Galvusmet – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

206

Galvusmet termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter,

Komposisi

  • Galvusmet merupakan obat berbentuk tablet yang mengandung 50 mg vildagliptin dan 850 mg metformin sebagai senyawa aktifnya

Indikasi

  • Galvusmet diindikasikan untuk mengontrol kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2

Dosis dan Cara Penggunaan

  • Dosis Galvusmet yang biasa diresepkan adalah 2 x 1 tablet dalam sehari
  • Galvusmet sebaiknya dikonsumsi setelah suapan pertama saat Anda makan
  • Telanlah tablet Galvusmet dalam keadaan utuh (jangan digerus atau dihancurkan) dengan bantuan sedikit air

Kontraindikasi

Pasien dengan kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Galvusmet:

  1. Hipersensitif (alergi) terhadap vildagliptin dan/atau metformin
  2. Gangguan fungsi hati
  3. Gagal jantung kongestif
  4. Ketoasidosis diabetik
  5. Penyakit ginjal parah
  6. Ibu menyusui

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Belum ada data uji klinis yang menunjukkan bahwa vildagliptin aman untuk digunakan oleh ibu hamil, sedangkan pengujian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa vildagliptin dosis tinggi dapat menimbulkan toksisitas pada kehamilan
  • Belum dapat dipastikan apakah vildagliptin diekskresikan (dikeluarkan) melalui ASI, namun pengujian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa obat ini diekskresikan melalui air susu
  • Metformin merupakan obat yang termasuk ke dalam kategori B, yaitu obat yang cukup aman untuk digunakan oleh ibu hamil tanpa berisiko menimbulkan efek samping negatif pada janin, namun metformin dikontraindikasikan bagi ibu menyusui

Dengan demikian, Galvusmet sebaiknya tidak digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

Efek Samping

Beriku adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Galvusmet:

  1. Tremor
  2. Sakit kepala
  3. Merasa pusing
  4. Hipoglikemia (kadar glukosa darah terlalu rendah) Diare
  5. Perut kembung
  6. Mual muntah
  7. Gangguan pencernaan
  8. Konstipasi / sembelit
  9. Dispepsia

Tidak semua pasien yang menggunakan Galvusmet mengalami efek samping di atas. Jika Anda merasakan efek samping apapun, baik yang telah disebutkan di atas maupun efek samping lainnya setelah menggunakan Galvusmet, segeralah konsultasikan hal tersebut dengan dokter dan/atau apoteker agar efek samping tersebut bisa segera ditindaklanjuti.

Interaksi Obat

Berikut adalah obat-obat yang dapat menimbulkan interaksi obat jika digunakan secara bersamaan dengan Galvusmet:

  1. Obat-obat antihipertensi golongan inhibitor ACE (benazepril, captopril, lisinopril, enalapril, ramipril) berpotensi menimbulkan efek samping berupa angiodema jika digunakan secara bersamaan dengan vildagliptin
  2. Vildagliptin dapat mengalami penurunan efek jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obat berikut: atazanavir, nelfinavir, ritonavir, saquinavir
  3. Penggunaan obat-obat berikut secara bersamaan dengan metformin berisiko menimbulkan hipoglikemia (kadar glukosa darah terlalu rendah) karena obat-obat ini dapat meningkatkan efek metformin: albiglutide, amiodaron, fluoksetin, fluvoksamin, levofloksasin, ondansetron, simetidin, siprofloksasin, quinidine, selegiline, sertraline, tranilsipromin dan trimetoprim
  4. Pasien yang menggunakan obat-obat berikut bersamaan dengan metformin berpotensi mengalami kegagalan terapi (kadar glukosa darah tetap tinggi) karena obat-obat ini dapat menurunkan efek metformin: amlodipin, atazanavir, diltiazem, estradiol, etinilestradiol, fenitoin, isoniazid, klorpromazin, nelvinapir, nicardipine, nifedipine, verapamil
  5. Salah satu efek samping dari obat-obat berikut adalah dapat meningkatkan kadar glukosa darah (efeknya berlawanan dengan metformin dan vildagliptin): aripiprazole, asenapine, klozapin
  6. Metformin dapat mengalami peningkatan toksisitas jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obat berikut: benazepril, captopril, lisinopril

Beritahukan dan konsultasikan mengenai obat lain yang sedang atau akan Anda gunakan untuk memastikan bahwa penggunaan obat tersebut secara bersamaan dengan Galvusmet tidak akan menimbulkan efek samping akibat adanya interaksi obat. Jika ternyata obat tersebut dapat menimbulkan interaksi dengan Galvusmet maka dokter atau apoteker mungkin akan menyarankan pemberian jeda waktu antara konsumsi Galvusmet dengan obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain.

Perhatian

  1. Jangan menggunakan Galvusmet tanpa resep dari dokter
  2. Jangan mengubah dosis Galvusmet yang sudah diresepkan untuk Anda
  3. Jangan menghentikan penggunaan Galvusmet tanpa sepengetahuan dokter
  4. Galvusmet tidak diindikasikan untuk penggunaan pada pasien diabetes melitus tipe 1
  5. Selain dengan menggunakan obat seperti Galvusmet, Anda juga perlu menerapkan gaya hidup sehat, berolahraga secara teratur serta mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat agar kadar glukosa darah Anda selalu terkontrol
  6. Waspadai terjadinya hipoglikemia (kadar glukosa darah terlalu rendah), gejalanya dapat berupa kepala yang terasa pusing, terkadang sampai terasa berkunang-kunang, gemetar, berkeringat dingin, merasa lapar, dan sulit berkonsentrasi. Jika hal ini terjadi, segeralah konsumsi makanan atau minuman yang manis, misalnya permen atau teh manis
  7. Lakukanlah konsultasi secara teratur sesuai dengan anjuran dokter agar dokter bisa menilai keberhasilan terapi untuk Anda dan melakukan penyesuaian terapi (misalnya mengganti obat atau menambah/mengurangi dosis obat) jika diperlukan
  8. Penggunaan metformin oleh pasien dengan penyakit ginjal, gangguan fungsi hati, usia lebih dari 80 tahun, dan baru menjalani pemeriksaan radiologi dengan menggunakan agen pengkontras berisiko menimbulkan asidosis sehingga penggunaan Galvusmet pada pasien dengan kriteria tersebut perlu dimonitoring secara ketat
  9. Sebaiknya Galvusmet tidak diberikan kepada pasien dengan usia >80 tahun kecuali pasien tersebut tidak mengalami penurunan fungsi ginjal
  10. Selalu perhatikan kondisi Galvusmet atau obat apapun yang akan Anda gunakan, pastikan tidak terjadi perubahan warna atau bentuk pada obat tersebut, tanyakan kepada apoteker mengenai apa yang harus dilakukan jika hal tersebut terjadi
  11. Pastikan Galvusmet atau obat apapun yang akan Anda gunakan belum melewati tangga kadaluwarsa yang tercantum pada kemasannya
  12. Simpanlah Galvusmet pada tempat yang kering sejuk terlindung dari sinar matahari di tempat bersuhu ruangan, jauhkanlah dari jangkauan anak-anak