Corsona – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

326

Corsona merupakan jenis obat yang digunakan untuk berbagai penyakit, diantaranya penyakit kulit, ganguan endokrin, penyakit gastriintestinal, penyakit gangguan hematologi, penyakit gangguan neoplastik, penyakit ginkal penyakit pernafasan, gangguan rematik, dan jenis penyakit lainnya yang sering dialami oleh pasien. adapun komposisi aktif yang terkandung di dalam obat adalah dexamethasone.

Fungsi obat

  • Pengobatan penyakit gangguan endokrin
  • Pegobatan penyakit alergi
  • Pengobatan penyakit pernafasan
  • Pengobatan penyakit ginjal
  • Pengobatan penyakit gangguan rematik
  • Pengobatan penyakit gasrointestinal
  • Pengobatan penyakit hematologi.

Komposisi

Dexamethasone

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat.

  1. Lakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum menggunakan obat, hal ini dilakukan agar mendapatkan manfaat obat yang lebih jelas.
  2. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki gangguan pencernaan seperti tukak lambung
  3. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki gangguan fungsi hati
  4. Simpan obat pada suhu ruang dan jangan terkena sinar matahari secara langsung
  5. Jauhkan obat dri jangkauan anak-anak dna juga hewan peliharaan
  6. Obat ini kontraindikasi pada pasien yang sedang hamil, untuk itu lakukan konsultasi terlebih dahulu
  7. Obat ini kontraindikasi pada pasien yang sedang menyusui, karena dikahwatirkan dapat menganggu bayi yang dikandung.
  8. Sebaiknya janagna menghentikan obat secara tiba-tiba karen abisa menimbulkan kekebalan etrhadap obat
  9. Jangan membuang obat yang sudha tidak digunakan lagi ke dalam toilet karena bisa mengkontaminasi lingkungan, lakukan kosultais terlebih dhaulu agar bisa mendpatkan informasi mengenai cara membuang obat yang baik dna benar
  10. Untuk pasien lanjut usia sebaiknya lebih berhati-hati dalam menggunakan obat ini.

Interaksi obat

Interaksi obat biasanya terjadi karena penggunaan yang tidak sesuai dengan anjuran dan saran yang diberikan, atau bis ajuga saat menggunakan obat pasien sedang menggunakan obat-obatan lain secara bersamaan. untuk itu saat sedang konsultasi beritahu terlebih dhaulu emngenai jenis obat obatan yang sedang digunakan. beirkut daftar obat yang bisa berinteraksi:

  1. obat aminogluethimide
  2. obat antibioika makrolida
  3. Obat antidiabetik seperti kortikosteroid
  4. Obat isoniazid
  5. Obat cholestyramine
  6. obat ketoconaole
  7. Obat golongan NSAID

Dosis obat

Dosis obat biasanya diberikan sesuai dnegan usia paisen, jenis penyakit dna juga tingkat keparahan dari penyakit, gunakan obat sesuai dnegan dosis, untuk itu lakukan konsultais agar bisa mendpaatkan dosis yang tepat. untuk dosis obat Corsona bisa diberikan:

  • dosis obat bisa dibeikan 0,5 mg smapai dnegan 10 mg/ hari diberikan 1 smapai 4 kali sehari
  • dosis insufiensi adrenal bisa diberikan 0,0233 mg/kg BB

Efek samping

Efek smaping biasanya diberikan karena penggunana obat yang tidak sesuai dengan anjuran yang diberikan, untuk itu lakukan konsultasi agar bisa meminimalisir efek smaping yang diberika. berikut daftar efek smaping yang mungkin tejadi:

  1. Efek samping gejala diabetes
  2. Efek smaping penegroposan tulang
  3. Efek samping pembengkakan pada wajah
  4. Efek smaping menurunnya limfa
  5. Efek samping anafilaksis
  6. Efek samping jerawat
  7. Efek samping kejang
  8. Efek samping depresi
  9. Efek samping brakardia
  10. Efek smaping dermatitis alergi
  11. Efek samping gangguan tidur
  12. Efek smaping retensi cairan
  13. efek samping tidak nafsu makan

Kontraindikasi

  • Jangan memberikan obat ini pada pasien yang memiliki hipersensitivitas terhadap kendungan yang terdapa di dalam obat
  • Obat ini kontrainidkasi pada pasien yang sedang hamil, sebaiknya lakukan konsultasi
  • Obat ini kontraindikasi pada pasien yang sedang menyusui, karena dikhawatirkan bisa menimbulkan efek pada bayi yang disusui
  • Jangan menggunakan obat bersamaan dengan alkohol, karena bisa meingkatkan resiko
  • Penggunana obat yang digunakan untuk pasien lanjut usia, sebaiknya lakukan konsultasi pada dokter