8 Cara Mencegah Amandel Kambuh dan Membengkak

15016

Amandel adalah sebuah tonsil yang berada pada dua sisi bagian belakang tenggorokan. Amandel atau tonsil berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri, virus dan kuman yang masuk ke tubuh dari mulut dan saluran pernafasan. Masalah yang paling sering terjadi pada amandel atau tonsil adalah peradangan yang membuat amandel menjadi bengkak dan sakit. Amandel yang bengkak juga akan membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk menelan makanan atau minuman bahkan hingga sulit untuk bernafas.

Mengapa Amandel Bisa Terinfeksi?

cara mencegah amandelAda beberapa orang yang bisa mengalami pembengkakan pada amandel namun ada juga yang tidak. Pada dasarnya amandel sering terjadi pada anak-anak dan jarang ditemukan pada orang dewasa. Amandel memiliki fungsi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dengan mencegah semua bakteri, kuman dan virus yang masuk ke tubuh. Fungsi amandel yang selalu berhubungan dengan beberapa sumber penyakit ini membuat amandel rentan terhadap peradangan dan pembengkakan.

Orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah juga beresiko tinggi mengalami pembengkakan amandel.

Penyebab Peradangan Amandel

Amandel memiliki fungsi untuk mencegah dan melawan infeksi kuman dan bakteri. Hal ini akan membuat amandel berpotensi mengalami infeksi dan peradangan. Salah satu jenis bakteri yang penyebab amandel meradang adalah infeksi bakteri Streptococcus pyogenes. Bakteri ini dapat menyebabkan peradangan parah sehingga amandel bisa mengeluarkan nanah atau darah. Peradangan ini bisa diobati dengan pemberian beberapa jenis antibiotik hingga benar-benar tuntas.

Gangguan peradangan amandel yang sering kambuh dan menyebabkan beberapa komplikasi biasanya akan diangkat. Operasi amandel bisa dilakukan oleh dokter ahli dan biasanya hanya memerlukan rawat inap sekitar dua atau hingga tiga hari. Tapi mengangkat amandel berarti ada resiko lain yaitu melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Operasi pengangkatan amandel hanya dilakukan bila sangat terpaksa. Untuk mencegah agar tidak diangkat, berikut ini adalah beberapa tips cara mencegah amandel agar tetap sehat :

1. Selalu Menjaga Kebersihkan Mulut

Menjaga kebersihkan daerah mulut secara teratur adalah upaya yang sangat baik untuk mencegah peradangan amandel. Anda bisa menggosok gigi setelah makan untuk menghilangkan semua sisa makanan yang tertinggal dalam celah gigi dan gusi. Selain itu jangan lupa untuk membersihkan lidah terutama yang berdekatan dengan gigi, rahang dan tenggorokan.

Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran dan pengembangan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi amandel.

2. Minum Air Secara Teratur

Air minum yang melewati tenggorokan dan mulut akan mencegah infeksi amandel. Air akan menjaga daerah mulut agar tidak terlalu kering. Akibat kurang minum dapat menyebabkan mulut dan tenggorokan terlalu kering, maka bisa menyebabkan infeksi pada amandel. Selain itu, air juga akan membantu amandel dalam menjalankan fungsinya untuk menghalau semua kuman dan bakteri.

3. Kumur dengan Air Garam

Air garam adalah salah satu cara mengobati amandel tradisional. Garam sangat baik untuk mencegah infeksi amandel. Dalam beberapa kasus amandel juga bisa mengecil karena semua bakteri yang menyebabkan peradangan akan mati. Langkah ini bisa dilakukan oleh anak-anak maupun remaja. Air garam sangat aman dan tidak akan memberikan efek samping.

4. Jaga Pola Makan

Amandel terletak di bagian belakang tenggorokan. Dengan posisi seperti ini maka bisa menyebabkan amandel menjadi sangat sensitif untuk semua jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh. Beberapa jenis makanan yang sangat dilarang untuk penderita radang amandel adalah seperti:

5. Hindari Rokok

Cara mencegah amandel kambuh lagi pada orang dewasa yang pernah mengalaminya, sebaiknya juga menghindari rokok. Bahaya merokok ini karena mengandung nikotin yang akan masuk ke saluran pernafasan dan tenggorokan. Nikotin akan membuat amandel bekerja sangat keras sehingga sering menyebabkan peradangan parah.

6. Hindari Resiko Penyakit Menular

Peradangan amandel biasanya akan sering muncul bila kondisi tubuh sering lemah atau kekebalan yang rendah. Resiko akan menjadi lebih besar jika tidak menjaga diri dari terkena penyakit menular yang mudah terjadi seperti influenza, batuk dan penyakit lain. Karena itu anda bisa menghindari beberapa resiko penyakit ini dengan memakai masker, tidak berdekatan dengan teman yang sedang sakit atau menghindari masuk ke lingkungan yang memiliki resiko penularan penyakit tinggi.

7. Sering Mencuci Tangan

Mencuci tangan adalah salah satu usaha yang sangat mudah untuk dikerjakan. Cara mencuci tangan yang benar dan dilakukan sebelum dan setelah melakukan berbagai aktivitas akan menghindarkan tubuh dari resiko infeksi kuman dan bakteri. Kuman dan bakteri yang masuk ke saluran pernafasan atau mulut bisa menyebabkan peradangan pada amandel.

8. Hindari Minuman Mengandung Alkohol

Cara mencegah amandel bagi orang dewasa yang pernah terkena radang amandel atau infeksi pada amandel juga harus menghindari alkohol. Minuman yang mengandung alkohol akan membuat amandel bisa mengalami peradangan dalam waktu yang sangat cepat. Bahaya alkohol bisa menyebabkan infeksi amandel karena mengandung beberapa zat yang bersifat keras dan merusak kekebalan tubuh.

Faktor Resiko Tinggi

Kasus pembengkakan amandel sering terjadi pada anak-anak. Saat itu kekebalan tubuh anak-anak belum sepenuhnya bisa mencegah semua bakteri yang disaring oleh amandel. Berikut ini orang yang termasuk memiliki resiko tinggi terkena peradangan amandel.

  • Bayi dan anak-anak. Terkadang bayi yang baru lahir beberapa hari sudah mengalami pembengkakan amandel.
  • Anak-anak yang masuk ke sekolah dasar. Paparan kuman dan virus yang berasal dari teman sekolah yang sakit sangat rentan terhadap penularan kuman dan virus.
  • Remaja yang memiliki kekebalan tubuh rendah.

Komplikasi Amandel

Peradangan amandel sering menyebabkan penderitanya merasa sangat sakit. Jika kondisi ini sering terjadi maka bisa menyebabkan bahaya amandel bengkak beberapa komplikasi. Kemungkinan komplikasi yang paling sering muncul, adalah sebagai berikut :

  • Pernafasan yang sulit dan biasanya terjadi saat sedang tidur. Gangguan ini menyebabkan nafas menjadi lebih berat dan sesak pada dada
  • Kesulitan bernafas saat sedang santai atau beraktivitas
  • Peradangan yang terjadi di daerah sekitar amandel
  • Peradangan akut yang menyebabkan amandel mengeluarkan nanah dan darah
  • Demam, batuk dan influenza berat
  • Gangguan fungsi ginjal (bila amandel sudah parah dan tidak diobati)

Terkena radang amandel atau pembengkakan pada amandel memang menjadi hal yang sangat menyakitkan. Amandel bisa menyebabkan gangguan penyakit komplikasi yang membuat penderita bisa mengalami influenza parah.Padahal amandel juga memiliki fungsi penting sebagai tempat akumulasi sel darah putih dan mencegah semua infeksi bakteri dan kuman. Pengangkatan amandel hanya bisa dilakukan jika pengobatan tidak menunjukkan hasil yang lebih baik. Karena itu upaya cara mencegah amandel membengkak sangat penting dilakukan. Sebelum amandel perlu dioperasi dan harus diangkat.