Home Merk Obat A-ZMerk Obat K Kemiderm – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Kemiderm – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

Kemiderm merupakan obat berbentuk krim/cream yang berfungsi mengobati penyakit infeksi yang menyerang kulit dimana kondisi ini biasanya akan disertai dengan radang. Di dalam Kemiderm, terkandung zat aktif hydrocortisone yang mana ia masuk ke dalam jenis kortikosteroid dan juga chloramphenicol.

Obat yang diproduksi oleh Berlico Mulia Farma ini termasuk ke dalam obat resep. Jadi, untuk membelinya di toko obat, maka anda harus menyertakan resep dokter terlebih dahulu. Sekedar informasi bahwa hydrocortion merupakan jenis obat yang masuk ke dalam kortikosteroid dan kelompok glukokortiroid.

Glukokortiroid merupakan jenis hormon yang berfungsi sebagai agen anti peradangan dan juga imunosupresan. Fungsi dari hormon ini adalah untuk membuat produksi gula darah meningkat dengan melalui glukoneogenesis dan juga berfungsi untuk melakukan penekanan terhadap sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, hormon memiliki fungsi yang lainnya yakni membantu di dalam proses metabolisme lemak, karbohidrat, dan juga protein. Sementara untuk chloramphenicol merupakan jenis antiboitk yang pemakaiannya luas untuk mengobati infeksi bakteri. Zat ini masuk ke dalam antibiotik batkeriostatik yang bekerja dengan cara mengurangi proses sintesis protein.

Fungsi Kemiderm

Di bawah ini kami akan menjelaskan apa saja yang menjadi fungsi dari Kemiderm:

  1. Kemiderm merupakan obat topikal yang berfungsi mengobati penyakit eksim, dermatitis kontak, dan juga penyakit kulit yang memiliki tingkat kepekaan terhadap chloramphinecol dan juga kortikosteroid.
  2. Perlu anda tahu bahwasanya hydrocortisone merupakan satu-satunya golongan kortikosteroid yang boleh diberikan kepada bayi yang usianya masih di bawah 1 tahun. Obat ini digunakan untuk mengatasi ruam kulit yang biasanya juga disertai dengan peradangan atau inflamasi. Biasanya, kondisi ini diakibatkan oleh penggunaan popok, gigitan atau sengatan serangga, maupun juga bisa disebabkan karena eksim atopik.

Bagi anda yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut berkaitan dengan indikasi Kemiderm, maka silahkan anda tanyakan kepada dokter.

Kontraindikasi Kemiderm

  • Kemiderm tidak dibolehkan digunakan oleh pasien yang diketahui memiliki masalah hipersensitivitas terhadap obat yang masuk ke dalam kortikosteroid.
  • Kemiderm juga tidak dianjurkan diberikan kepada pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap obat golongan chloramphinecol.
  • Selain itu, Kemiderm akan berkontraindikasi jika digunakan oleh pasien yang memiliki infeksi jamur sistemik, penderita TBC aktif, herpes simplex, herpes zoster, maupun mereka yang menderita infeksu virus lainnya.
  • Penggunaan Kemiderm juga kemungkinan tidak dianjurkan digunakan oleh ibu hamil maupun juga ibu menyusui.

Dosis Kemiderm

Mengenai dosis dari Kemiderm sebenarnya tidak jauh berbeda dengan obat krim atau obat oles pada umumnya. Yang perlu anda lakukan adalah mengoleskannya secukupnya di area yang terkena infeksi. Anda perlu mengoleskan sebanyak 2 kali. Oleskan secara tipis dan harus merata.

Selain itu, anda juga harus menggunakan Kemiderm secara rutin agar supaya ia mampu bekerja dengan lebih efektif untuk kesembuhan anda.

Cara Penggunaan Kemiderm

  1. Kemiderm harus selalu digunakan sesuai dengan keterangan yang ada pada kemasan maupun sesuai dengan instruksi dokter.
  2. Kemiderm harus digunakan secara rutin dan dianjurkan di waktu yang sama agar supaya obat ini bisa bekerja lebih efektif.
  3. Untuk penggunaan Kemiderm dalam jangka waktu panjang, kami menyarankan agar anda berbicara dengan dokter terlebih dahulu.

Cara Penyimpanan Kemiderm

  • Kemiderm harus selalu disimpan di tempat yang memiliki suhu ruangan dan tidak lembab.
  • Jangan menyimpan Kemiderm di tempat yang bisa dijangkau oleh anak-anak maupun hewan peliharaan anda.
  • Jangan meletakkan Kemiderm di tempat yang dekat benda bau menyengat.

You may also like