Gula Darah Tinggi – Penyebab, Gejala, dan Komplikasinya

Gula darah tinggi menjadi salah satu indikasi berat setelah seseorang mendapatkan diagnosis diabetes. kondisi ini biasanya hanya terjadi pada penderita diabetes. Gula darah menjadi lebih tinggi ketika tubuh tidak bisa memproduksi insulin yang bertugas untuk memeceh gula menjadi tenaga bagi tubuh. Insulin yang dihasilkan dari tubuh tidak bisa diproduksi oleh insulin karena beberapa alasan khusus seperti kerusakan sistem pankreas dan penyakit diabetes. Pemeriksaan gula darah dengan hasil lebih dari 240 mg/dl menunjukkan tubuh memiliki kadar gula yang sangat tinggi dan membutuhkan perawatan khusus.

Penyebab Gula Darah Tinggi

Pada dasarnya kelainan gula darah yang terlalu tinggi biasanya hanya terjadi pada bagi penderita diabetes. Pola makan dan gaya hidup akan memberikan pengaruh yang besar untuk kondisi ini. Sehingga tubuh penderita akan terlihat lemah dan lebih mudah terserang penyakit lain. Berikut ini adalah penyebab gula darah tinggi.

  1. Kondisi penyakit diabetes tipe 1 dan 2 yang membuat tubuh tidak bisa memproduksi insulin.
  2. Konsumsi makanan yang banyak mengandung gula bagi penderita diabetes.
  3. Kondisi tekanan mental yang berat sehingga menyebabkan tekanan pikiran dan stress.
  4. Kelainan produksi hormon yang biasanya terjadi pada pagi hari.
  5. Gangguan penyakit pada pankreas atau radang pankreas.
  6. Beberapa jenis tumor yang menyebabkan keluarnya produksi hormon berlebihan.
  7. Beberapa penyakit tertentu seperti serangan jantung, trauma, dan stroke.

Gejala Gula Darah Tinggi

gula darah tinggiGula darah tinggi menjadi salah satu kondisi umum yang biasanya banyak dihadapi oleh penderita diabetes. Kemampuan tubuh yang tidak bisa memproduksi insulin menjadi pengaruh yang besar. Bahkan kondisi ini bisa muncul untuk penderita diabetes yang melalukan terapi suntik insulin. Berikut ini adalah beberapa gejala yang paling sering muncul.

  1. Kondisi gula darah yang sangat tinggi.
  2. Kadar gula yang ditemukan dalam urin memiliki jumlah yang tinggi.
  3. Rasa haus dan lapar yang berlebihan
  4. Sering merasa ingin buang air kecil.
  5. Penglihatan akan menjadi kabur meskipun sebelumnya tidak memiliki masalah pada mata.
  6. Rasa sakit kepala yang berlebihan.
  7. Tubuh menjadi lebih lelah meskipun tidak melakukan aktivitas.
  8. Memiliki masalah yang berhubungan dengan sistem konsentrasi.
  9. Nafas menjadi lebih bau (Baca : Penyebab bau mulut) .
  10. Gangguan pencernaan yang menyebabkan diare, mual dan muntah berlebihan.
  11. Sakit perut dalam waktu yang lama
  12. Kesulitan bernafas
  13. Pada tingkat yang parah bisa menyebabkan koma.

Komplikasi Gula Darah Tinggi

Gula darah tinggi harus mendapatkan perawatan yang cepat. Jika kondisi ini dibiarkan secara terus menerus maka bisa menyebabkan masalah yang lebih serius termasuk gangguan pada organ hati, ginjal, pankreas, jantung dan organ lain. Berikut ini adalah beberapa komplikasi yang dapat muncul.

  1. Resiko terkena penyakit jantung. Hampir semua tipe penyakit jantung mengancam penderita gula darah tinggi.
  2. Terjadi kelainan pada syaraf yang disebabkan karena gula darah tinggi menyebabkan kerusakan pada syaraf.
  3. Kelainan pada ginjal yang menyebabkan gagal ginjal.
  4. Kebutaan yang disebabkan karena kerusakan pada bagian pembuluh darah di retina.
  5. Kerusakan syaraf pada bagian kaki yang bisa menyebabkan masalah serius pada pembuluh darah.
  6. Berbagai jenis infeksi pada kulit yang menyebabkan jamur atau luka yang sulit untuk disembuhkan.
  7. Masalah penyakit yang menyerang pada bagian gigi dan gusi

Komplikasi Lanutan Gula Darah Tinggi

Gula darah tinggi yang tidak mendapatkan pengobatan yang tepat bisa menyebabkan kondisi yang sangat serius. Salah satunya adalah masalah tubuh yang mengalami perubahan reaksi karena kandungan gula yang terlalu tinggi. Berikut ini adalah beberapa macam kondisi serius yang bisa mengancam jiwa.

a. Diabetes Ketoasidosis

Kondisi ini bisa terjadi jika tubuh sama sekali tidak bisa menghasilkan insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Gula dalam tubuh yang berasal dari konsumsi makanan dan minuman akan menyebabkan hambatan khusus pada bagian sel tubuh. Sementara sel tubuh membutuhkan energi untuk menjadi tenaga. Kondisi ini akan menyebabkan tubuh mengolah lemak menjadi energi. Proses ini akan menghasilkan keton yaitu asam yang bisa masuk ke dalam urin. Jika kondisi ini dibiarkan maka bisa menyebabkan koma dan kematian.

b. Sindrom Hiperosmolar Hiperglikemik

Kondisi ini bisa terjadi pada orang yang bisa memproduksi insulin dengan jumlah yang cukup sesuai kebutuhan tubuh namun insulin ternyata tidak bisa digunakan oleh tubuh. Kadar gula pada penderita sindrom ini akan sangat tinggi bahkan bisa mencapai lebih dari 650 mg/dl. Tubuh juga akan mengolah lemak menjadi energi. Bahaya dari sindrom ini adalah bisa menyebabkan tubuh mengalami kekurangan air karena buang air yang terlalu sering, tubuh lemah, koma dan kematian.

Perawatan untuk Gula Darah Tinggi

Bagi orang yang memiliki gula darah tinggi dan sudah termasuk dalam kelas diabetes memang membutuhkan perawatan yang lebih intensif. Kondisi ini diperlukan untuk mengetahui perkembangan gula darah dan kondisi kesehatan. Berikut ini perawatan yang bisa dilakukan untuk kadar gula darah tinggi.

  1. Seimbangkan jumlah makanan dengan kebutuhan insulin untuk tubuh. Penderita diabetes harus mengkontrol jenis makanan dan jumlah makanan selama perawatan.
  2. Tetap mengkonsumsi insulin dengan jumlah sesuai dengan hasil pemeriksaan kadar gula darah harian.
  3. Melakukan pemeriksaan gula darah harian untuk mengetahui perkembangan pengobatan yang sudah dilakukan.
  4. Konsumsi obat sesuai dengan kebutuhan dan selalu melakukan pemeriksaan rutin ke dokter.

Cara Mencegah Gula Darah Tinggi

Memiliki kadar gula darah tinggi bagi penderita diabetes memang menjadi kondisi khusus yang membutuhkan perawatan. Untuk menghindari semua resiko gula darah tinggi, maka Anda bisa melakukan beberapa langkah pencegahan di bawah ini.


  1. Anda bisa menetapkan jenis makanan khusus dan jumlah nutrisi yang harus diterima oleh tubuh. untuk mendapatkan jumlah nutrisi yang cukup maka Anda juga bisa melakukan konsultasi dengan ahli medis.
  2. Menjaga agar gula darah dalam tubuh memang selalu cukup dan tidak berlebihan.
  3. Melakukan berbagai jenis olahraga atau latihan yang bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat.
  4. Konsumsi obat yang bisa mengatasi kenaikan kadar gula darah, obat harus didapatkan dari petunjuk dokter.
  5. Menetapkan program diet khusus untuk mengendalikan jumlah makanan yang masuk ke tubuh.
  6. Konsumsi makanan kaya serat.
  7. Menyesuaikan jumlah kebutuhan insulin sesuai dengan kondisi tubuh.

Gaya Hidup untuk Gula Darah Tinggi

Orang yang memiliki kadar gula darah yang tinggi memang harus menyusun rencana kesehatan yang matang. Pada dasarnya kondisi ini telah menyebabkan tubuh mudah membuat reaksi khusus sehingga menyebabkan kadar gula darah cepat naik. Berikut ini adalah beberapa gaya hidup yang disarankan oleh para ahli.

  1. Menghindari rokok dan alkohol. Menghindari rokok dan alkohol diharuskan bagi semua penderita gula darah tinggi. Nikon dan alkohol akan merusak sistem dalam tubuh dan menyebabkan resiko yang lebih besar. (baca : Bahaya merokok dan bahaya alkohol)
  2. Minum air dalam jumlah yang cukup selama dan sebelum gula darah tinggi. Air dapat menggantikan jumlah cairan yang tubuh karena peningkatan buang air kecil (baca : Penyebab sering buang air kecil).
  3. Olahrasa secara teratur. Olahraga ringan secara teratur akan membuat kondisi tubuh lebih sehat, asupan makanan yang masuk ke tubuh bisa menjadi sumber tenaga dan membuat organ tubuh menjadi lebih sehat.
  4. Seimbangkan jumlah makanan dan nutrisi untuk sehari-hari. Anda harus memastikan bahwa makanan tidak mengandung banyak gula dan seimbang dengan kebutuhan nutrisi lain.

Gula darah tinggi sangat berbahaya bagi kesehatan, untuk itu anda harus segera mencegah dan mengobatinya karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi penyakit lain.

, ,
Oleh :
Kategori : Diabetes