Nafas Pendek dan Berat – Penyebab, Gejala dan Pengobatan

9624

Nafas pendek dan berat merupakan suatu penyakit yang berkaitan dengan nafas. Hal ini hampir sama dengan sesak nafas. Nafas pendek dan berat memang sama halnya dengan sesak nafas. Dalam kehidupan sehari-hari tentu sesak nafas ini sangat mengganggu aktivitas. Apalagi ketika sesak nafas ini terjadi ketika saat-saat indah berkumpul dengan teman atau saudara dan keluarga. Apalagi ketika dengan orang yang dicintainya. Makan sangat dianjurkan mengetahui mengenai nafas pendek dan berat ini. Ada beberapa yang perlu diketahui dalam hal ini. Hal-hal tersebut akan dibahas lebih lanjut di sini.

Penyebab

Penyebab dari nafas pendek dan berat ini hampir sama dengan penyebab sesak nafas, nafas pendek dan berat ini terjadi karena

  1. Saluran nafas tersumbat

Ketika melakukan suatu hal harus berhati-hati. Jangan sampai ada hal yang membuat nafas menjadi terganggu. Dalam studi makanan yang berbentuk semi padat inilah yang menyebabkan asphixiations. Dalam mengkonsumsi makanan harus hati-hati agar tidak terjadi penyumbatan saluran nafas.

  1. Karbon monoksida

Karbon monoksida ternyata dapat menyebabkan sesak nafas, sesak nafas ini akan terjadi jika adanya keracunan pada pernafasan. Keracunan karbon monoksida ini bisa saja terjadi karena seseorang menghirup monoksida itu sehingga masuk ke pernafasan. Hal ini tentu akan membuat dada menjadi sesak. Karbon monoksida ini biasa ditemukan di knalpot, kebakaran, dan asap rokok.

  1. Tersedak

Benjolan makanan ada yang menghalangi saluran nafas sehingga membuat oksigen tidak dapat masuk ke dalam tubuh sehingga pasokan oksigen di dalam tubuh menjadi berkurang. Pasokan oksigen yang tidak tercukupi ini akan membuat sesak nafas. Sesak nafas ini sering membuat nafas menjadi berat dan tidak terkendali.

  1. Tercekik

Leher yang tercekik akan mengakibatkan kesulitannya oksigen masuk ke paru-paru sehingga menyebabkan sesak nafas.

  1. Asma

Asma merupakan jenis penyakit yang dapat dibilang kronis, karena asma ini sendiri langsung menyerang bagian paru-paru yang membuat nafas menjadi terasa sangat berat. Penyebab asma ini sendiri biasanya adalah alergi.

  1. Infeksi luka

Terjadinya infeksi luka ini akan membuat proses penyembuhan pada luka-luka menjadi lebih lama. Terutama dalam proses pernafasan akan terganggu.

  1. Gagal Jantung

Jantung menjadi penyebab pertama nafas menjadi berat. Ketika otot jantung mengalami kerusakan dan menjaid lemak akan membuat pasokan oksigen tidak dapat mengalir keseluruh tubuh karena tidak adanya kekuatan yang mengalirkan darah keseluruh tubuh dengan memompa darah keseluruh tubuh. hipertensi pun menjadi penyebab utama gagal jantung dan membuat nafas menjadi bearat. Selain itu gagal jantung pun dapat menyebabkan anemia.

  1. Runtuhnya paru-paru

Cidera pada dinding dada membuat dada terisi banyak udara sehingga membuat paru-paru menjadi runtuh. Kondisi ini tentu akan mengaggu pasokan oksigen ke dalam paru-paru sehingga menyebabkan sesak nafas. Gejala yang ditimbulkan oleh paru-paru runtuh ini biasanya adalah nafas menjadi berat, rasa sakit paa paru-paru, nafas memburu, batuk berlebihan

  1. Croup

Penyakit ini merupakan penyakit yang membuat batuk dan penyebab dada terasa berat dan sesak. Gejala dari croup ini biasanya ditandai dengan batuk, kesulitan dalam bernafas, adanya suara ketika bernafas, demam tinggi.

Hal tersebut menjelaskan penyebab nafas pendek dan berat yang disebabkan oleh penyakit. Namun penyebab nafs pendek dan berat tidak semata-mata hanya karena penyakit saja, ada beberapa penyebab lain yang membuat nafas menjadi sesak pendek dan berat. Penyebab itu adalah

  1. Faktor lingkungan

Lingkungan yang memiliki cuaca lebih dingin akan membuat dada menjadi sesak sehingga akan merasakan nafas pendek dan berat.

  1. Faktor keturunan

Keturunan tidak menutup kemungkinan menjadi penyebab nafas pendek dan berat. Seperti halnya asma. Asma bisa dibilang sebagai penyakit yang menurun sehingga pada anak cucunya mengalami asma juga yang tentu membuat nafas menjadi berat dan sesak.

  1. Kekurangan cairan

Kekurangan cairan atau bahaya dehidrasi dapat menyebabkan seseorang sesak nafas. Cairan dapat membentuk cairan lendir yang melancarkan jalannya menuju paru-paru, jika cairan itu mengental akan membuat nafas menjadi sesak. Serta hal ini menjadi peluang bagi bakteri untuk menguasai tubuh dan menyebabkan luka.

  1. Emosi tidak stabil

depresi  dan ketakutan yang berlebihan akan membuat seorang menjadi kemrusung. Hal ini menyebabkan masalah pula pada pernafasan. Nafas menjadi terganggu dan terengah-engat. Gangguan ini akan menggangu sistem imun tubuh yang akan membuat kondisi tubuh pun menjadi memburuk.

  1. Susunan tulang

Susunan pada otot yang tersusun tegang akan membuat sesak nafas karena adanya penghambatan kinerja yang terjadi pada sensor syaraf. Penghambatan kinerja ini terjadi dari paru-paru ke paru-paru.

Selain penyebab yang harus diketahui. Gejala yang ditimbulkan dari setiap penyakit itu harus diketahui hal ini agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam memberikan obat atau engatasi segala penyakit. Untuk nafas pendek dan berat ini dapat diketahui gejalanya dengan merasakan sendiri.

Gejala

  1. Mengalami kesulitan ketika bernafas – ketika oksigen tidak masuk ke dalam paru-paru dengan baik atau sepenuhnya akan membuat paru-paru menjadi kesulitan untuk mengalirkan oksigen dari dan ke paru-paru, sehingga akan mengganggu proses jantung dalam memompa darah. Tentu hal ini menjadi tanda bahwa kesulitan bernafas ini pertanda nafas pendek dan berat atau sesak nafas.
  2. Sianosis
  3. Terasa kejang – adanya kesulitan dalam bernafas, atau sesak nafas tentu akan membuat tubuh menjadi kejang. Meskipun tak sekejang epilepsi namun hal ini tentu dapat dirasakan dengan mudah oleh penderita nafas pendek dan berat ini.
  4. Terjadi kelumpuhan – tidak hanya kejang saja, namun kekurangan oksigen dapat membuat kelumpuhan pada penderitanya. Entah itu menjadi stroke atau penyakit yang lainnya. Oleh karena itu jika tubuh mulai merasa cepat lelah segeralah periksa ke dokter.
  5. Denyut nadi menjadi cepat – denyut nadi akan terasa cepat ketika sesak nafas. Ketika merasakan sesak pada nafas membuat nadi-nadi itu mengharuskan bergerak lebih cepat.
  6. Mengalami koma – koma ini menjadi gejala yang sudah kritis, seorang yang sering sesak nafas dan mengalami koma tentu sudah memerlukan perawatan yang intensif, tidak boleh sembarang dalam perawatannya.
  7. Mengalami hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi ini pun dapat membuat nafas menjadi pendek dan berat. Hal ini disebabkan karena tekanan darah yang ada di dalam tubuh tidak stabil sehingga jantung sedikit kesulitan dalam menyesuaikannya.

Gejala yang diterangkan di atas itu memang perlu diketahui dan dipahami dengan benar. Antisipasi dalam segala penyakit lebih diharuskan daripada hanya mengobati setiap penyakit. Seperti kata pepatah. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Mengatakan mengobati menjadi teringat untuk mengetahui pula bagian cara mengobati nafas pendek dan berat. Adanya banyak cara mengobati nafas pendek dan berat ini.

Pengobatan

  1. Memberikan pasokan oksigen

Bila sudah terjadi sesak nafas yang sangat kronis maka cara terbaik untuk menanganinya adalah memberikan pasokan oksigen ke dalam tubuh terutama pada paru-paru, karena dalam hal ini paru-paru sangat membutuhkan oksigen untuk memulihkan kembali proses kerja. Ibarat dalam bekerja kekurangan karyawan otomatis akan kewalahan dalam memenuhi kebutuhannya.termasuk pada paru-paru, jika oksigen tidak terpenuhi dalam paru-paru akan membuat paru-paru kekurangan suplai oksigen dan membuat paru-paru sesak.

  1. Menambah cairan tubuh

Cairan tubuh memang diperlukan, selain utnuk membarikan metabolisme pada tubuh dan menyehatkan tuuh. Hal ini dibutuhkan untuk memperlancar aliran oksigen yang dialirkan keseluruh tubuh. Cairan ini pun akan membuat jantung mudah dalam memompa darah.

  1. Mengkonsumsi obat yang pas

Cara lain yang cukup efektif adalah pergi kedokter kemudian konsultasi kedokter dan meminta obat yang pas untuk keluhan nafas pendek dan berat itu agar nafas dapat berjalan dengan normal lagi sehingga pasokan oksigen dalam tubuh pun dapat dipenuhi.

  1. Mengkonsumsi makanan yang sehat

Banyak makanan sehat yang dapat dikonsumsi oleh seseorang. Baik itu makanan yang mengandung omega 3, makanan yang mengandung protein, makanan kaya serat. Dengan mengkonsumsi semua makanan itu tubuh akan menjadi sehat, kekebalan tubuh pun akan terjaga dengan baik sehingga nafas pun akan terjaga dengan baik puala.

  1. Lakukan peregangan

Peregangan ini dapat dilakukan dengan cara memposisikan diri berbaring, dengan kepala di bantal dan menekuk lutut dan membiarkan perut menjadi rileks, setelah itu ambil nafas perlahan dengan meletakkan tangan diatas dan nafas secara perlahan.

  1. Terapi senam sehat paru-paru

Dengan melakukan senam paru-paru akan menyehatkan paru-paru, senam ini bisa dilakukan pagi hari agar udara yang dihirup masih segar dan oksigen yang masuk pun segar.

  1. Hirup udara segar

Cara ini biasanya digunakan sebagai terapi seorang yang menderita asma, atau batuk yang berlebihan. Karena dengan menghirup udara segar akan membantu oksigen yang bersih masuk ke dalam tubuh. Hal ini pun baik dilakukan di dekat pantai, karena polusi tidak terlalu banyak dipantau, selain itu udara di pantai langsung dengan air.

Nah, dengan pengobatan dan cara pencegahan itu dapat membantu seseorang dalam mengatasi nafas pendek dan berat.