Awas, 8 Hal Ini Bisa Picu Penularan Kutu Rambut

103

Selain rambut kusam, berketombe, rontok dan bercabang, ada satu lagi masalah kesehatan rambut yang umum dan jauh lebih bikin kesal, yaitu kutu rambut. Saat rambut berkutu, maka kulit kepala sampai telinga dan leher sangat gatal dan tak nyaman. Kutu yang terdapat di kulit kepala pun berukuran kecil yang pergerakannya cepat serta suka menghindari cahaya. Sebenarnya apa sih hal-hal yang bisa membuat penularan kutu rambut terjadi?

  1. Pinjam Meminjam Aksesoris Kepala

Pernah meminjam topi, bando, bandana, jilbab, rambut palsu atau aksesoris rambut lainnya? Inilah salah satu aktivitas yang berpotensi besar memicu penularan kutu rambut karena walaupun kutu dapat mati cepat ketika berada di luar tubuh manusia, telurnyalah yang bisa bertahan lama.

  1. Penggunaan Handuk

Benda pribadi lainnya yang bisa menularkan kutu rambut adalah handuk. Telur kutu yang ada menempel pada handuk dapat bertahan dalam waktu lama bahkan sampai menetas sehingga penting untuk tidak pinjam-meminjam handuk sekalipun. Jika pun ingin meminjam dan sangat perlu, pastikan meminjam handuk bersih saja daripada memakai handuk orang lain yang sudah atau sedang dipakai.

  1. Pinjam Meminjam Helm

Tak hanya bando, topi, jilbab ataupun wig yang dapat memicu penularan kutu dari satu orang ke orang lain. Meminjam helm orang lain atau menggunakan helm secara bergilir (biasanya penumpang ojek) sangat berisiko mengalami penularan kutu rambut tentunya tanpa disadari.

  1. Renang di Kolam Renang Umum

Salah satu bahaya mandi di kolam renang umum atau berenang di tempat seperti ini adalah penularan kutu rambut. Hanya saja, memang aktivitas ini menjadi faktor pemicu yang paling kecil potensinya ketimbang proses pinjam-meminjam barang pribadi yang berhubungan dengan kepala dan rambut.

  1. Penggunaan Bantal yang Sama

Penggunaan bantal yang sama dengan orang lain yang memiliki masalah kutu rambut tentu saja dapat menjadi faktor pemicu penularan kutu paling utama. Kutu rambut itu penyebarannya bisa melalui bantal lho, maka penting untuk melakukan antisipasi dengan cara membersihkan tungau sekaligus debu memakai vakum.

  1. Penggunaan Sisir yang Sama

Bukan hanya aksesoris rambut, benda seperti sisir yang digunakan untuk menyisir rambut sebaiknya tidak digunakan bersama-sama. Satu sisir yang digunakan bergilir atau oleh banyak orang dapat memperbesar potensi penularan kutu rambut. Hindari meminjam sisir dan bawa sisir pribadi saja ketimbang terkena kutu rambut.

  1. Kontak Rambut ke Rambut

Kontak langsung dari rambut ke rambut adalah salah satu bentuk penularan dan penyebaran kutu paling mudah dan banyak terjadi. Entah itu berdiri terlalu dekat hingga rambut bersentuha (seperti sedang foto bersama), berpelukan, berbagi tempat tidur atau kegiatan lain yang memicu rambut kita dengan rambut orang lain bersentuhan mampu meningkatkan risiko tertular kutu.

  1. Penggunaan Headphone yang Sama

Pinjam meminjam headphone juga termasuk kegiatan yang sebaiknya dihindari karena kita tak pernah tahu bagaimana kondisi kesehatan dan kebersihan rambut orang yang hendak kita pinjam headphone-nya. Hal ini memperbesar kemungkinan kutu rambut untuk pindah dari kepala penderita ke kepala kita lho.

Tips Hilangkan Kutu Rambut

Untuk memastikan apakah kita terkena kutu rambut atau tidak, gunakan sisir biasa untuk menyisir rambut dari ujung ke ujung secara merata. Setelah itu barulah teliti bagian sisir apakah ada yang tersangkut pada sisir serit; kalau tak cukup jelas, gunakan kaca pembesar supaya kelihatan.

Ketika memeriksa sisir memang didapati secara positif rambut dan kepala kita terdapat kutu, beberapa langkah ini bisa diterapkan demi menghilangkannya:

  • Memakai obat kutu rambut (penggunaannya disesuaikan dengan petunjuk pada kemasan saja).
  • Bagi pemilik rambut panjang, sampo atau obat kutu rambut yang digunakan sebaiknya 2 botol jaga-jaga bila kurang.
  • Hindari mencuci rambut atau keramas hingga dua hari usai pemakaian obat kutu rambut.
  • Hilangkan kutu-kutu yang sudah mati memakai sisir serit dengan menyisir rambut pelan-pelan.
  • Penerapan sampo atau obat kutu rambut dapat diulang jika sudah lewat 7-10 hari usai pengobatan pertama apabila memang kutu masih ada dan kita merasakan gerakannya.
  • Gunakan bahan alami yang aman sebagai solusi kutu rambut, seperti cara menghilangkan kutu rambut dengan minyak zaitun.
  • Segala barang yang digunakan secara pribadi perlu juga dibersihkan agar kutu hilang dan tak lagi menempel di tubuh. Rendam sisir di air panas 10 menitan, lalu juga sarung bantal, seprei dan pakaian pun cuci menggunakan air panas dan jemurlah di bawah sinar matahari terik. Gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan sofa, lantai, kursi dan karpet, namun bagi barang yang tak dapat kita cuci masukkan saja barang tersebut ke wadah tertutup rapat selama dua minggu lamanya.

Kalau cara mandiri tak mampu menghilangkan bahaya kutu rambut, konsultasikan pada dokter kulit saja. Hindari menghilangkan kutu rambut dengan semprotan racun serangga karena mampu membahayakan kesehatan kita jika terhirup dan mampu mengancam kesehatan kulit juga.