Sponsors Link

10 Bahaya Natrium Benzoat Bagi Tubuh

Sponsors Link

Zat Natrium benzoat adalah senyawa kuat yang bertindak sebagai bahan pengawet yang biasa terdapat pada minuman, makanan, bumbu dapur dan kosmetik yang digunakan untuk mempertahankan kualitasnya agar dapat mencegah oksidasi terhadap udara bebas dan terhindar dari proses pembusukan. Penggunaan natrium benzoat dalam kadar yang wajar tidak akan mengancam kesehatan tubuh namun jika digunakan dalam kadar yang berlebihan maka akan menimbulkan banyak keluhan dan masalah kesehatan

ads

Inilah efek samping dari bahaya natrium benzoat yang berlebihan :

1 Membuat ketagihan

Zat  benzoat yang biasa terdapat pada makanan yang dapat bertindak sebagai zat aditif yang dapaat menyebabkan seseorang menjadi ketagihan , sama seperti orang yang kecenderungan ingin minum kopi setiap hari . untuk masyarakat umum memang sudah saatnya mengetahui dengan benar tentang zat aditif pada makanan . Zat aditif  jika mengalami pengendapan didalam tubuh dalam kadar yang berlebihan maka akan  menjadi penyebab seseorang sulit menghindari makanan  yang mengandung benzoat karena sudah ketagiha atau ketergantungan.

2. Muncul penyakit degenerasi saraf

Natrium benzoat yang berlebihan didalan tubuh dapat merusak jaringan tubuh atau dapat merusak sel sel tubuh yang akhirnya memicu timbulnya penyakit degenerasi saraf. penyakit ini adalah salah satu dari penyakit yang berhubungan dengan sistem gerak dan motorik. Apa saja yang termasuk penyakit syaraf itu? inilah jenis jenis penyakit syaraf dan gejalanya.

3. Massa tulang berkurang

Tubuh yang terpapar zat natrium benzoat selama bertahun tahun melalui makanan dan minuman dapat mengakibatkan kerusakan sumsum tulang dan mampu memicu keropos tulang pada usia yang masih produktif. kelebihan benzoat dalam tubuh dapat mempercepat tulang keropos pada wanita dan lansia. Inilah 14 cara mencegah tulang keropos secara alami

4. fungsi hati menurun

kinerja hati akan mengalami masalah ketika zat natrium benzoat masuk kedalam jaringan hati dan mulai mengendap sedikit demi sedikit, yaitu dapat menimbulkan pembengkakan hati atau peradangan sehingga dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya gangguan fungsi hati. inilah 6 penyakit akibat gangguan fungsi hati yang perlu anda ketahui.

5. Kerusakan paru paru

Endapan zat natrium benzoat yang menggumpal dijaringan paru paru menyebabkan pembuluh darah menuju paru menjadi tersendat dan memicu sesak nafas, dada nyeri dan rentan terkena serangan bakteri dari polusi udara. kondisi ini dapat memicu seseorang menderita penyakit paru paru. apa saja yang termasuk penyakit paru paru? banyak orang yang belum memahami jenis penyakit paru paru yang sebenarnya berbeda ciri dan gejalanya. Inilah beberapa jenis penyakit paru paru.

Sponsors Link

6. Memicu munculnya penyakit alzheimer

Natrium benzoat bisa mengalir kejaringan otak dan merusak seluruh komponen saraf didalamnya sehingga menimbulkan ketidakseimbangan dalam berfikir, sulit mengingat sesuatu dan linglung, kondisi ini jika terus menerus dibiarkan maka seseorang akan terserang penyakit alzheimer atau pikun. waspadalah karena ada bahaya alzheimer bagi otak.

7. Menimbulkan serangan jantung

Zat natrium benzoat juga dapat merusak jaringan jantung termasuk arteri dan katupnya. jantung akan mengalami kesulitan memompa darah dengan normal sehingga memicu timbulnya serangan jantung mendadak.  Untuk mencegah dan mengatasi kondisi tersebut, ada pertolongan pertama serangan jantungyang perlu anda ketahui untuk dijadikan bahan acuan dan solusi terbaik ketika seseorang atau diri sendiri mendapat serangan jantung mendadak.

8. Dapat menimbulkan stres

Seseorang yang didalam tubuhnya telah mengumpul zat natrium benzoat selama bertahun tahun maka akan menimbulkan stres dan depresi. karena zat benzoat dapat menyerang pembuluh darah sekitar kepala dan memberi penekanan sehingga area kepala menjadi tidak nyaman, kondisi inilah yang menjadi pemicu munculnya stres. bagaimana cara mengatasinya sehubungan masih banyak orang yang tak mengerti cara menghindari stres yang berlebihan. inilah cara menghindari stres dan penyebabnya yang patut anda ketahui.

9. Merusak peredaran darah

makanan , minuman dan bumbu makanan yang telah terkontiminasi dengan zat natrium benzoat dapat menghambat dan mengganggu peredaran darah sehingga tubuh rentan terserang ketidakstabilan tekanan darah. berhati hatilah memilih makanan untuk kelancaran peredaran darah anda. Sebenaraanya ada 24 makanan untuk melancarkan peredaran darah yang wajib kita ketahui.

10. Merubah prilaku anak menjadi tak terkendali

Anak anak yang sering jajan makanan yang mengandung natrium benzoat maka ketika dewasa nanti akan mengalami perubahan perilaku yang selalu berubah ubah dan terkadang tidak terkendali, hal ini berhubungan dengan rusaknya jaringan otak dan suasana hati yang mudah berubah. kondisi ini jka dibiarkan selama betahun tahun maka akan menjalar menjadi gejala bipolar fasemania,  depresi dan campuran

ads

11. Mempercepat penuaan dini

Banyak penyebab munculnya kerutan halus pada wajah yang diakibatkan oleh radikal bebas, makanan, dan kosmetik. semakin banyaknya wanita yang menginginkan kecantikan yang instant dari berbagai macam kosmetik berbahaya maka makin banyak pula masalah yang akan dihadapi yaitu kesulitan untuk mengembalikan kesehatan jaringan kulit kesemula. karena kosmetik yang bersifat merawat secara instant bukan hanya mengandung merkuri ataun hidroquinon saja tetapi mengandung natrium benzoat yang dapat mempercepat penuaan dini. selain karena zat benzoat masih ada  penyebab penuaan dini untuk pria dan wanita yang lain yang perlu anda diketahui.

Makanan ringan yang mengandung bahan pengawet sebenarnya ada disekitar kita dan jika dikonsumsi secara berlebihan, setiap hari dan selama bertahun tahun maka akan menimbulkan gangguan kesehatan terhadap ginjal dan hati. Ada makanan yang baik untuk ginjal dan hati paling sehat dan terbukti tidak mengandung natrium benzoat.

Sebenarnya tujuan utama dari pemberian zat natrium benzoat pada makanan adalah untuk mencegah pertumbuhan bakteri, menekan aktivitas bakteri dan mencegah oksidasi makanan agar tidak mudah busuk atau basi, namun jika dikonsumsi secara berlebihan maka kesehatan tubuh akan terganggu. makanan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat adalah jenis mie instant, saus sambal, jenis kerupuk, kue kue atau jenis camilan kacang kacangan yang telah diproses dengan pemanggangan dan lain lain, namun selama mengkonsumsinya hanya sebagai camilan saja tidak akan berbahaya bagim kesehatan, hal itu juga berlaku bagi anak anak.

Bahan pengawet apapun jenis dan namanya pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan citarasa dan tampilan makanan ataupun minuman agar terlihat lebih nikmat dan menarik. Namun ada beberapa bahan pengawet yang alami dan relatif aman terdiri dari :

  1. Gula aren
  2. garam
  3. kunyit dan lada
  4. kayu manis
  5. cengkih

bahan pengawet yang masih diperbolehkan namun tidak digunakan secara berlebihan yaitu bahan pengawet buatan (sintetis) :

  1. Natrium benzoat yang biasa digunakan un tuk menekan pertumbuhan bakteri misalnya pada mie instan dan beberapa produk minuman jenis softdrink
  2. garam sorbat yang biasa digunakan untuk mempertahanakan margarin agar tidak mudah teroksidasi dengan udara, pada sari buah dan pembuatan keju.
  3. zat propil gulat yang biasa digunakan pada makanan yang berrminyak dan pembuatan permen karet yang disukai anak anak.
  4. zat sulfit yang biasa digunakan untuk pengawetan udang atau ikan ikan  laut yang dibekukan agar tidak mudah mengalami pembusukan.
  5. Asam asetat adalah bahan pengawet yang terkenal sebagai pendukung utama pembuatan cuka yang biasa digunakan untuk bakso, makanan acar, mpek mpek, soto , bakso dan lain lain yang tujuannnya untuk memberikan rasa asam yanag nikmat dan tidak merusak citarasa dari makanan itu sendiri.

Jenis bahan pengawet berbahaya pada makanan karena terbukti menyebabkan keluhan kesehatan.

  • Natrium tetraborat atau borak yang sangat dilarang untuk bahan pengawet makanan karena dapat menyebabkan tumbuhnya sel abnormal didalam DNA aayang nantinya dapat berubah menhjadi sel kanker. borak adalah bahan dasar yang pembuatan deterjent, sabun, plastik dan pembuatan cat dinding.
  • Fomalin adalah bahan pengawet yang dulu pernah  digunakan untuk pengawetan tubuh manusia agar tidak mudah membusuk dan tidak mudah dimasuki bakteri atau virus yang berasal dari radikal bebas dan polusi sekitar. Namun sayangnya formalin justru digunakan pada makanan jenis ikan , tahu, daging dan lain lain yang dapat memicu pertumbuhan sel tumor, sel kanker dan keracunan.

Menggunakan bahan bahan yang alami memang adalah pilihan yang terbaik karena minim efek samping, namun penggunaan natrium benzoatpun tetap diperbolehkan selama menggunakanya dalam takaran yang moderat (wajar).

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Tuesday 03rd, May 2016 / 05:21 Oleh :
Kategori : Kimia