6 Ciri Darah Menggumpal Berdasarkan Lokasinya yang Berisiko Bahaya

164

Agar luka terbuka bisa cepat sembuh, proses penggumpalan atau pembekuan darah sangat tubuh perlukan. Hanya saja, terkadang penggumpalan darah tidak selamanya bermanfaat karena justru bisa menjadi sebab suatu masalah kesehatan.

Ketika gangguan penggumpalan darah terjadi, aliran oksigen yang seharusnya dialirkan oleh darah ke organ tubuh tertentu menjadi terhambat dan mengakibatkan masalah penyakit serius. Berikit adalah deretan ciri darah menggumpal pada tiap organ tubuh yang patut dikenali.

  1. Penggumpalan Darah Pada Jantung

Ketika darah menggumpal di bagian jantung, risiko terbesar dan paling mengancam jiwa adalah penderitanya akan mengalami serangan jantung di mana ciri-ciri yang patut diwaspadai adalah:

  • Berkeringat berlebihan
  • Nafas pendek atau sesak nafas atau gangguan pada pernafasan
  • Lengan terasa nyeri
  • Dada terasa nyeri
  1. Penggumpalan Darah di Kaki dan Lengan

Ada pula kondisi di mana darah menggumpal di bagian lengan ataupun kaki, tepatnya pada salah satu vena pada kaki ataupun lengan tersebut. Ini bisa disebut dengan istilah DVT atau deep vein thrombosis yang penyebaran gumpalannya berisiko terjadi sampai ke paru-paru maupun jantung dengan ciri:

  • Perubahan warna, seperti kebiruan atau kemerahan
  • Bengkak
  • Sulit bernafas; hal ini terjadi saat penggumpalan darah pindah sampai ke paru-paru
  • Batuk atau bahkan batuk berdarah
  • Sakit dan nyeri di lengan dan kaki
  • Pusing
  • Sakit di dada ketika penggumpalan darah menjalar hingga paru-paru
  1. Penggumpalan Darah di Perut

Darah di pembuluh darah yang mengirimkan darah dari usus bisa saja menggumpal di mana kondisi ini biasanya disebabkan oleh konsumsi pil KB, penyakit hati, atau divertikulitis. Saat penggumpalan darah terjadi di perut, inilah ciri yang perlu dikenali:

  1. Penggumpalan Darah di Otak

Ketika lemak bertumpuk dan berakumulasi di dinding pembuluh darah yang mengirimkan darah menuju otak, penggumpalan darah bisa terjadi, ataupun gara-gara gegar otak. Bahkan terkadang gumpalan darah terjadi lebih dulu di leher atau dada yang kemudian masuk ke peredaran darah menuju otak sehingga menjadi pemicu penyakit stroke. Ciri adanya gumpalan darah pada otak antara lain:

  • Tubuh merasa lemah dan cepat lelah
  • Gangguan bicara
  • Gangguan penglihatan
  • Kejang-kejang
  1. Penggumpalan Darah di Ginjal

Penggumpalan darah bisa terjadi di organ ginjal sehingga proses pembuangan limbah dan racun terhambat. Hal ini kemudian mampu meningkatkan risiko gagal ginjal dan tekanan darah tinggi, oleh karena itu kenali ciri-ciri saat darah menggumpal di ginjal:

  • Sulit bernafas
  • Kaki bengkak serius
  • Hipertensi
  • Mual
  • Muntah
  • Demam
  • Buang air kecil berdarah
  • Paha, kaki dan perut terasa sakit
  1. Penggumpalan Darah di Paru-paru

Seperti telah disebutkan sebelumnya, penggumpalan darah yang terjadi di vena lengan atau kaki dapat berpindah ke paru-paru dan mampu berakibat pada timbulnya kondisi emboli paru. Ciri ketika darah menggumpal pada paru-paru antara lain:

  • Sering pusing
  • Berkeringat lebih banyak dari biasanya
  • Sering batuk
  • Dada terasa nyeri
  • Sesak nafas

Segera ke dokter apabila kondisi yang dirasakan adalah nafas pendek, sulit bicara dan sulit melihat, ditambah adanya tekanan di bagian dada. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut selain pemeriksaan fisik berdasarkan ciri darah menggumpal untuk dokter bisa memberikan pengobatan atau perawatan yang sesuai dengan penyebab penggumpalan darah.