Home Penyakit dan KelainanLipoma 10 Penyebab Lipoma pada Tubuh

10 Penyebab Lipoma pada Tubuh

by Ana Rohma

Lipoma adalah sebuah tonjolan atau benjolan lemak yang sering terlihat dibagian kulit dan sekitar otot. Lipoma memiliki warna yang lebih pucat di bawah kulit serta bisa bergerak jika ditekan dengan jari. Penderita lipoma bisa memiliki beberapa lipoma di beberapa bagian tubuh yang berbeda. Biasanya lipoma memang tidak berbahaya dan bukan termasuk dalam jenis kanker. Penderita lipoma juga tidak perlu mendapatkan perawatan jika tidak ada keluhan. Namun beberapa penderita lipoma memilih untuk melakukan operasi demi menghilangkan lipoma.

Dimana Lipoma Bisa Muncul?

Lipoma biasanya akan muncul di beberapa bagian tubuh seperti punggung, leher, bahu, perut, paha dan lengan. Ukuran lipoma yang paling sering ditemukan sebesar 4 hingga 5 cm. Namun jika dibiarkan maka lipoma bisa menyebabkan rasa sakit dan bisa tumbuh menjadi ukuran yang lebih besar. Jika memang lipoma muncul di sekitar syaraf maka rasanya bisa lebih sakit dan mulai mengganggu kerja beberapa  bagian tubuh.

Mengapa ada orang yang bisa memiliki lipoma dan ada yang tidak? Ini adalah sebuah kondisi medis yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa penyebab atau faktor terbesar yang menyebabkan seseorang bisa terkena lipoma.

1. Riwayat Lipoma dalam Keluarga

Sebuah fakta membuktikan jika lipoma bisa terjadi pada orang yang memang memiliki riwayat lipoma dalam keluarga. Orang tua yang menderita lipoma bisa menyebabkan anak-anak akan mengalami kondisi yang sama. Begitu juga jika ada salah satu garis keluarga yang menderita lipoma. Penyebab masalah ini belum diketahui dan hanya saja keluarga memiliki pengaruh yang sangat besar. (baca juga : diabetes penyakit keturunan)

2. Usia Antara 38 hingga 62 Tahun

Lipoma adalah kondisi khusus yang tidak pernah ditemukan pada anak-anak. Orang tua atau orang dewasa yang masuk dalam usia pertengahan akan memiliki resiko lipoma. Belum ada bukti yang bisa menjelaskan hal ini namun, perubahan gaya hidup dan kimia metabolisme dalam tubuh dipercaya menjadi penyebab lipoma pada usia pertengahan.

3. Penyakit Adiposis Dolorosa

Adiposis dolorosa adalah sebuah penyakit langka yang sering menyebabkan tumbuhkan jaringan lipoma dalam tubuh. Kondisi ini paling sering terjadi pada wanita yang sudah masuk tahap menopause. Awal dari adiposis dolorosa juga sangat berhubungan dengan faktor genetic. Penderita bisa mendapatkan lipoma yang berkembang di beberapa bagian tubuh kecuali wajah dan leher. Jika kondisi sudah parah maka bisa menyebabkan rasa sakit yang sangat buruk.

4. Sindrom Cowden

Sindrom Cowden adalah salah satu jenis sindrom yang menyebabkan pertumbuhan tumor hamartoma. Ini termasuk salah satu jenis tumor jinak yang tidak akan menjadi kanker meskipun terus tumbuh besar. Ini juga sindrom yang bisa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Lipoma bisa menjadi salah satu jaringan tumor yang bisa muncul ditumbuh penderita.

5. Sindrom Gardner

Sindrom Gardner adalah salah satu jenis pertumbuhan adenomatosa yang akan tumbuh di beberapa jenis organ namun tidak menyebabkan kanker. Kondisi sindrom ini akan menyebabkan pertumbuhan tumor jinak seperti lipoma di bawah permukaan kulit, dan jaringan lemak. Kondisi sindrom ini disebabkan karena pengaruh genetik dalam keluarga. Resiko terbesar penderita sindrom Gardner adalah kanker usus.

6. Penyakit Madelung

Penyakit Madelung adalah sebuah kondisi yang sangat langka di dunia. Penyakit ini akan membuat penderita mengalami pertumbuhan lipoma yang tidak akan menjadi kanker di beberapa bagian tubuh atas seperti leher, wajah, dan lengan. Penyakit ini paling sering ditemukan di kawasan Mediteranian yaitu orang yang mengalami kecanduan terhadap bahaya alkohol. Lipoma pada penyakit Madelung bisa menyebabkan rasa sakit jika pertumbuhan di sekitar leher terus membesar dan menekan sistem syaraf.

7. Obesitas

Orang yang memiliki berat badan berlebihan atau obesitas juga bisa mengalami lipoma. Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang berlebihan bisa menyebabkan peningkatkan lemak dalam jaringan tubuh. Ketika hal ini terjadi maka pertumbuhan lipoma bisa saja muncul. Ini kasus lipoma yang paling sering terjadi diluar faktor keturunan keluarga dan penyakit sindrom.

8. Kebiasaan Minum Alkohol

Orang yang memiliki kebiasaan minum alkohol juga bisa mengalami lipoma. Hal ini terjadi ketika alkohol akan menekan tubuh untuk menyimpan lemak. Jadi banyak orang yang minum alkohol justru akan memiliki tubuh yang terlihat lebih gemuk. Ketika berat badan berlebih maka resiko lipoma juga akan menjadi sangat besar. Jadi hentikan kebiasaan minum alkohol.

9. Gula Darah Tinggi

Orang yang memiliki kadar gula darah tinggi seperti pada penderita diabetes juga bisa mengembangkan lipoma. Kondisi ini berkaitan dengan adanya penumpukan kadar gula yang berlebihan di dalam tubuh serta resiko obesitas. Lipoma paling sering terjadi pada orang yang memang sudah mengalami kelainan kadar gula dalam tubuh. Perubahan pola konsumsi makan dan gaya hidup bisa membantu mencegah lipoma untuk penderita diabetes.

10. Cedera atau Trauma pada Jaringan Lunak

Orang yang pernah mengalami cedera atau terkena benda tumpul dibagian jaringan lunak juga bisa mengalami lipoma. Kondisi ini paling sering ditemukan untuk penderita lipoma yang berada dibagian kaki. Lipoma ini tidak bisa langsung muncul dan butuh waktu yang lebih lama untuk bisa muncul. Jadi lipoma ini sering tidak menyebabkan gejala yang mudah diketahui.

Pengobatan Lipoma

Biasanya lipoma memang tidak perlu diobati. Lipoma tidak akan menjadi jaringan kanker sehingga biasanya tidak berbahaya. Namun dalam kondisi tertentu lipoma bisa menyebabkan rasa sakit , rasa tidak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri. Berikut ini pengobatan yang bisa dilakukan untuk lipoma.

  1. Tindakan operasi : tindakan ini dilakukan untuk menghilangkan lipoma dari semua bagian tubuh. Biasanya tindakan operasi hanya dilakukan jika lipoma sudah berkembang menjadi ukuran yang lebih besar dan mengganggu aktifitas. Operasi biasanya berhasil menghilangkan lipoma dan jarang muncul lagi.
  2. Sedot lemak atau liposuction : ini adalah sebuah prosedur untuk menghilangkan lemak dari dalam tubuh dan untuk menghapus jaringan lemak yang berada di sekitar lipoma. Ini cara pengobatan yang lebih mahal sehingga hanya dianjurkan dalam kondisi tertentu saja.
  3. Pemberian suntikan steroid : Suntikan ini bisa membantu mengecilkan ukuran lipoma. Namun tindakan ini biasanya memang tidak membantu menghilangkan lipoma sepenuhnya.
  4. Perawatan alami dengan kunyit : kunyit dikenal sebagai bahan herbal yang penuh dengan manfaat. Kunyit mengandung anti peradangan yang bisa membantu melarutkan lemak di sekitar lipoma. Anda bisa mencoba membuat masker campuran dari kunyit bubuk dengan minyak zaitun. Kemudian terapkan dengan pijatan lembut di sekitar lipoma. Jangan menekan pada bagian lipoma. Lakukan secara teratur untuk mendapatkan hasil terbaik.

Cara Mencegah Lipoma

  • Lakukan olahraga secara teratur. Manfaat olahraga memang tidak akan mencegah lipoma secara teratur, namun bisa membantu tubuh dalam mengendalikan berat badan, mencegah kadar gula darah yang tinggi dan menghilangkan lemak dari dalam tubuh. Anda bisa mendapatkan manfaat olahraga yang lain seperti tubuh yang lebih sehat dan bugar.
  • Diet sehat juga dipercaya bisa membantu mencegah lipoma meskipun ada garis keturunan lipoma dalam keluarga. Mengkonsumsi makanan sehat untuk diet yang seimbang sesuai kebutuhan tubuh akan membantu organ tubuh seperti hati untuk membakar lemak.
  • Jika Anda memiliki berat badan yang berlebihan maka biasakan untuk melakukan olahraga dan diet mulai dari sekarang. Pola hidup ini akan membentuk tubuh yang lebih sehat dan tentunya terhindar dari lipoma.
  • Hindari alkohol untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat. Kebiasaan hidup yang buruk seperti mengkonsumsi alkohol akan meningkatkan peluang lipoma muncul. Alkohol akan menghambat pembakaran lemak sehingga resiko bahaya obesitas juga lebih besar.

Lipoma memang bukan kondisi yang berbahaya. Jaringan tumor jinak ini tidak akan menjadi kanker. Namun jika jumlahnya terlalu banyak dan mulai mengganggu syaraf yang menyebabkan rasa sakit maka perawatan sangat diperlukan. Pencegahan dengan gaya hidup yang baik akan melindungi tubuh dari lipoma, bahkan ketika ada garis kelurga yang menderita lipoma.

You may also like