3 Cara Mengobati Diabetes dengan Daun Sirsak

Pohon sirsak merupakan tanaman yang mudah kita temukan karena sifatnya yang bisa tumbuh di mana saja dan tidak memerlukan perawatan khusus. Biasanya kita lebih mengenal buahnya ketimbang daunnya. Rasanya yang khas manis-asam membuat buah sirsak banyak digemari. Mulai dari dikonsumsi langsung hingga dibuat jus.

Namun, yang akan dibahas di sini yaitu daunnya. Daun sirsak dipercaya memiliki khasiat dan manfaat yang baik bagi tubuh terutama untuk membantu mengobati penyakit diabetes (gula darah tinggi).

Diabetes melitus adalah gangguan metabolisme yang mempengaruhi fungsi tubuh untuk memanfaatkan produk pencernaan yang mengatur glukosa darah dan memberikan sel-sel tubuh dengan energi. Solusi terbaik untuk mengobatinya tentu dengan menurunkan kadar gula dalam darah.

Daun dan buah sirsak atau graviola, mengandung beberapa bahan aktif biologis dan phytochemical yang disebut acetogenins, komponen dari buah sirsak yang berperan dalam mereduksi lonjakan gula darah pasien dengan penyakit diabetes melitus.

Daun, buah dan bahkan biji sirsak dapat membantu mencegah lonjakan gula darah sampai pada tingkat yang stabil.

Selain itu juga daun sirsak mengandung zat tanin, alkaloid, dan sejumlah kandungan kimia lainnya seperti acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, gentisic acid caclourine, linoleic acid, gigantetronin dan muricapentocin. Kandungan senyawa kimia tersebut merupakan senyawa yang mampu memberikan manfaat bagi tubuh, baik sebagai obat maupun meningkatkan sistem imunitas atau kekebalan tubuh.

Ada tiga cara mengobati diabetes dengan daun sirsak, yaitu dengan cara meminun rebusan daun sirsak, menjadikannya teh daun sirsak, dan menghaluskannya untuk kemudian dijadikan masker. Berikut lebih rincinya lagi.

  1. Ambil 7 sampai 15 lembar daun sirsak segar, tidak layu, dan tidak dimakan oleh serangga. Lalu, rebus dengan 3 gelas air atau setara dengan 800 ml sampai dengan 900 ml bergantung pada ukuran gelas. Kemudian, rebus hingga menjadi 1 sampai dengan 2 gelas atau separuh dari rebusan. Lalu minumlah selagi dalam keadaan hangat. Rebusan daun sirsak tersebut dapat ditambah dengan gula atau madu agar lebih nikmat.
  2. Daun sirsak juga dapat diolah dalam keadaan kering atau dibuat teh. Cara mengeringkannya yaitu dengan menjemur daun sirsak di bawah paparan sinar matahari. Namun, sebelumnya daun sirsak ditutup dengan kain hitam agar kandungan senyawa dalam daun sirsak tidak ikut hilang. Setelah daun sirsak kering, ambil daun sebanyak 10-15 lembar kemudian seduh dengan air panas. Minumlah seduhan daun sirsak tersebut dalam kondisi hangat.
  3. Cara selanjutnya yaitu dijadikan obat luar. Ambil  7 sampai 15 lembar daun sirsak namun kali ini tidak direbus atau diminum, melainkan dihaluskan menggunakan blender atau ditumbuk sampai benar-benar halus. Setelah diblender sampai halus, gunakan sebagai masker atau tempelkan ke kulit yang terkena luka.

Konsumsi dengan teratur sampai sembuh atau setidaknya mengalami perubahan baik. Namun, disarankan jangan terlalu sering mengonsumsinya. Karena daun sirsak juga mengandung alkohol yang dapat menyebabkan timbulnya rasa kantuk dan kehilangan kesadaran. Khususnya bagi mereka yang menderita tensi darah tinggi dan ibu hamil juga tidak dianjurkan meminum teh daun sirsak ini.

Selain menggunakan daun sirsak sebagai obat herbal alami, penderita diabetes juga perlu mengendalikan kadar gula darah dengan menjaga pola hidup yang sehat seperti mengikuti pola makan sehat, meningkatkan kegiatan atau aktivitas fisik, pengobatan yang sesuai, dan melakukan pemantauan dengan memeriksakannya secara berkala.

, ,
Oleh :
Kategori : Diabetes