Artrilox – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Artrilox merupakan obat yang berfungsi untuk membantu mengatasi rasa nyeri, rasa bengkak, dan juga rasa memar. Obat ini juga ampuh digunakan oleh beberapa pasien dalam hal mengatasi kaku yang terjadi pada otot maupun yang terjadi pada sendi. Dan juga dalam beberapa laporan juga digunakan untuk mengobati asam urat dan juga mengobati arthritis.

Artrilox termasuk obat yang dikategorikan ke dalam golongan NSAID atau yang memiliki kepanjangan yaitu nonsteroidal anti-inflammatory drug. Perlu anda ketahui bahwa jika anda ingin menggunakan obat artrilox untuk kebutuhan obat yang tidak tercantum pada daftar obat tersebut kemungkinan masih diperbolehkan asalkan anda sudah berkonsultasi dengan dokter maupun ahli kesehatan anda.

Aturan pakai artrilox

Disarankan bagi anda agar selalu melihat dan mematuhi aturan pakai obat artrilox yang terdapat pada kemasan, kecuali memang dokter menyarankan anda memakai obat ini dengan cara atau takaran yang berbeda. Obat ini biasanya disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan segelar air mineral kira-kira sebanyak 240 mililiter, kecuali jika dokter anda memberikan arahan yang lainnya. Anda tidak di anjurkan untuk langsung berbaring ketika selesai mengkonsumsi obat ini, berilah waktu sekitar kurang lebih 10 menit baru setelah itu anda boleh berbaring.

Sementara itu, jika anda mengkonsumsi obat artrilox dalam bentuk cairan, maka disarankan untuk mengocoknya terlebih dahulu sebelum anda meminumnya. Gunakan alat pengukur dosis khusus dan jangan gunakan alat pengukur sendok makan karena kemungkinan ukuran dosis atau takaran dosis yang nantinya diberikan bisa berbeda. Adapun jika anda merasa mual dan atau sakit kepala ketika mengkonsumsi obat ini, maka segeralah menghubungi ahli kesehatan anda karena bisa jadi anda terindikasi terkena alergi dari obat artrilox.

Anda tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi obat artrilox lebih dari 15 mg setiap hari karena semakin tinggi dosis yang anda gunakan, maka semakin tinggi juga resiko anda terkena penyakit lambung. Yang perlu anda ketahui bahwa obat ini akan membutuhkan waktu kira-kira selama dua minggu sebelum nantinya anda akan merasakan khasiat atau manfaat dari obat tersebut. Dan anda disarankan juga untuk meminum obat artrilox secara teratur dan juga pada waktu yang sama agar nantinya semakin meningkatakan manfaat dari penggunaan obat ini.

Cara penyimpanan obat

Tidak dianjurkan bagi anda untuk menyimpan obat ini di tempat lembab, akan tetapi disarankan agar anda menyimpannya di tempat yang memiliki suhu ruangan. Jangan pernah membuang obat artrilox ke dalam wc atau pun saluran pembuangan lainnya kecuali jika sebelumnya anda sudah mendapatkan arahan atau rekomendasi dari dokter maupun pihak perusahaan pembuangan limbah.

Simpan obat ini pada tempat yang tidak mungkin bisa dijangkau oleh anak-anak maupun hewan peliharaan. Anda harus membiasakan untuk memeriksa tanggal kadaluarsa dari obat ini setiap kali anda ingin menggunakannya karena dikhawatirkan anda tidak menyadari bahwa obat tersebut sudah habis masa berlakunya namun anda tetap mengkonsumsinya.

Disarankan bagi anda agar selalu berkomunikasi dengan dokter mengenai penyimpanan obat artrilox karena mungkin setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda antara obat yang satu dengan obat lainnya.

Dosis obat

Di bawah ini akan kami berikan mengenai takaran dosis yang tepat sesuai dengan rekomendasi medis. Namun perlu anda cermati bahwa takaran dosis di bawah ini bukanlah selalu bisa dijadikan acuan karena hal tersebut juga bergantung dengan kondisi anda saat ini seperti ketika anda mengalami penyakit tertentu maupun juga dipengaruhi oleh kondisi anda yang lainnya seperti hamil dan atau sedang menyusui.

  • Untuk pengobatan Osteoartritis, dosis yang disarankan yaitu sebanyak 7,5 mg per hari dan dosis tersebut bisa dinaikkan sampai 15 mg per hari.
  • Sementara untuk pengobatan Artritis reumatoid, takaran dosis yang tepat yang disarankan yaitu sebanyak 15 mg, namun bisa juga diturunkan menjadi 7,5 mg per hari.
  • Adapun jika digunakan untuk mengobati Gagal ginjal berat, maka dosis maksimal yang boleh diberikan atau dikonsumsi yaitu sebesar 7,5 mg per hari.
  • Sementara itu, dosis yang dianjurkan untuk diberikan kepada anak-anak kemungkinan masih belum ditentukan. Maka dari itu anda disarankan untuk selalu berkomunikasi dengan dokter mengenai takaran dosis yang tepat yang sesuai dengan kondisi anda saat ini.

Efek samping

Di bawah ini beberapa efek samping yang mungkin bisa anda alami ketika mengkonsumsi obat artrilox meskipun memang tidak semua orang atau tidak semua pasien akan mengalami efek samping yang sama karena dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh maupun juga dipengaruhi oleh usia.

  • Efek samping yang umum dapat terjadi yaitu antara lain sakit kepala, pusing, mual maupun juga muntah.
  • Seseorang yang mengkonsumsi obat ini akan mengalami sering buang air kecil dari keadaan biasanya atau bahkan tidak buang air kecil sama sekali. Dan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan air seni menjadi gelap.
  • Menyebabkan fases atau tinja anda berwarna gelap atau bahkan bisa berdarah atau berwarna seperti tanah liat.
  • Mengalami gangguan pada penglihatan dan juga dalam beberapa kasus efek yang ditimbulkan yaitu dapat mempengaruhi keseimbangan anda.
  • Mengakibatkan ruam pada kulit, gatal-gatal, dan juga bisa mengalami sensasi seperti panas yang terjadi pada kulit.
  • Menyebabkan pasien pengkonsumsi obat artrilox mengalami nyeri dan juga mual di bagian perut atas.
  • Obat ini juga diketahui dapat meningkatkan resiko terkena penyakit ginjal maupun penyakit hati penyakit liver jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang relatif lama.
  • Bisa juga mengakibatkan anda kehilangan nasfu makan.

Sementara itu, efek samping yang tidak terlalu serius namun anda harus tetap mewaspadainya yaitu antara lain seperti di bawah ini:

Pencegahan dan peringatan

  • Disarankan bagi anda agar supaya menginformasikan kepada dokter perihal obat-obatan apa saja yang sedang anda konsumsi, karena seperti yang telah dijelaskan bahwa beberpa obat yang anda konsumsi kemungkinan dapat mempengaruhi kinerja dari artrilox. Maka dari itu nanti dokter akan memberikan arahan apakah akan mengurangi dosisnya maupun menyuruh anda mengkonsumsi obat jenis lainnya.
  • Anda juga disarankan untuk memberitahu dokter mengenai suplemen, obat herbal, dan juga vitamin yang sedang anda konsumsi saat ini. Pastikan untuk mengatakannya secara lengkap dan jangan sampai ada yang ketinggalan.
  • Anda dianjurkan untuk memberitahukan juga kepada dokter mengenai penyakit yang juga sedang anda alami, seperti penyakit ginjal, mengalami gangguan fungsi hati, dan terutama ketika anda sedang mengalami penyakit asma.
  • Anda juga harus memberitahukan kepada dokter jika anda sering mengalami hidung tersumbat atau hidung mampet dikarenakan mengkonsumsi obat artrilox.
  • Adapun bagi ibu hamil dan ibu menyusui, konsultasikan mengenai kondisi anda saat ini karena dikhawatirkan ketika anda mengkonsumsi obat artrilox, obat tersebut dapat masuk melalui air susu ibu (ASI) yang nantinya akan membawa dampak buruk bagi kesehatan anda dan juga anak anda.
  • Sementara itu, bagi anda yang sedang akan menjalankan operasi, termasuk di dalamnya operasi gigi maka anda sebelumnya harus berkonsultasi dulu dengan dokter bahwa anda sedang mengkonsumsi obat artrilox.

Interaksi obat

Perlu anda cermati bahwa interaksi obat yang ditimbulkan nantinya dapat mempengaruhi kinerja dari obat artrilox dan juga dapat meningkatkan kemungkinan terkena efek samping yang lebih parah. Anda juga sangat tidak dianjurkan untuk memulai dan atau menghentikan penggunaan obat artrilox tanpa sebelumnya mendapat anjuran atau rekomendasi dari ahli kesehatan anda.

Di bawah ini beberapa jenis obat yang diketahui dapat mengakibatkan interaksi:

  • Warfarin, Lithium, Glyburide
  • Steroids, Zat ACE, Cyclosporine.
  • Sodium, Aspirin, dan maupun obat jenis NSAID lainnya.
fbWhatsappTwitterLinkedIn