebanyak 2/3 zat besi yang ada dalam tubuh manusia terdapat di dalam hemoglobin darah. Lalu apa saja manfaat zat besi bagi tubuh manusia? Berikut penjelasan lengkapnya.

  • Zat besi bermanfaat untuk membawa oksigen. Seperti yang kita tahu, oksigen merupakan salah satu senyawa penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan tubuh lemah, bahkan menyebabkan koma hingga kematian. Di dalam tubuh manusia, zat besi berperan untuk membawa oksigen dan menyebarkannya ke seluruh tubuh. Jika oksigen dapat disebarkan ke seluruh bagian sel tubuh sudah tentu tubuh dapat beraktifitas dengan baik.
  • Zat besi berguna untuk membantu pembentukan hemoglobin. Oksigen di dalam tubuh manusia akan disebarkan oleh zat besi melalui darah. Zat besi yang ada di dalam tubuh manusia berperan utama untuk membentuk hemoglobin. Zat besi akan memberikan warna merah tua pada sel darah merah.
  • Zat besi berperan dalam kinerja otot tubuh. Salah satu cara otot berkontraksi adalah dengan bantuan oksigen. Oksigen akan membantu kontraksi otot apabila dapat sampai ke otot secara sempurna. Dengan bantuan zat besi, oksigen akan sampai ke bagian otot dengan baik, dengan kata lain, zat besi dapat membantu kinerja otot manusia.
  • Zat besi akan membantu fungsi otak. Fungsi otak manusia akan berjalan dengan baik apabila kebutuhannya akan oksigen dapat terpenuhi. Dengan kata lain, peranan zat besi dalam menyampaikan oksigen ke otak akan membantu kinerja otak dengan sangat baik.
  • Zat besi membantu tubuh mengendalikan suhu tetap stabil. Zat besi adalah fasilitator untuk mengatur suhu tubuh manusia. Jika asupan zat besi tubuh terpenuhi sudah tentu suhu tubuh akan lebih stabil.
  • Membantu sistem saraf manusia. Beberapa jenis neurotransmitter essensial seperti dopamine, norepinephrine, dan serotonin dibentuk zat besi. Beberapa neurotransmitter tersebut adalah zat kimia penting yang berguna untuk megolah dan mengirimkan sinyal ke otak sehingga sistem saraf dapat bekerja dengan baik.
  • Zat besi berguna untuk meningkatkan sistem imun. Asupan zat besi yang cukup dapat membuat tubuh terhindar dari berbagai macam penyakit. Zat besi akan membantu tubuh untuk melawan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas.
  • Zat besi dapat membantu sistem metabolisme. Sistem metabolisme tubuh salah satunya adalah untuk menghasilkan energi. Energi dalam tubuh dihasilkan oleh makanan yang kita konsumsi. Dengan bantuan zat besi, berbagai nutrisi makanan akan disebarkan ke seluruh tubuh sehingga energi yang dihasilkan juga lebih optimal.

Kekurangan Zat Besi

Seperti yang telah disebutkan di atas, zat besi memiliki berbagai manfaat bagi tubuh manusia. Kekurangan zat besi dapat berakibat buruk pada kinerja sistem organ. Ada beberapa gejala yang dapat menunjukkan bahwa tubuh kekurangan zat besi seperti fungsi kognitif yang menurun, tubuh mudah lelah, mudah sakit, suhu tubuh tidak stabil,dan peradangan pada lidah. Adapun beberapa akibat yang dapat muncul jika tubuh kekurangan zat besi, di antaranya:

  1. Pada bayi, kekurangan zat besi dapat berakibat pada menurunnya sistem motorik seperti menurunnya gerak dan aktivitas bayi. Selain itu, kekurangan zat besi pada bayi juga dapat menyebabkan menurunnya sistem kecerdasan.
  2. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan penyakit anemia atau kurang darah. Bahkan pada wanita hamil. kekurangan zat besi berpotensi menyebabkan bayi lahir secara prematur.
  3. Pada orang dewasa, kekurangan zat besi dapat menyebabkan menurunnya daya ingat, kecerdasan, dan juga kesehatan mental.

Magnesium

Selain zat besi, makanan yang engandung magnesium juga merupakan senyawa penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Magnesium digunakan untuk 300 reaksi biokimia dalam tubuh. Di dalam tubuh manusia, magnesium sebagian besar terdapat di dalam tulang. Sebanyak 50% magnesium di dalam tubuh berada di dalam tulang. Selain untuk reaksi biokimia, magnesium juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuh manusia. Berikut ini beberapa fungsi magnesium bagi tubuh kita.

  • Menjaga kesehatan tulang manusia (baca juga: cara menjaga kesehatan tulang) . Seperti yang sudah dijelaskn di atas, magnesium sebagain besar berada di dalam tulang manusia. Jika tulang kekurangan magnesium, sudah tentu tulang akan mudah keropos karena magnesium berguna untuk menjaga kepadatan tulang.
  • Menjaga kesehatan kehamilan. Mencukupi kebutuhan magnesium pada saat hamil dapat mengoptimalkan tekanan darah sehingga mencegah terjadinya eklamsia pada ibu hamil yang memiliki riwayat darah tinggi.
  • Menjaga kesehatan jantung. Magnesium ternyata dapat menjaga ritme denyut jantung, sehingga terjadinya penyakit jantung dapat dicegah.
  • Mencegah terjadinya sembelit. Sembelit terjadi salah satunya karena tekstur feses terlalu keras. Konsumsi magnesium secara cukup dapat membuat tekstur feses lebih lembut sehingga mencegah terjadinya sembelit.
  • Mengatur kadar gula dalam darah. Mencukupi kebutuhan magnesium dalam tubuh dipercaya dapat meningkatkan reaksi insulin untuk menjaga tingkat gula darah. Dengan kata lain, kadar gula darah lebih terkontrol. Selain itu, tekanan darah juga lebih terkontrol.
  • Mencegah stres. Selain berbagai manfaat yang telah disebutkan di atas, ternyata magnesium juga dapat mencegah stres. Magnesium dipercaya dapat merilekskan sistem saraf sehingga terhindar dari stres.

Kekurangan Magnesium

Kekurangan megnesium dapat menyebabkan berbagai gangguan bagi kinerja organ tubuh manusia, terutama bagi kesehatan tulang karena magnesium merupakan komponen penyusun tulang. Lalu apa saja akibat yang dapat ditimbulkan jika tubuh kekurangan magnesium?

  1. Meningkatnya resiko osteoporosis atau pengeroposan tulang. Magnesium dan kalsium adalah dua komponen utama untuk menguatkan tulang manusia. Jika tubuh manusia kekurangan magnesium sudah tentu tulang akan mudah mengalami pengeroposan karena magnesium merupakan komponen utama untuk menguatkan tulang.
  2. Menyebabkan kram otot. Mencukupi kebutuhan magnesium terbukti dapat membuat otot menjadi rileks. Jika tubuh kekurangan magnesium tentu otot akan mudah mengalami gangguan seperti kram otot.
  3. Detak jantung menjadi tidak normal. Salah satu fungsi magnesium adalah untuk menjaga ritme jantung tetap pada kondisi normal. Jika tubuh kekurangan magnesium maka denyut jantung menjadi tidak teratur.
  4. Meningkatkan resiko depresi. Konsumsi magnesium secara terkontrol terbukti dapat merilekskan sistem saraf manusia sehingga terhindar dari stres. Stres merupakan penyebab utama dari depresi. Karena itu, kekurangan magnesium dapat meningkatkan resiko terserang depresi.

Itulah beberapa akibat kekurangan besi dan magnesium yang dapat muncul apabila tubuh kita kekurangan zat besi dan magnesium. Karena itu, cukupilah asupan makanan yang mengandung zat besi dan magnesium agar tubuh anda tetap sehat.

Bahaya kekurangan nutrisi dalam tubuh lainnya, yang perlu diwaspadai !

You may also like