Monday, May 27, 2019

Amandel

bahaya amandelSetiap orang memiliki amandel. Amandel sendiri merupakan kumpulan jaringan yang berjumlah banyak, dan berfungsi untuk menghalangi masuknya kuman yang dapat menginfeksi saluran pernapasan. Namun, amandel ini terkadang juga ada yang malah terkena infeksi. Infeksi tersebut dapat membuat amandel menjadi bengkak dan membesar. Kondisi inilah yang dinamakan sakit amandel, dalam dunia kedokteran kondisi ini dinamakan tonsillitis.

Tonsillitis atau sakit amandel umumnya banyak terjadi pada anak-anak. Namun bukan tidak mungkin siapa pun bisa terkena tonsillitis. Terkadang, amandel bisa membengkak namun mengempis kembali setelah beberapa hari. Kemudian tonsil atau amandel dapat membengkak kembali. Dengan kondisi demikian selain menimbulakn rasa sakit, juga bisa menggangu fungsi tubuh lainnya. Dan jika dibiarkan dapat mengganggu sistem pernapasan dan pencernaan.

Penyebab

Ada beberapa macam faktor yang dapat menjadi penyebab amandel seorang menjadi terinfeksi. Bakteri dan virus menjadi faktor utama yang membuat infeksi amandel ini.Berikut ini, beberapa bakteri dan virus yang dapat menyebabkan sakit amandel :

  • Bakteri Streptococcus
  • Virus influenza
  • Virus adeno
  • Virus Epstein barr
  • Virus parainfluenza
  • Virus herpes simplex, dan
  • Enterovirus

Itulah beberapa bakteri dan virus yang dapat menyebabkan seseorang mengalami infeksi pada amandel. Dan perlu diketahui juga , bakteri dan virus tersebut menjadi sumber penyakit menular.

Gejala

Gejala seseorang apabila mengalami pembengkakan amandel (tonsillitis), dapat bermacam-macam. Ciri dan gejala amandel yang terus dibiarkan akan sangat mengganggu. Selain itu akan berpengaruh pada kesehatan kita secara menyeluruh. Adapun gejala amandel yaitu:

  • Inflamasi pada amandel
  • Amandel membengkak
  • Sakit pada tenggorokan
  • Amandel mengalami kemerahan
  • Terdapat lapisan berwarna putih atau kuning pada amandel
  • Munculnya luka yang terasa sakit dan panas
  • Suara menghilang
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sakit kepala
  • Sakit saat menelan makanan
  • Sakit saat bernafas melalui mulut
  • Telinga terasa sakit
  • Terjadi pembengkakan kelenjar yang terdapat di leher atau rahang
  • Bau mulut
  • Demam dan menggigil

Gejala Amandel pada Anak-anak

Selain beberapa gejala amandel yang sudah disebutkan di atas, tonsillitis yang terjadi pada anak-nak bisa menimbulkan gejala lainnya yang mungkin tidak dialami oleh orang dewasa yang menderita sakit yang sama. Gejalanya antara lain:

  • Sakit pada bagian perut
  • Mual
  • Muntah
  • Air liur berlebihan

Diagnosa

Cara untuk mendiagnosis apakah seseorang mengalami infeksi amandel, tidak dapat dilihat dari gejala dan ciri yang muncul. Meskipun pada saat munculnya gejala amandel ini, bisa merujuk ke penyakit amandel dengan tepat, tetapi untuk lebih jelas dan lebih akuratnya, lakukanlah konsultasi dengan dokter.

Dokter akan mengambil tindakan dengan mengambil sampel yang diambil dari bagian tenggorokan kemudian sampel tersebut akan dikirim ke laboratorium. Hasil dari pemeriksaan tersebut dapat memastikan penyebab infeksi atau sakit yang terjadi pada tenggorokan ini. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada 2 cara untuk mendiagnosa sakit amandel yaitu :

  • Dengan menganalisis gejala dan ciri amandel
  • Dengan tes laboratorium

Pengobatan

Sakit amandel atau tonsillitis pada tahap awal yang tidak menimbulkan gejala yang tidak parah tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun, bahaya amandel bengkak dengan gejala semakin parah, pengobatan amandel dapat dilakukan dengan cara :

  • Obat antibiotik, Obat jenis antibiotik akan diberikan oleh dokter untuk menghentikan infeksi. Antibiotik juga dapat berperan untuk melawan bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi pada amandel dan juga melawan bakteri dan virus tersebut.
  • Minumlah air putih yang banyak.
  • Minum air hangat atau air dingin untuk meredakan sakit pada tenggrrokan.
  • Beristirahat yang cukup.
  • Berkumurlah minimal satu kali di dalm satu hari dengan menggunakan air yang dicampur garam.
  • Konsumsi permen pereda tenggorokan.
  • Jaga kebersihan lingkungan agar tidak ada debu yang berterbangan.
  • Minum obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau acetaminophen.
  • Makanlah makanan yang memiliki tekstur lunak.
  • Aspirin juga bisa diberikan bagi penderita tonsillitis yang berusia dewasa. Tetapi jangan memberikan aspirin pada anak-anak karena bisa memberikan efek samping yang tidak baik.
  • Pada kasus tertentu dimana kondisi infeksi sudah terlalu parah, proses tonsilektomi (operasi amandel) dapat dilakukan.

Selain beberapa cara di atas, bahan-bahan alami juga ada yang bisa digunakan sebagai alternatif cara mengobati amandel tanpa operasi. Tentu saja ada kelebihan tersendiri dengan menggunakan bahan alami untuk pengobatan. Bahan alami cenderung tidak memiliki efek samping lain pada kesehatan. Apa saja bahan-bahan tersebut?

  • Bawang putih

Menurut sebuah penelitian di Amerika, bawang putih bisa menjadi obat yang bisa menyembuhkan amandel. Ini karena di dalam bawang putih mengandung unsur yang berfungsi untuk membunuh berbagai macam bakteri bahkan virus. Menggunakan bawang putih sebagai obat amandel dapat dengan dimakan secara langsung atau digunakan dalam masakan. Jika bisa, masak bawang putih dengan campuran bahan makanan yang mengandung vitamin C seperti paprika atau cabai.

  • Bunga honeysuckle

Bunga honeysuckle juga menjadi salah satu alternatife yang sudah dipercaya sangat ampuh untuk menyembuhkan amandel. Bunga honeysuckle bisa dikonsumsi sebagai teh, bagian daunnya atau bunganya. Bunga honeysuckle ini terbukti mengandung banyak unsur antiseptik yang dapat menyembuhkan infeksi yang terjadi pada amandel.

  • Buah jeruk

Buah jeruk merupakan buah yang mengandung vitamin C super tinggi. Jumlah vitamin C di dalam buah jeruk dapat membantu membunuh bakteri penyebab infeksi pada amandel. Selain jeruk, buah-buah yang tinggi vitamin C lainnya seperti lemon, jambu biji dan buah lainnya, sangat baik untuk dikonsumsi untuk membantu menyembuhkan amandel.

  • Daun sage

Daun sage merupakan daun yang beraroma harum yang khas yang dapat berguna sebagai obat herbal. Sakit amandel adalah salah satu yang bisa disembuhkan oleh daun yang satu ini. Caranya, rebus daun sage dan diamkan air rebusannya hingga terasa hangat. Kemudian berkumurlah dengan air rebusan sage tersebut. Daun sage ini memiliki kandungan anti mikroba dan anti septik yang tinggi.

  • Baking Soda

Menyikat gigi dengan menggunakan baking soda yang dicampurkan dengan pasta gigi. Komposisi kedua bahan tersebut mengandung zat yang bisa ampuh membunuh kuman dan bakteri. Setelah itu, berkumurlah dengan menggunakan cuka apel untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Lakukan secara teratur.

Operasi Amandel

Meminum antibiotik atau obat lain yang sudah dianjurkan dokter akan sangat membantu untuk menyembuhkan amandel. Selain itu, juga bisa meredakan rasa nyeri atau sakit yang ditimbulkan pembengkakan dan infeksi yang terjadi. Bahkan jika kasus infeksi amandel tidak semakin membaik dengan pemberian obat-obatan, operasi amandel (tonsilektomi) dapat menjadi satu-satunya solusi untuk menyembuhkan amandel. Prosedur tonsilektomi adalah operasi kecil dengan mengangkat amandel yang terinfeksi.

Perlu diingat jika mengangkat amandel juga bisa menimbulkan konsekuensi lain. Karena seperti diketahui, amandel sendiri merupakan sebuah cara bagi tubuh untuk melindungi dari infeksi. Namun jika memang harus dilakukan perlu diketahui terlebih dahulu, bagaimana penyakit amandel sudah semakin parah, dan perlu dilakukan tonsilektomi  :

  • Gejala amandel semakin parah
  • Pembengkakan amandel semakin besar
  • Sulit bernapas
  • Amandel yang membengkak sudah menghalangi saluran pernapasan
  • Sulit untuk makan karena amandel yang membengkak

Jika sudah terjadi kondisi yang demikian, maka operasi merupakan satu-satunya solusi. Seiring perkembangan zaman, dunia medis juga mengalami perkembangan dan saat ini dokter memiliki berbagai cara dan teknik untuk mengangkat amandel yang sudah terinfeksi parah. Beberapa teknik operasi amandel yang menjadi solusi untuk pengangkatan amandel yaitu :

  • Laser
  • Energy ultrasonic
  • Gelombang radio
  • Electrocautery

Teknik-teknik operasi tersebut tentu memiliki kelebihan namun tak jarang juga menimbulkan efek samping yang merugikan. Karena tanpa adanya amandel di dalam tenggorokan, bakteri dan virus mudah masuk yang bisa mengakibatkan infeksi pada tubuh.

Prosedur Tonsilektomi

Bagi yang hendak menjalani operasi tonsilektomi, tidak ada salahnya untuk mengetahui beberapa hal yang akan dokter lakukan untuk mengangkat amandel. Pertama, prosedur operasi pengangkatan tonsil atau amandel akan berlangsung sekitar tidak lebih dari 45 menit. Anestesi akan dilakukan terlebih dahulu sebelum prosedur dilakukan.

Setelah prosedur selesai, beberapa jam kemudian anda sudah bisa diijinkan keluar dari rumah sakit. Setelah operasi, rasa sakit di tenggorokan, sakit pada telinga, demam dan sakit pada rahang, mungkin masih bisa muncul. Setidaknya minimal sepuluh hari dibutuhkan setelah operasi sebagai masa penyembuhan. Obat pereda rasa sakit mungkin akan dibutuhkan untuk meredakan rasa sakit yang muncul. Dan, jangan lupa untuk beristirahat yang cukup.

Pencegahan

Sebagai review, sakit amandel atau yang juga disebut dengan istilah tonsilitis merupakan inflamasi yang terjadi di tenggorokan. Kasus pembengkakan pada amandel, memang lebih banyak ditemukan pada anak-anak dimana anak-anak adalah individu yang sangat aktif dan banyak berinteraksi dengan berbagai macam hal. Dan tidak jarang lingkungan yang tidak sehat menjadi tempat bermainnya. Selain itu, pada anak-anak, sistem kekebalan tubuh terkadang tidak stabil, sedangkan paparan terhadap benda maupun orang yang sudah terkena virus atau bakteri penyebab tonsilitis sering terjadi, Hal inilah yang menjadikan anak-anak sangat rentan terkena penyakit amandel.

Bagi orang tua, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan sebagai upaya untuk mencegah anak dari sakit amandel. Berikut ini akan dijelaskan beberapa di antaranya:

  • Hindari kontak langsung – Jika bisa, jauhkan anak anda dari anak-anak yang psedang mengalami sakit amandel. Karena amandel ini merupakan penyakit yang menular.
  • Lakukan kebiasaan seperti mencuci tangan – Ajak anak dan anggota keluarga lainnya untuk selalu melakukan kebiasaan-kebiasaan baik seperti mencuci tangan. Ajari cara mencuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun anti kuman agar bisa membunuh kuman atau virus yang menempel pada tangan.
  • Hindari penggunaan sikat gigi atau alat makan bersama – Virus dan bakteri penyebab tonsillitis yang sangat menular dapat menempel pada alat makan maupun sikat gigi, jadi jangan sekali – sekali menggunakan sakit gigi atau alat makan orang lain.
  • Menyemprot mainan anak dengan disinfektan – Disinfektan dapat membunuh kuman, virus, maupun bakteri yang menempel pada mainan anak-anak dengan seketika.
  • Menutup mulut saat bersin atau batuk – Mengajarkan anak kebiasaan seperti menutup mulut saat bersin atau saat batuk khususnya dengan menggunakan tissu atau sapu tangan dapat menghindarkan kuman, bakteri bahkan virus menempel pada tangan. Sehingga kuman, bakteri, dan virus tersebut tidak masuk ke dalam tubuh saat anak menyentuh mulutnya dengan tangan.
  • Menggunakan tissue untuk membersihkan hidung – Anak-anak biasanya sering mengalami hidung ingusan, ingus tersebut banyak mengandung bakteri maupun virus. Mengajarkan anak untuk membersihkan ingus pada hidungnya dapat menjauhkan anak dari masuknya bakteri atau virus pada tubuh anak yang dapat mengganggu kesehatannya.
  • Membawa Hand sanitizer– Hand sanitizer merupakan pembersih tangan yang sangat praktis untuk dibawa yang berguna untuk membunuh kuman, bakteri atau virus yang menempel pada tangan.
  • Jauhkan dari asap rokok – Hindari merokok di sekitar anak. Jika berada di tempat umum, hindarkan anak dari bahaya asap rokok. Gunakan masker pada anak jika diperlukan.
  • Makan makanan bergizi –  Mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna yang mengandung gizi lengkap, dapat menjadi salah satu cara terampuh untuk menghadang berbagai macam penyakit yang mungkin menyerang tubuh. Dengan asupan makanan bergizi, tubuh akan terpenuhi kebutuhannya dan meningkatkan pula sistem kekebalan tubuh.

Recommended