Irgapan – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

261

Irgapan tablet mengandung Phenylbutazone (anti inflamasi non-steroid) yang berfungsi untuk meredakan rasa nyeri dan peradangan akibat ankylosing spondylitis, penyakit artritis reumatoid, artritis gout, dll.

Irgapan tablet tersedia dalam kemasan 100 mg dan 200 mg. Irgapan tablet diproduksi oleh manufaktur Dexa Medica dan termasuk kedalam golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

Irgapan tablet biasa digunakan untuk meredakan rasa nyeri dan peradangan yang disebabkan oleh kondisi-kondisi seperti berikut:

  1. Ankylosing spondylitis (artritis kronis tulang belakang dan persendian tulang kelangkang bertemu tulang ileum)
  2. Artritis reumatoid (peradangan sendi akibat sistem imun menyerang jaringan tubuh)
  3. Artritis gout (peradangan sendi akibat timbunan kristal asam urat)

Kontraindikasi

  • Hipersensitif atau alergi terhadap phenylbutazone dan komponen-komponen penyusun lainnya.
  • Wanita hamil
  • Riwayat penyakit jantung, hati, ginjal dan paru-paru.
  • Riwayat tukak lambung, IBD (inflamatori bowel disease), dan hemoragia saluran cerna.
  • Penyakit kelenjar tiroid, asma, dan angiodema.
  • Riwayat kelainan darah, sindrom sjorgen, dan porfiria.
  • Anak dan remaja dibawah 14 tahun

Komposisi

  • Irgapan tablet mengandung:
  • Phenylbutazone (150/200 mg)

Dosis dan Penggunaan

  • Dosis umum : 300-600 mg per hari (3 dosis terpisah)

Penggunaan Irgapan tablet dilakukan sesudah makan atau bersamaan dengan makanan dan susu. Masa terapi maksimal dilakukan selama 7 hari, jika kondisi tidak kunjung pulih selama masa pengobatan, sebaiknya hentikan penggunaan Irgapan tablet. Gunakan obat ini dalam jarak waktu yang sama setiap hari.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Berdasarkan standar badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) Irgapan tablet termasuk kedalam obat-obatan kategori C bagi kehamilan trimester 1 & 2, dan kategori D bagi kehamilan trimester 3. Penggunaan Irgapan tablet pada ibu hamil dan menyusui harus berdasarkan instruksi dokter dan hanya boleh dilakukan dalam situasi darurat.

Interaksi Obat

  • Warfarin
  • Aspirin
  • Clopidogrel
  • Phenytoin
  • Methotrexate
  • Obat-obatan inhibitor selektif serotonin re-uptake (SSRI)
  • Obatanti-inflamasi seperti diklofenak atau celecoxib.
  • Steroid anabolik

Peringatan

  1. Hindari penggunaan Irgapan tablet jika Anda memiliki alergi terhadap salah satu komponen penyusun yang terkandung di dalamnya.
  2. Irgapan tablet diketahui dapat menimbulkan efek samping seperti diare, mual, muntah, kelelahan, vertigo, tukak lambung dan pendarahan, penglihatan kabur, pusing, gangguan lambung, gangguan lambung, reaksi alergi pada kulit, nyeri epigastrik, kejang, insomnia, sakit kepala, gagal ginjal, sensasi euforia, konstipasi atau kembung, pembengkakan kelenjar ludah, dll.
  3. Jika efek samping yang muncul bertahan dalam jangka waktu cukup lama, terutama jika disertai dengan gejala-gejala yang tidak wajar, hentikan penggunaan Irgapan tablet dan segera cari pertolongan medis.
  4. Obat ini dapat menimbulkan rasa kantuk, sebaiknya hindari aktivitas berkendara atau pengoperasian alat berat selama mengkonsumsi Irgapan tablet.
  5. Sebelum mulai mengkonsumsi Irgapan tablet, pastikan dokter Anda mengetahui riwayat obat-obatan, multivitamin atau suplemen yang pernah Anda konsumsi dalam jangka waktu tertentu.
  6. Kandungan Phenylbutazone dalam Irgapan tablet dapat terekstraksi kedalam ASI dan berpotensi menyebabkan efek negatif terhadap bayi, sebaiknya hindari penggunaan Irgapan tablet selama dalam masa laktasi.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan Irgapan tablet di tempat sejuk dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung, jangan disimpan di tempat panas atau di lemari es. Pastikan Anda menutup kembali kemasan Irgapan tablet setelah menggunakannya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan Anda.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah, begini bahaya minum obat kadaluarsa, wajib anda tahu ! Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.