Jangan Sepelekan 4 Bahaya Olahraga dengan Perut Kosong

Pernahkah mendengar anggapan bahwa berolahraga saat perut kosong justru lebih baik untuk kesehatan? Atau olahraga saat perut kosong justru dapat membakar lemak dengan lebih efektif? Jangan pernah telan informasi ini mentah-mentah ya. Biasakan cari informasi lebih untuk mendapatkan kebenarannya. Seperti yang kita ketahui, aktivitas olahraga ditujukan untuk mendapatkan ragam manfaat olahraga bagi kesehatan tubuh. Selain itu, ada juga yang bertujuan olahraga untuk membakar kalori sehingga dapat secara efektif menurunkan berat badan.

Terkadang orang hanya fokus pada tujuan yang ingin dicapai, dan kurang memperhatikan asupan energi yang diperlukan selama olahraga. Energi ini diperoleh dari makanan yang dikonsumsi sebelum melakukan olahraga, salah satunya dari sumber karbohidrat. Karbohidrat dipercaya dapat memberikan energi lebih pada tubuh. Karbohidrat ini akan diubah menjadi glikogen saat olahraga dan berfungsi sebagai bahan bakar tubuh.  Jadi tentunya tubuh akan kekurangan energi jika berolahraga dalam keadaan perut kosong. Untuk itu, perlu diperhatikan beberapa bahaya olahraga dengan perut kosong berikut:

1. Pingsan

Harap diwaspadai jika ingin berolahraga dengan kondisi perut kosong. Saat perut kosong, kadar gula menjadi lebih rendah. Ketika Anda tetap memaksakan diri untuk berolahraga maka bukan hal yang aneh jika Anda dapat mengalami pingsan. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak punya sumber energi untuk bahan bakar tubuh. Risiko ini akan lebih besar terjadi pada orang yang menderita diabetes. Selain itu, tidak tercukupinya kebutuhan cairan dalam tubuh juga berpotensi menjadi penyebab pingsan saat melakukan olahraga dengan keadaan perut kosong.

2. Kehilangan Massa Otot

Tubuh akan menggunakan massa otot sebagai bahan bakar untuk proses pemecahan lemak. Hal ini dilakukan oleh tubuh ketika tidak ada lagi stok karbohidrat, dan ini biasa terjadi saat perut kosong tetapi tetap melakukan aktivitas berat seperti berolahraga. Itulah mengapa tubuh akan kehilangan massa ototnya jika memaksakan diri untuk berolahraga dalam kondisi perut kosong. Jika anda tidak ingin mengalami kehilangan massa otot tubuh, maka disarankan untuk mengkonsumsi sumber karbohidrat sebelum berolahraga walaupun hanya dalam jumlah sedikit. Selain itu, berikan jeda waktu antara waktu makan dan olahraga, minimal 30 menit. Jika Anda kehilangan massa otot dalam jumlah banyak, Anda dapat mulai mengkonsumsi makanan penambah massa otot.

3. Kram Otot

Bahaya olahraga dengan perut kosong yang lain yaitu risiko terjadinya kram otot. Ini juga merupakan salah satu dampak dari kondisi tubuh yang kurang terhidrasi. Untuk itulah sangat diperlukan untuk mengisi perut sebelum berolahraga. Jika memang Anda tidak memiliki waktu untuk makan, jeda waktu, dan olahraga, pilihlah asupan energi yang semi-cair. Contohnya jus buah, yoghurt atau protein shake. Sumber energi seperti ini akan mudah dicerna dan efektif mencegah terjadinya kram selama olahraga. Dengan jenis asupan seperti ini, Anda cukup memberikan jeda waktu 30 menit sebelum memulai olahraga. Selain itu, ingat pula bahaya olahraga setelah makan yang dapat menyebabkan terjadinya kram perut.

4. Ketosis

Ketosis merupakan proses metabolisme dalam tubuh yang berjalan normal. Dalam proses metabolisme normal, karbohidrat digunakan untuk membakar lemak. Proses metabolisme normal tidak akan menghasilkan normal. Akan tetapi jika tubuh kekurangan karbohidrat untuk membakar lemak, maka tubuh akan menggunakan ketosis. Proses ini biasa terjadi ketika tubuh melakukan aktivitas yang berlebihan dalam jangka waktu yang lama ataupun melakukan olahraga dalam keadaan perut kosong. Kondisi seperti ini juga terjadi pada orang yang menderita diabetes. Terjadinya ketosis pada penderita diabetes merupakan pertanda kinerja terhambatnya kinerja insulin. Ketosis dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi dan ketidakseimbangan kimia darah.

Ada hal lain yang menjadi salah satu bahaya olahraga dengan perut kosong yaitu jumlah porsi makan yang meningkat tidak biasa, dengan kata lain balas dendam makan. Kondisi ini biasa terjadi ketika perut kosong dalam kondisi lama dan tetap melakukan aktivitas berat. Ketika waktu makan tiba, tubuh akan merasa ingin makan dalam jumlah banyak dan terus menerus. Perlu juga diketahui mengenai bahaya makan dan minum langsung setelah olahraga. Itulah beberapa bahaya olahraga dalam perut kosong. Olahraga sejatinya dapat mendatangkan manfaat bagi tubuh, bukan menimbulkan masalah bagi tubuh. Walaupun sedikit, perhatikanlah asupan energi sebelum melakukan olahraga. Selain itu perhatikanlah juga mengenai cara melakukan olahraga yang baik dan benar.

, ,
Post Date: Friday 10th, November 2017 / 02:34 Oleh :
Kategori : Kebiasaan Buruk