Home Featured Cecep Reza Tutup Usia Diduga Karena Penyakit Jantung, Kenali Penyebabnya

Cecep Reza Tutup Usia Diduga Karena Penyakit Jantung, Kenali Penyebabnya

by Erlita

Cecep Reza, sang mantan aktor cilik yang berperan sebagai Bombom dalam sinetron lawas berjudul Bidadari tutup usia. Kabar duka ini mengejutkan banyak orang di mana diduga bahwa penyebab utama dari kepergiannya adalah penyakit jantung. Pria berusia 31 tahun bernama lengkap Mochamad Syariful Zannah ini meninggal pada jam 14.50 WIB hari Selasa (9/11) lalu.

Dari pihak keluarga, mereka menceritakan kronologi awal meninggal dunianya Cecep Reza. Sebuah fakta terungkap bahwa Cecep ditemukan meninggal justru saat sedang tidur. Menurut Tuti Herawati, sang ibu mertua, Cecep sehabis kerja selalu beristirahat dan bekerja pun selalu sampai malam. Tanpa ada yang menyadari dan tahu sesuatu, Cecep telah meninggal dunia saat putrinya, Aira, membangunkannya.

Karena saat dibangunkan Cecep tak merespon sama sekali dan keluarga menyadari bahwa ia sudah tiada barulah kemudian pihak keluarga mendatangkan dokter ke rumah. Dokter memeriksa pada sekitar jam 3 sore dan mengira-ngira wafatnya Cecep adalah kurang lebih 8 jam sebelumnya di rumah.

Jika penyakit jantung selalu identik dengan para orang tua, namun kini makin banyak saja orang-orang muda yang menderita penyakit ini. Banyak dari penderitanya sendiri yang tak menyadari gejala awal atau justru mengabaikannya, tapi kemudian mengakibatkan kematian pada akhirnya. Kenali beberapa faktor yang bisa jadi penyebab sakit jantung pada seseorang:

  • Diabetes Diabetes tipe 2 merupakan satu kondisi kronis yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Jadi ketika memiliki risiko diabetes, perhatikan selalu kadar gula darah dan pastikan menghindari pola makan dengan kadar gula berlebih.
  • Pola makan tidak sehat – Makan makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi, gula dan garam berlebih adalah salah satu faktor pemicu kadar kolesterol cepat naik. Saat kolesterol jahat atau LDL berkadar tinggi dan justru menumpuk di dalam pembuluh darah, hal ini akan menghambat aliran darah, termasuk aliran yang menuju jantung. Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kestabilan kadar HDL atau kolesterol baik dengan makan makanan yang ramah jantung.
  • Kurang gerak alias kurang olahraga – Jika setiap waktu rasanya ‘mager’ atau malas gerak sampai-sampai olahraga saja tidak pernah, hati-hati karena diet tak sehat dan jarangnya olahraga bisa memanjakan penumpukan lemak dalam tubuh. Bila lemak atau kolesterol dibiarkan menimbun, hati-hati pembuluh darah penuh plak yang akhirnya menghambat peredaran darah.
  • Sering begadang atau lembur – Bagi yang sering lembur dalam jangka panjang, entah itu karena mengerjakan pekerjaan, tugas kuliah, atau bahkan sekadar nonton dan bermain game, jantung dan tubuh secara keseluruhan menjadi kurang sehat nantinya. Jika sudah waktunya tidur, maka pakailah waktu tersebut untuk beristirahat saja daripada melakukan aktivitas lainnya.
  • Sering stres – Faktor stres berkepanjangan bisa menjadi pemicu tubuh mudah sakit lho, tak terkecuali meningkatkan risiko penyakit jantung apabila gejala stres tak dikelola dengan tepat. Sesekali ambil waktu untuk menyegarkan diri dari berbagai tekanan mental.
  • Kebisingan – Tinggal di daerah yang rentan suara bising bukan hanya memekakkan telinga. Bahkan suara bising lalu lintas saja dapat meningkatkan potensi seseorang terkena serangan stroke dan penyakit jantung lho dilansir dari laman CNN Indonesia.
  • Penyakit gusi – Penyebab sakit jantung lainnya adalah penyakit gusi di mana adanya bakteri yang bersarang di mulut lalu memasuki darah. Saat bakteri masuk ke dalam darah, arteri akan meradang dan lemak jadi menumpuk di sana sehingga memperbesar potensi penyakit stroke serta penyakit jantung.
  • Merokok – Kebiasaan tak sehat satu ini bukan cuma membahayakan paru-paru dan kerongkongan. Kandungan nikotin pada rokok yang masuk berlebih ke dalam tubuh pada waktu yang lama mampu membekukan dan bahkan membengkakkan pembuluh darah. Para perokok aktif perlu waspada terhadap risiko penyakit jantung, khususnya risiko serangan jantung mendadak.
  • Kesepian – Merasakan ketidakbahagiaan dalam hal percintaan, hubungan dengan keluarga maupun teman dapat menimbulkan rasa kesepian yang kalau dibiarkan terlalu lama dapat memperbesar potensi seseorang kena stroke dan penyakit jantung. Kesepian dikaitkan dengan kesedihan, stres dan juga penyakit darah tinggi sehingga mampu pula mengganggu kesehatan jantung.

Itulah beberapa faktor penyebab penyakit jantung selain dari faktor usia dan faktor riwayat kesehatan keluarga dengan sakit jantung yang perlu kita waspadai bersama. Sementara itu, dikabarkan rencananya pemakaman jenazah Cecep Reza akan dilaksanakan pada Rabu (20/11) di TPU Penggilingan, Jakarta Timur.

You may also like