16 Cara Menyembuhkan Anemia Hemolitik Secara Medis dan Alami Paling Ampuh

Anemia hemolitik merupakan kondisi hancurnya sel darah merah atau eritrosit yang berlangsung lebih cepat dibandingkan dengan pembentukannya. Anemia hemolitik ini terjadi karena faktor dari dalam sel darah merah atau intrinsik dan juga faktor luar sel darah merah atau ekstrinsik yang keduanya bisa terjadi dalam jangka pendek atau kronis. Sementara pada kasus jangka pendek akan anemia hemolitik dapat disembuhkan setelah beberapa bulan, akan tetapi untuk anemia hemolitik kronis bisa diderita seumur hidup serta bisa kambuh dalam periode tertentu. Ada beberapa cara menyembuhkan anemia hemolitik baik dengan cara medis atau cara alami seperti yang akan kami sampaikan berikut ini.

  1. Transfusi Darah

Transfusi darah dilakukan untuk mengatasi anemia hemolitik kronis, memperlihatkan ciri ciri anemia akut atau sudah sampai mengancam jiwa. Transfusi darah ini merupakan metode yang umum saat darah diberikan pada penderita lewat intervena pada salah satu pembuluh darah. Sedangkan darah yang digunakan harus cocok dengan darah penerima.

  1. Obat Obatan

Beberapa obat obatan tertentu seperti obat kortikosteroid prednison bisa menghentikan atau setidaknya membatasi kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk membuat antibodi atau protein pada sel darah merah. Jika tubuh penderita tidak merespon terhadap kortikosteroid, maka dokter akan memberikan obat lain untuk menekan sistem kekebalan tubuh seperti obat rituximab dan juga siklosporin.

  1. Plasmapheresis

Plasmapheresis merupakan prosedur pengangkatan antibodi dari darah dimana darah akan diambil dari tubuh penderita memakai jarum yang dimasukkan ke pembuluh darah. Plasma yang berisi antibodi lalu dipisahkan dengan darah dan plasma dari donor dan juga sisa darah akan dimasukkan kembali ke tubuh penderita. Perawatan ini umumnya akan dilakukan apabila perawatan lain ciri ciri anemia hemolitik tidak berhasil dilakukan.

  1. Operasi

Penderia anemia hemolitik kemungkinan juga memerlukan tindak operasi untuk mengeluarkan limpa dari perut. Limpa yang rusak dan membesar bisa mennjadi penyebab anemia hemolitik sebab banyak sel darah merah yang dibuang. Pengangkatan limpa ini bertujuan untuk menghentikan atau mengurangi tingkat kerusakan sel darah merah yang terlalu tinggi.

  1. Transplantasi Sel Darah dan Induk Sumsum

Pada beberapa jenis anemia hemolitik seperti thalassemia, sumsum tulang tidak bisa memproduksi sel darah merah yang sehat dalam jumlah cukup dan sel darah merah sehat dihancurkan sebelum siklus hidupnya selesai dan menimbulkan tanda tanda anemia. Anemia hemolitik seperti ini harus ditangani dengan transplantasi sel darah dan juga induk sumsum untuk menggantikan sel rusak dengan sel sehat dari pendonor.

  1. Mangga dan Susu

Daging buah mangga matang yang dicampur dengan 1 gelas susu bisa diminum setiap hari untuk memperbaiki hemoglobin dan juga perawatan anemia hemolitik jangka pendek. Selain lezat dan mudah, cara ini juga bisa dilakukan untuk perawatan anemia hemolitik dibandingkan dengan beberapa jenis obat obatan.

  1. Bayam

Sayuran berwarna hijau ini tidak hanya baik digunakan untuk menyembuhkan anemia biasa, namun juga baik digunakan untuk menyembuhkan anemia hemolitik dan juga cara mengatasi kekurangan darah. Dalam bayam mengandung folic acid dan juga zat besi tinggi yang sangat dibutuhkan untuk menyembuhkan anemia hemolitik yakni dengan mengkonsumsinya setiap hari secara teratur.


  1. Bit

Bit juga memiliki kandungan folic acid yang tinggi serta beberapa nutrisi lain seperti potasium dan serat merupakan makanan sehat untuk anemia hemolitik. Untuk mendapatkan nutrisi dari bit paling baik bisa memasaknya dengan microwave dan pastikan untuk tidak membuang bagian kulit dari bit selama proses memasak dan baru dikupas saat akan dikonsumsi.

  1. Sinar Matahari

Mendapatkan sinar matahari yang cukup merupakan treatment efektif untuk anemia hemolitik khususnya sinar matahari pagi. Sinar matahari bisa meningkatkan produksi sel darah merah sekaligus meminimalisir racun yang ada dalam tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Anda bisa berjemur di bawah sinar matahari pagi setiap hari setidaknya 1/2 jam untuk hasil penyembuhan anemia hemolitik yang maksimal.

  1. Akar Dandelion

Dalam sebuah studi dibuktikan jika akar dandelion sangat ampuh untuk meningkatkan produksi hemoglobin. Dalam akar dandelion mengandung nutrisi yang sangat tinggi yang bisa membersihkan darah sekaligus menghancurkan acids dalam darah penyebab anemia. Selain itu, kandungan akar dandelion lainnya seperti potasium, karoten, folic acid, vitamin B12 dan berbagai nutrisi lain yang sangat ampuh untuk meningkatkan zat besi dan mengatasi kekurangan vitamin B12 penderita anemia.

Untuk mengkonsumsi akar dandelion ini adalah 1/2 sampai 1 sendok teh ekstrak akar atau daun dandelion yang diseduh dengan air dan diminum sebanyak 3 kali sehari.

  1. Seledri

Seledri memiliki kandungan zat besi dan magnesium tinggi. Zat besi adalah bagian dari heme yang sangat penting untuk produksi hemoglobin dalam darah sehingga diet tinggi seledri sangat baik untuk meningkatkan jumlah darah dalam tubuh penderita anemia hemolitik.

  1. Chicory

Chicory yang juga disebut dengan grass coffee ini juga bisa digunakan untuk menyembuhkan anemia hemolitik yang masih satu keluarga dengan tanaman dandelion. Chicory sangat efektif digunakan untuk tonik darah karena kandungan zat besi tinggi dalam tanaman ini khususnya saat dikombinasikan dengan seledri. Semua daun daunan ini bisa dikonsumsi sebagai salad dan dikonsumsi setiap hari untuk menyembuhkan anemia hemolitik dan juga anemia aplastik.

  1. Fenugreek

Daun fenugreek sangat membantu untuk meningkatkan volume darah dalam tubuh. Sedangkan biji fenugreek mengandung coumarins yang bisa mencegah kelelahan, gejala dari anemia hemolitik. Ekstrak fenugreek ini bisa dikonsumsi dalam kemasan tablet atau powder setiap hari untuk menyembuhkan anemia hemolitik.

  1. Alfalfa

Alfalfa sangat baik dikonsumsi untuk membersihkan darah sekaligus mengurangi gejala anemia hemolitik serta berbagai penyakit lain yang merupakan gejala anemia hemolitik. Alfalfa yang dalam bahasa Latin disebut dengan Arctium lappa bisa menyembuhkan anemia hemolitik ringan sekaligus meningkatkan level hemoglobin ke dalam kadar yang normal. Untuk dosisnya bisa merebus 1 sendok teh alfalfa dengan 1 cangkir air selama 20 menit kemudian diamkan selama 5 menit dan minum secara teratur.

  1. Kunyit

Kunyit yang merupakan salah satu bumbu dapur ini tidak hanya bisa digunakan untuk memasak namun juga bisa dikonsumsi sebagai obat. Kunyit memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti tinggi akan antioksidan, bisa menurunkan kadar kolesterol serta mengatasi peradangan. Anemia hemolitik yang disebabkan karena defisiensi zat besi bisa disembuhkan dengan kunyit karena kandungan zat besi tinggi dalam rimpang ini.

Kunyit akan membersihkan darah dengan cara membunuh beberapa bakteri penyebab anemia hemolitik. Tambahkan 1 sendok teh bubuk kunyit dalam 1 cangkir yogurt tawar atau plain dan dikonsumsi setiap pagi saat perut masih dalam keadaan kosong. Cara lainnya, campur 1 sendok teh perasan kunyit segar dengan madu dan minum setiap hari.

  1. Lidah Buaya

Minum jus lidah buaya juga memiliki banyak kegunaan untuk cara mencegah anemia dan juga menyembuhkan anemia hemolitik. Minum 1 sendok teh jus lidah buaya ini setiap pagi, 30 menit sebelum sarapan dengan teratur. Cara lainnya juga bisa mencampur lidah buaya dengan air lemon dan madu yang dikonsumsi setiap hari sebanyak 1 sendok teh selama 1 hingga 3 bulan.

Cara menyembuhkan anemia hemolitik bisa dilakukan dengan tindakan medis dan juga alami yang tergantung dari seberapa parah jenis anemia yang diderita. Sedangkan untuk anemia hemolitik kronis yang bisa dialami seumur hidup membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

, , ,

Follow Halosehat

ig-halosehatgroup

Oleh :
Kategori : Anemia