Thursday, March 21, 2019

Lipoma

Lipoma merupakan kondisi dimana terjadinya gumpalan lemak di bawah permukaan kulit. Umumnya penyakit lipoma sering terjadi pada tubuh bagian torso, leher, paha bagian atas, lengan bagian atas dan ketiak. Namun, sebenarnya lipoma juga bisa saja terjadi pada bagian tubuh mana saja. Lipoma bisa menyerang siapa saja tidak tergantung usia. Tetapi jarang sekali lipoma bisa ditemukan terjadi pada anak-anak.

Penyakit lipoma ini termasuk penyakit yang masuk dalam kategori kanker jinak. Ini berarti lipoma bukan merupakan kanker yang berbahaya dan jarang sekali lipoma memiliki dampak yang fatal. Berikut ini informasi selengkapnya.

lipomaFakta Tentang Lipoma

Walaupun banyak orang berpandangan jika lipoma merupakan tumor jinak, lipoma sendiri tidak dapat berkembang menjadi kanker. Lipoma hanya berupa benjolan atau gumpalan lemak saja, dan sangat jarang sekali gumpalan lemak yang merupakan lipoma tersebut berubah menjadi kanker.

Diagnosa awal untuk memastikan sebuah benjolan merupakan lipoma atau bukan adalah dengan cara biopsy. Dalam biopsy contoh sel yang diambil dari dalam gumpalan tersebut diteliti di laboratorium untuk memastikan benjolan tersebut apakah memang benar berupa lipoma. Pada dasarnya, secara umum lipoma bukan merupakan sebuah penyakit yang dapat membahayakan nyawa. Bahkan dalam beberapa kondisi, jika benjolan berupa lipoma dibiarkan begitu saja tidak akan menimbulkan masalah yang serius pada kesehatan anda. Namun beberapa kondisi mungkin akan sangat mengganggu, dan disinilah pengobatan lipoma bisa digunakan.

Jenis-jenis Penyakit Lipoma

Lipoma bisa terjadi dengan berbagai macam. Tumor semacam ini memang sering ditemukan di jaringan-jaringan halus di dalam tubuh kita. Beberapa penelitian menemukan jika lipoma cenderung lebih sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Sementara kita mengetahui jika tumor jinak ini terbentuk dari lemak, ternyata di dalam penelitian ditemukan juga jenis-jenis lipoma. Berikut ini tipe-tipe lipoma:

  • Lipoma konvensional (merupakan lipoma yang paling umum terjadi, terbentuk dari lemak putih)
  • Hibernoma (lipoma yang terbentuk dari lemak berwarna coklat dan bukan dari lemak putih seperti lipoma yang biasa terjadi)
  • Fibrolipoma (lipoma yang terbentuk dari lemak menggumpal di dalam jaringan yang berserat)
  • Angiolipoma (lipoma yang terbentuk dari lemak yang menggumpal di antara pembuluh darah)
  • Myelolipoma (lipoma yang terbentuk di antara jaringan pembentuk sel darah)
  • Pleomorphic lipoma (lipoma yang terbentuk dari lemak pada sel – sel berbagai ukuran dan bentuk)
  • Atypical lipoma (terbentuk dari lemak yang lebih dalam pada sel – sel dengan jumlah yang sangat banyak)

Apa saja Penyebab Lipoma ?

Pada tubuh, bisa saja lipoma terbentuk dua buah lipoma atau lebih dalam waktu yang bersamaan. Untuk penyebabnya sendiri sebenarnya tidak diketahui secara spesifik faktor apa saja yang dapat menyebabkan terbentuknya benjolan lemak di bawah kulit ini. Tetapi, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya lipoma serta menjadi pemicu terbentuknya tumor jinak lipoma ini.

Beberapa faktor penyebab lipoma yaitu:

  • Faktor keturunan
  • Luka pada bagian kulit
  • Penyakit Adiposis Dolorosa
  • Sindrom Cowden
  • Sindrom Gradner, dan
  • Penyakit Madelung
  • Gaya hidup tidak sehat

Lipoma biasanya terjadi pada orang yang sudah berusia antara 40 hingga 60 tahun. Untuk anggapan jika obesitas atau kelebihan berat badan dikatakan bisa menyebabkan lipoma sebenarnya adalah pernyataan yang salah. Obesitas atau berlebihnya berat badan bukan menjadi penyebab atau pun pemicu munculnya lipoma.

Bagaimana Gejala Lipoma ?

Mengetahui gejala-gejala apa saja yang dapat mengindikasikan seseorang terkena lipoma sangat penting. Gejala lipoma nantinya bisa menjadi rujukan apakah itu lipoma atau mungkin penyakit kulit yang lainnya. Karena banyak juga penyakit tumor pada kulit lainnya yang memiliki bentuk yang hampir sama dengan lipoma, namun tentunya dengan perbedaan pada gejala-gejalanya.

Jika anda menduga anda terkena lipoma, kemungkinan besar gejala lipoma yang akan muncul adalah sebagai berikut:

  • Lipoma biasanya berukuran kecil berkisar antara satu hingga tiga senti meter.
  • Lipoma terasa seperti gumpalan yang berada di bawah kulit.
  • Lipoma tidak menimbulkan rasa sakit
  • Jika didorong dengan jari, benjolan lipoma bisa berpindah
  • Benjolan lipoma tidak berwarna
  • Benjolan lipoma akan memiliki ukuran yang sama walaupun sudah bertahun – tahun karena pertumbuhan lipoma sangat lambat.

Kebanyakan lipoma menjadi sangat mengganggu jika lokasi tebentuknya merupakan area tubuh yang terlihat atau bahkan ukuran lipoma yang sudah cukup membesar. Untuk rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyakit lipoma biasanya tidak dirasakan, tetapi di beberapa keadaan lipoma yang terbentuk bisa saja bersinggunga dengan saraf, pada keadaan seperti ini lipoma bisa saja menimbulkan gejala berupa rasa sakit atau nyeri.

Pencegahan Penyakit Lipoma

lipomaTentu siapa pun dari kita tidak menginginkan sesuatu seperti benjolan lemak atau lipoma muncul di kulit dan mengganggu penampilan. Umumnya, lipoma bisa dterdeteksi dengan hanya melihat bentuknya saja. Atau anda juga bisa menjadikan beberapa penjelasan mengenai gejala lipoma di atas sebagai rujukan apakah benjolan pada kulit anda merupakan lipoma yang notabene bukan merupakan kanker yang berbahaya. Ini akan membantu anda dalam penangan pada benjolan tersebut nantinya. Anda perlu berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu memastika apakah benjolan tersebut bukan merupakan kanker ganas, dan atau benjolan tersebut bisa diangkat atau tidak.

Lipoma yang terbentuk akibat adanya lemak yang menggumpal dapat diantisipasi dengan tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak. Memakan makanan seperti sayur dan buah bisa mengurangi timbunan lemak di bawah permukaan kulit. Berikut beberapa hal yang bisa membantu mencegah terbentuknya lipoma:

  • Perhatikan asupan makanan – Hindari memakan makanan seperti junk food, makanan berpemanis buatan, atau bahaya minuman bersoda.
  • Ubah gaya hidup tidak sehat – Usahakan untuk berolahraga secara teratur. Selain mencegah terbentuknya gumpalan lemak, dengan olahraga anda juga akan memiliki tubuh bugar secara menyeluruh.
  • Detoksifikasi liver – Mengkonsumsi jus buah seperti perasan jeruk, jus apel atau bahkan menggunakan minuman yang terbuat dari ginseng.
  • Perbanyak minum air putih – Air putih membantu mengeluarkan racun dalam tubuh

Jika anda memiliki faktor keturunan yang terkena lipoma, anda tidak perlu khawatir. Mengubah gaya hidup anda bisa menjadi solusi yang dapat menghindarkan anda dari terbentuknya benjolan lemak yang dapat menjadi lipoma. Mengkonsumsi makanan sehat dan rajin berolahraga akan mengurangi resiko terhadap terbentuknya lipoma pada lapisan lemak di bawah kulit kita.

Pengobatan Lipoma

Benjolan lemak atau lipoma tidak akan menimbulkan efek yang fatal. Bahkan jika benjolan tersebut hanya dibiarkan tanpa pengobatan pun tidak menyebabkan masalah. Tetapi anda tetap mempunyai pilihan untuk menghilangkan lipoma jika benjolan lemak tersebut sudah berukuran cukup besar atau sudah sangat menganggu.

Jika terjadi keadaan lipoma demikian, dermatologis akan menganjurkan beberapa cara pengobatannya. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan pengobatan apa yang sesuai di antaranya:

  • Ukuran benjolan lipoma
  • Jumlah benjolan
  • Apakah anda atau keluarga anda ada yang memiliki riwayat menderita lipoma atau tidak
  • Apak lipoma disertai rasa sakit atau tidak
  • Benjolan mengeluarkan bau busuk
  • Apakah benjolan mengganggu pergerakan atau fungsi anggota tubuh

Setelah melalui beberapa pertimbangan seperti yang sudah dijelaskan di atas, umumnya pengobatan untuk lipoma meliputi:

1. Operasi

Mengoperasi benjolan lipoma biasanya adalah dengan cara operasi. Operasi semacam ini juga biasanya dilakukan jika benjolan lipoma sudah berukuran cukup besar. Bila pengobatan dengan jalan operasi ini dilakukan, akan sangat kecil sekali kemungkinan untuk lipoma terbentuk kembali. Efek samping dari pengangkatan lipoma dengan prosedur operasi biasanya berupa bekas luka atau pembengkakan yang sifatnya hanya sementara.

2. Penyuntikan Steroid

Penyuntikan steroid juga bisa dilakukan sebagai salah satu upaya pengobatan lipoma tanpa prosedur operasi. Hanya saja penyuntikan steroid tidak dapat benar-benar menghilangkan benjolan lemak yang terbentuk, hanya menyusutkan ukurannya saja.

Saat ini banyak penelitian yang sedang mencoba menemukan apakah penyuntikan steroid semacam ini bisa dikombinasikan dengan pengobatan lipoma dalam bentuk operasi.

3. Liposuction

Liposuction juga dapat menjadi solusi untuk mengobati benjolan lemak seperti lipoma. Seperti kita ketahui bahwa lipoma ini adalah penyakit yang bersumber dari gumpalan lemak, menggunakan prosedur liposuction sebagai upaya pengobatan akan membantu menghilangkan lipoma dengan baik. Sebelum dilakukan prosedur liposuction, biasanya area yang terdapat benjolannya akan diberi anestesi terlebih dahulu. Setelah itu jarum berukuran kecil akan disematkan pada jarum yang lebih besar untuk menyedot lemak yang berbentuk gumpalan di bawah kulit.

Liposuction memang termasuk cara yang cukup sederhana untuk menghilangkan lipoma. Tetapi, dalam jangka beberapa waktu lipoma yang dihilangkan dengan cara liposuction bisa kembali terbentuk lagi.

4. Hemoephatic

Hemoephatic mungkin jarang terdengar sebagai salah satu pengobatan untuk lipoma. Pada kenyataannya, hemoephatic cukup efektif untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan gumpalan lemak ini. Pengobatan dengan cara hemoephatic ini melibatkan penggunaan obat yang nantinya dapat mencegah gumpalan lemak terbentuk kembali.

Pengobatan Lipoma Secara Alami

Selain dengan bahan – bahan kimia, mengobati lipoma ternyata juga bisa dengan menggunakan bahan dari alam. Bahan-bahan ini juga dapat dengan mudah kita jumpai, berikut ini beberapa diantaranya :

1. Kunyit

Di dalam kunyit terkandung zat yang dinamakan curcumin. Seperti dikatakan oleh seorang dokter bernama Demian Dressler, curcumin di dalam kunyit sudah terbukti dapat menghilangkan gumpalan lemak atau lipoma pada anjing. Dan penelitian lebih lanjut juga menemukan jika kegunaan circumin ini ternyata tidak hanya terbatas mengobati lipoma pada anjing saja. Lipoma pada manusia juga sudah terbukti bisa diobati dengan menggunakan kunyit.

Cara pengobatan lipoma dengan kunyit ini cukup sederhana:

  • Bersihkan kunyit yang akan digunakan, Pastikan kunyit tersebut sudah bersih dari kotoran-kotoran
  • Haluskan kunyit yang sebelumnya sudah dibersihkan
  • Tambahkan minyak zaitun pada kunyit yang sudah dihaluskan tadi
  • Lalu oleskan campuran kunyit tersebut pada permukaan kulit yang terdapat lipoma
  • Lakukan pengobatan secara teratur hingga lipoma sembuh

Untuk efek samping dari penggunaan kunyit untuk mengobati lipoma sebenarnya tidak membahayakan. Hanya saja, kunyit yang memiliki warna oranye atau kuning yang cukup cerah akan sulit hilang jika terkena pada baju anda. Solusinya anda bisa memakaikan perban pada olesan kunyit yang terdapat benjolan lipoma.

2. Minyak Jarak

Minyak jarak dapat menjadi salah satu alternative lain untuk mengobati lipoma. Cara menggunakan minyak jarak untuk pengobatan lipoma adalah dengan mengoleskan minyak ini pada bagian kulit yang terdapat benjolan atau gumpalan lipoma. Lebih sering anda mengoleskan minyak jarak pada area yang terdapat lipoma, lebih cepat lipoma akan sembuh.

3. Cuka Apel Organik

Sudah banyak yang membuktikan jika cuka apel organik bisa mengobati lipoma secara efektif. Cara menggunakan cuka apel untuk pengobatan lipoma adalah dengan meminumnya dua sendok makan. Lakukan secara teratur sebelum anda tidur. Secara perlahan lipoma pun akan menyusut ukurannya hingga lama – lama menghilang.

Perlu diingat juga bahwa ada kontradiksi dari pengobatan di atas yang bisa terjadi pada pasien yang berusia kurang dari 18 tahun, ibu hamil, ibu menyusui, pasien diabetes, alergi terhadap kedelai dan orang dengan kelebihan berat badan.

Recommended