Carbidopa + Levodopa + Entacapone – Obat Apa – Dosis – Kegunaan – Efek Samping

476

Ketika mendapatkan resep dari dokter, tentu sebagai orang awam sebaiknya kita tidak berdiam diri. Pahami dengan jelas obat yang kita terima agar dapat menggunakannya secara tepat dan benar. Termasuk saat diberikan terapi berupa carbidopa + levodopa + entacapone. Karena itu berikut ini akan diberikan penjelasan yang lengkap tentang kegunaan obat, dosis serta efek samping obat tersebut supaya dapat menggunakan obat secara baik dan benar. Sehingga dengan demikian tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

Obat Apa

Pengobatan berupa carbidopa, levodopa dan entacapone adalah terapi pengobatan yang bisanya diresepkan dokter untuk mengatasi gejala parkinson. Fungsi obat lebih ke arah untuk mengembalikan kadar dopamine yang mana dapat menambah asupan dopamine pada tubuh penderita parkinson sehingga fungsi gerak dan otot penderita akan berjalan normal kembali. Umumnya pengobatan ini sering diberikan sebagai cara mengobati parkinson karena merupakan pengobatan generik yang mudah ditemukan di pasaran.

Dosis

Obat ini umumnya digunakan sesuai dosis yang diberikan oleh dokter. Karena kebutuhan dosis tiap pasien bisa jadi berbeda-beda. Namun sebagai gambaran umum, berikut ini dosis yang dapat digunakan pada penderita parkinson:

  • Dosis pada orang dewasa umumnya berupa entacapone sebesar 200 mg diberikan bersamaan dengan dosis carbidopa levodopa maksimal 8 kali sehari  atau 200 mg × 8 = 1.600 mg per hari.

Saat ini penggunaan obat pada anak-anak belum terbukti keberhasilannya. Oleh sebab itu jika diresepkan pada anak-anak sebaiknya ikuti petunjuk dari dokter. Karena dosis akan diberikan sesuai berat badan dan usia anak.

Kegunaan

Seperti yang telah disebutkan di atas, obat ini banyak digunakan untuk menyembuhkan penyebab parkinson pada orang dewasa. Penggunaan ketiga kombinasi pengobatan generik ini berfungsi mengembalikan gerak otot tubuh pada penderita penyakit parkinson supaya dapat pulih kembali seperti sebelumnya. Lebih tepatnya interaksi ketiga jenis obat tersebut dapat berkolaborasi dengan baik untuk menjaga kesembuhan penyakit parkinson, karena reaksi antar ovat membantu obat yang lain untuk berkerja lebih efektif dan maksimal.

Cara Penggunaan

Berikut ini cara penggunaan obat carbidopa plus levodpa plus entacapone yang sebaiknya benar dan jelas:

  1. Sebaiknya baca petunjuk pada kemasan dan ikuti dosis yang diberikan untuk diminum dari dokter. Jangan sampai berusaha menambahkan atau mengurangi dosis tanpa petunjuk atau perintah dari dokter.
  2. Perhatikan bahwa obat dikonsumsi bersama dengan makanan, hal ini akan membantu pasien dengan penyakit lambung seperti maag supaya tidak mengalami masalah pencernaan.
  3. Sebaiknya tidak memperpanjang atau mengurangi dosis maupun lamanya pengobatan tanpa petunjuk dokter. Pastikan bahwa selisih waktu antar dosis tidak terlalu dekat sehingga ketika digunakan obat akan dapat bekerja secara maksimal.
  4. Jauhi minum alkohol saat sedang mengkonsumsi obat karena dapat berakibat hilangnya kesadaran sebagai efek gangguan atau efek alkohol pada sistem saraf otak.
  5. Apabila pasien lupa minum obat sesuai dosis, disarankan untuk segera minum begitu teringat jika jadwal dosis selanjutnya tidak terlalu dekat. Sebaiknya tidak menggandakan dosis obat apabila ada dosis yang terlewat. Jika terlewat minum obat di dosis selanjutnya supaya terhindar dari resiko over dosis.
  6. Jika terjadi gejala over dosis segera bawa penderita ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
  7. Jangan meminum obat dengan minuman yang mengandung kafein. Karena dapat bereaksi atau bahkan dapat juga menetralisir efektifitas obat. Karena itu jangan diminum menggunakan kopi atau teh.
  8. Jangan mengonsumsi obat dengan susu karena akan menetralkan efektivitas obat dalam menyembuhkan penyakit. Sebaiknya selalu meminum obat dengan air putih yang banyak untuk mencegah efek yang kurang baik pada proses penyerapan di ginjal.

Cara Penyimpanan

Untuk memastikan komposisi obat selalu terjaga dengan baik dan tidak ada kemungkinan komposisi obat untuk berubah-ubah, perhatikan beberapa cara penyimpanan yang perlu dilakukan. Berikut ini hal-hal yang sebaiknya diperhatikan saat menyimpan obat:

  1. Pastikan simpan di suhu ruang yang tidak terlalu panas maupun terlalu dingin atau usahakan pada suhu yang tepat;
  2. Sebaiknya tidak disimpan di tempat yang terkena sinar matahari langsung supaya obat tidak mencair atau meleleh sehingga komposisinya berubah;
  3. Usahakan tudak disimpan di dalam kamar mandi yang lembap dan dapat menimbulkan tumbuh jamur atau bakteri dalam obat;
  4. Usahakan tidak dibekukan di dalam freezer;
  5. Sebaiknya tidak membuang obat di sembarang tempat karena dapat membuat polusi pada lingkungan;
  6. Perhatikan untuk menjauhkan dari jangkauan anak-anak ataupun hewan peliharaan untuk menghindari kemungkinan buruk seperti tertelan sehingga menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan;
  7. Perhatikan masa berlaku obat, jika sudah lewat masa kadaluarsanya segera buang obat dan jangan dikonsumsi lagi karena akan menimbulkan racun bagi sistem tubuh terutama pada peredaran darah.

Efek Samping

Seluruh pengobatan dengan bahan dasar kimia tentunya akan memiliki efek samping. Hal ini yang umumnya terlewat dari pemahaman para pengguna obat. Oleh sebab itu untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, segera perhatikan efek samping obat yang mungkin terjadi seperti di bawah ini:

  1. Hindari meminum atau terus konsumsi obat jika terjadi ciri-ciri penyebab alergi hidung gatal seperti misalnya timbul ruam berwarna merah di sekujur tubuh, ada rasa terbakar dan warna kemerahan pada kulit, terjadi pembengkakan pada mulut ataupun wajah, rasa gatal dan bentol-bentol serta mengalami gejala seperti sesak nafas yang dapat berakibat pada asma. Hal ini disebabkan oleh reaksi tubuh yang alergi atau kurang tahan terhadap komposisi obat.
  2. Sebaiknya ibu hamil maupun menyusui menanyakan pemakaian obat ini pada dokter. Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang sesuai dan benar tentang efek obat, namun bisa jadi ada kemungkinan dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi. Karena itu ibu hamil dan menyusui disarankan tidak minum obat apapun di masa kehamilan dan menyusui supaya bayi yang dikandung tetap sehat dan tidak ada resiko cacat.
  3. Perhatikan pemakaian obat ini bersama dengan obat lain terutama jika menggunakan obat antibiotik lainnya yang memiliki kandungan kimia berbahaya. Sebaiknya ceritakan riwayat penyakit dan kondisi kesehatan pada dokter sebelum mendapatkan pengobatan ini. Hal ini akan membantu mencegah efek samping seperti terjadinya serangan jantung maupun tekanan darah tinggi.
  4. Apabila sakit tidak kunjung sembuh dan menimbulkan gejala lain seperti kejang demam, pusing atau gejala migrain, nafsu makan menurun hingga terjadi penurunan berat badan, rasa haus berlebih serta jumlah urine yang berkurang, termasuk gejala diare dan nyeri ulu hati sebaiknya segera beritahu dokter. Sehingga dokter dapat menyarankan alternatif pengobatan lainnya untuk menggantikan obat tersebut.

Demikian penjelasan lengkap tentang pengobatan menggunakan carbidopa + levodopa + entacapone. Dengan pengetahuan lengkap serta detail tentang pengobatan tersebut, diharapkan para penderita yang menggunakan terapi obat tersebut paham cara pemakaian dan tujuan pengobatan dengan jelas. Sehingga membantu mempercepat pemulihan dengan menggunakan obat secara teratur dan tepat.