Home Gizi & NutrisiPanduan Gizi Penyakit Akibat Kekurangan Karbohidrat

Penyakit Akibat Kekurangan Karbohidrat

by Ana Rohma

Fungsi Karbohidrat

Karbohidrat merupakan salah satu zat nutrisi yang berfungsi penyedia energi dalam tubuh. Tubuh kita memecah karbohidrat menjadi gula, pati, dan serat. Gula yang masuk ke dalam aliran darah diserap oleh sel-sel tubuh  menjadi glukosa dengan bantuan insulin. Sedang pati dan serat terbuat dari molekul yang terikat oleh zat gula tersebut, dimana serat merupakan jenis karbohidrat yang sehat dan berguna bagi tubuh, karena dapat membuat kita kenyang lebih lama pada kalori yang lebih sedikit.

Makanan yang mengandung karbohidrat

Karbohidrat dapat kita jumpai pada berbagai jenis bahan makanan, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Manfaat Karbohidrat :

  1. Sebagai sember tenaga bagi tubuh
  2. Untuk cadangan tenaga
  3. Sebagai zat pembangun
  4. Membatu proses fotosintesis tumbuh-tumbuhan

Seseorang yang dikatakan kekurangan karbohidrat berarti tubuhnya tidak akan mampu menciptakan energi yang cukup. Hal ini bisa mengakibatkan tubuh mudah lelah dan terasa lemah. Selain itu, tubuh akan mengalami kesulitan untuk melawan berbagai jenis penyakit dan proses penyembuhan luka. Tubuh juga  tidak mendapatkan vitamin dan mineral yang ditemukan dalam makanan yang mengandung karbohidrat, sehingga sistem kekebalan tubuh akan berkurang. Yang ada adalah peningkatan jumlah makanan yang tinggi lemak dan kolesterol, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung.

Ciri-ciri orang yang kekurangan karbohidrat :

  1. Menurunnya tingkat energi, sehingga tubuh terlihat lemah dan lesu.
  2. Penurunan berat badan
  3. Mudah terserang berbagai jenis penyakit

Gejala kekurangan Karbohidrat :

  1. Kebingungan
  2. Tremor
  3. Cenderung demam
  4. Pusing
  5. Kelelahan
  6. Distress
  7. Delirium
  8. Otot atrofi
  9. Hilangnya jaringan otot
  10. Stamina berkurang

Berikut ini beberapa penyakit akibat kekurangan karbohidrat :

Hipoglikemia

kekurangan karbohidratAkibat kekurangan karbohidrat yang pertama adalah masalah dengan hipoglikemia. Merupakan masalah yang disebabkan karena rendahnya gula darah dalam tubuh. Hipoglikemia paling sering menjangkit pada bayi dan orang tua, tetapi penyakit ini  dapat terjadi pada usia berapapun. Pada umumnya, hipoglikemia diartikan sebagai kadar glukosa serum (jumlah gula atau glukosa dalam darah Anda) di bawah 70 mg / dL.

Penyebab hipoglikemia

  • Penggunaan suntikan insulin yang berlebihan
  • Penggunaan alkohol
  • Infeksi
  • Kondisi bawaan
  • Gagal ginjal
  • Kekurangan hormon atau enzim
  • Kurangnya pasokan glukosa dalam tubuh
  • Efek dari obat-obatan yang diberikan pada penderita diabetes

Ciri-ciri Penderita hipoglikemia

  • Tubuh berkeringat dingin
  • Tubuhnya lemas
  • Denyut nadi begitu cepat
  • Mengalami kecemasan
  • Merasa selalu lapar

Gejala umum hipoglikemia

Gejala Awal

  • Tubuh gemetar
  • Kulit basah
  • Detak jantung lebih cepat
  • Mengalami kecemasan
  • Sering berkeringat
  • Kelaparan
  • Cepat marah

Gejala hipoglikemia yang lebih serius :

  • Kesulitan dalam berpikir
  • Kebingungan
  • Sakit kepala
  • Kejang
  • Koma

Pada akhirnya, setelah penderita mengalami koma atau kehilangan kesadaran yang signifikan, kematian dapat terjadi.

Pengobatan hipoglikemia

  • Pada pasien yang yang dalam keadaan sadar, berikanlah asupan glukosa seperti teh manis, juice jeruk, atau makanan yang manis
  • Pada pasien yang dalam keadaan pingsan / koma dengan cara memberikan asupan glukosa, detrosa secara intravena.

Penyakit kekurangan kalori dan protein (KKP / PEM)

Penyakit yang dalam bahasa asing dinamakan Protein Energy Malnutrition ini merupakan penyakit akibat kekurangan gizi pada tubuh seperti protein, karbohidrat, vitamin, asam lemak esensial, dan semua elemen sangat berkontribusi dalam  dermatosis tubuh

KKP / PEM dibedakan menjadi 3, yaitu :

1. Marasmus

Merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan karena kekurangan asupan karbohidrat dalam makanan yang dikonsumsinya. Penyakit ini pada umumnya sering terjangkit oleh anak-anak di bawah usia 5 tahun (Balita).

Penyebab

Penyebab penyakit ini antara lain :

  • Kelaparan kronis
  • Persediaan air yang terkontaminasi
  • Persediaan makanan yang tidak memadai
  • Kekurangan vitamin lainnya (vitamin A, E atau K)
  • Diet yang tidak seimbang
  • Penyakit Bawaan
  • Infeksi
  • Lahir premature

Ciri Ciri

Ciri-ciri anak-anak yang terjangkit Maramus

  • Selalu merasa lapar
  • Anak sering menangis
  • Tubuh anak menjadi lebih kurus (busung lapar)
  • Kulit terlihat keriput
  • Gangguan pada sistem pernafasan akibat ketidakstabilan tekanan darah dan detak jantung

Gejala

Gejala Marasmus :

  • Diare kronis
  • Pusing
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan.
  • Perut buncit
  • Kulit kering

Marasmus bisa mengakibatkan kondisi yang lebih serius dan harus segera mendapatkan pertolongan medis. Maramus dapat berakibat fatal yaitu kematian pada penderitanya. Beberapa gejala serius tersebut diantaranya :

  • Pingsan diakibatkan penurunan tingkat kesadaran
  • Kelumpuhan pada kaki
  • Kehilangan kontrol pada kandung kemih atau usus
  • Muntah yang berkepanjangan atau diare

Dampak

Dampak / akibat dari penyakit maramus :

  • Terhambatnya pertumbuhan si anak
  • Tingkat kecerdasan si anak berkurang
  • Terganggunya psikologis anak
  • Kerusakan sendi
  • Kehilangan kekuatan
  • Kehilangan penglihatan / mengalami kebutaan
  • Pingsan / koma
  • Kegagalan fungsi organ tubuh

Pengobatan

Pengobatan Maramus

Bagi penderita marasmus yang tidak disertai komplikasi, pengobatan dapat dilakukan dengan rawat jalan. Dokter akan memberikan petunjuk pemberian asupan gizi sebagai langkah diet tinggi kalori dan tinggi protein bagi penderita.

Sedangkan untuk penderita yang disertai komplikasi, dokter akan menyarankan untuk rawat inap. Pengobatannya bisa dilakukan melalui cairan infus, solusi rehidrasi oral, dan selang makanan nasogastrik.

Pencegahan

Pencegahan Marasmus :

  • Makan makanan yang bergizi
  • Melakukan diet yang seimbang
  • Konsumsi air bersih

2. Kwasiorkor

Adalah salah satu penyakit dimana sipenderita mengalami protein dan kalori berat. Kwashiorkor merupakan gangguan gizi yang umumnya terjadi di negara-negara berkembang.

Ciri Ciri

Ciri-ciri penyakit ini diantaranya,

  • Kurus
  • Wajah tampak sembab dan bulat
  • Rambut rontok
  • Badan terlihat lemas
  • Agresif
  • Raut muka seperti sudah tua
  • Kulit keriput

Gejala

Gejala kwasiorkor :

  • Berat badan yang semakin menurun
  • Perubahan warna rambut, rambut mudah rontok
  • Kelelahan
  • Edema / mengalami pembengkakan
  • Gampang marah
  • Terjadi perubahan pigmen kulit
  • Mengalami diare terus-menerus
  • Gangguan pertumbuhan pada otot
  • Anemia
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Terjadi ruam bersisik
  • Infeksi
  • Perut besar
  • Shock berat
  • Mengalami koma, bahkan sampai pada kematian

Pengobatan

Pengobatan kwasiorkor

  • Untuk menanggulangi masalah ini adalah dengan pemberian makanan bergizi yang dilakukan dengan bertahap.

3. Marasmur-kwasiorkor

Adalah sejenis penyakit yang merupakan bentuk campuran dari marasmus kwashiorkor yang ditandai oleh keberadaan kedua wasting dan edema pitting bilateral. Penyakit ini diklasifikasikan sebagai bentuk malnutrisi akut parah.

Ciri ciri

Tanda-tanda kelainan ini mirip dengan marasmus, yaitu :

  • Edema
  • Menurunnya kadar protein (Albumin dalam darah)
  • Kulit kering dan kusam
  • Otot menjadi lemah.
  • Apatis

Penyebab

Penyebab :

  • Asupan protein dan karbohidrat yang kurang
  • Gangguan penyerapan protein
  • Gangguan hati

Pengobatan

Pengobatan yang dilakukan adalah mencukupi asupan gizi pada makanan ya dikonsumsi, serta penambahan produk susu yang berenergi dan berkalori tinggi.

Penyakit akibat kekurangan karbohidrat memang perlu diwaspadai, tips mencegahnya adalah dengan konsumsi vitamin untuk daya tahan tubuh yang baik dan dapat mencegah kita dari berbagai penyakit.

Akibat Kekurangan Karbohidrat Bagi Tubuh

Selain jenis penyakit di atas, kekurangan karbohidrat bisa mengakibatkan dampak negatif seperti berikut :

  1. Menyebabkan seseorang memiliki perilaku yang buruk. Bagi orang-orang yang melakukan diet rendah karbohidrat, hal tersebut dapat berdampak negative pada mood anda.
  2. Menimbulkan rasa malas. Otot-otot pada tubuh manusia memerlukan asupan makanan berupa glikogen yang berfungsi untuk mengoptimalkan dan memperkuat fungsi otot. Jika seseorang kekurangan karbohidrat sebagai penghasil glikogen, makan otot-ototnya tidak akan bisa bekerja optimal karena tidak tersedianya energi, sehingga akan menimbulkan tubuh terasa lemas dan malas untuk melakukan kegiatan apapun.
  3. Menimbulkan kebodohan. Karbohidrat bisa berdampak mempengaruhi kinerja otak. Kekurangan karbohidrat bisa mengakibatkan konsentrasi seseorang berkurang. Hal ini akan berdampak pada tingkat kecerdasan seseorang.
  4. Memperlambat sistem metabolisme tubuh. Karbohidrat berfungsi sebagai bahan bakar dan sumber energi bagi tubuh. Kekurangan karbohidrat dapat memperlambat sistem metabolisme tubuh.
  5. Mengakibatkan kelaparan. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber tenaga dan energi bagi tubuh. kekurangan asupan karbohidrat akan membuat seseorang merasa lapar. Dan seseorang yang lapar dapat melakukan jalan pintas dengan memakan makanan yang sembarangan untuk memuaskan rasa laparnya.

Dari penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa karbohidrat merupakan salah satu zat yang sangat diperlukan oleh tubuh kita. untuk itu mencukupi asupan zat satu ini akan sangat membantu aar tubuh kita selalu sehat dan terhindar dari penyakit-penyakit yang mematikan seperti di atas

Baca Juga : Penyakit akibat kekurangan lemak

You may also like