Intip 3 Manfaat Vitamin A bagi Para Wanita Hamil

87

Tentu saja para wanita hamil sangat perlu memenuhi nutrisi lengkap yang tubuh butuhkan, termasuk mineral dan vitamin. Salah satu vitamin yang penting untuk para ibu hamil adalah asupan vitamin A, namun masih cukup banyak dari kita yang mungkin bertanya-tanya apa manfaat vitamin A bagi ibu hamil dan janinnya.

  1. Mendukung Perkembangan Sempurna Janin

Jenin membutuhkan nutrisi cukup dan lengkap agar dapat bertumbuh kembang dengan baik selama di dalam perut sang ibu. Vitamin A adalah salah satu nutrisi yang akan mendukung perkembangan sel dan sistem kekebalan tubuh janin. Bahkan perkembangan mata, kulit, tulang hingga gigi juga terdukung oleh vitamin ini lho.

Para ibu hamil dianjurkan mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung vitamin A tinggi supaya perkembangan embrio berjalan sempurna. Saat ginjal, paru-paru, jantung dan juga sistem saraf pusat sekaligus sistem sirkulasi sudah terbentuk, bagian-bagian ini pun dapat berkembang baik karena menerima asupan vitamin A, jadi jangan sampai kekurangan ya.

  1. Mencegah Infeksi

Vitamin A bermanfaat pula bagi sang ibu sekaligus janin dalam mencegah berbagai serangan virus dan bakteri penyebab infeksi. Dengan tubuh menerima vitamin A secara cukup, ketahanan terhadap infeksi pun dapat meningkat. Ketahanan dari metabolisme lemak pun diketahui dapat terbentuk dengan baik berkat asupan vitamin A.

  1. Memperbaiki Jaringan Pasca Bersalin

Untuk para ibu hamil yang mungkin khawatir akan kondisi tubuh pasca melahirkan, jika sudah mengonsumsi asupan vitamin A dengan cukup maka tak perlu ada yang dikhawatirkan. Vitamin A bermanfaat dalam memperbaiki jaringan tubuh usai bersalin di waktu mendatang, oleh sebab itu memenuhi asupannya mulai dari awal kehamilan sangat dianjurkan.

Tips Konsumsi dan Dosis yang Tepat

Meski vitamin A dibutuhkan oleh tubuh para wanita hamil, asupannya pun tak boleh sembarangan dan berlebihan. Konsumsi berlebihan hanya akan memperbesar potensi risiko bayi lahir cacat, namun asupan terlalu sedikit juga dapat berdampak pada melambatnya pertumbuhan janin, bayi berisiko lahir prematur, mata rusak, hingga kulit yang terganggu.

Agar manfaat vitamin A dapat benar-benar dirasakan oleh para wanita hamil, konsumsinya harus selalu tepat, yakni:

  • 770 mikrogram (2,565 IU/hari) bagi ibu hamil dengan usia 19 tahun ke atas.
  • 750 mikrogram (2,500 IU/hari) bagi ibu hamil dengan usia di bawah 18 tahun.
  • 1200 mikrogram (4000 IU/hari) bagi ibu menyusui dengan usia di bawah 18 tahun.
  • 1300 mikrogram (4,330 IU/hari) bagi ibu menyusui dengan usia 19 tahun ke atas.

Bila memang hendak mencukupi asupan vitamin A dengan baik, berkonsultasi lebih dulu saja dengan dokter agar lebih aman, termasuk menanyakan kepada dokter apakah perlu mengonsumsi suplemen. Sama sekali tidak dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen atau vitamin prenatal tanpa saran dokter apalagi menambah hingga dua kali lipat.