Cefacef – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

1414

Cefacef adalah salah satu jenis obat yang masuk ke dalam golongan antibiotik dan mampu berperan aktif untuk melawan berbagai macma jenis bakteri gram positif maupun negatif yang menimbulkan berbagai macam penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran kencing dan lainnya. Cefacef diproduksi oleh Caprifarmindo dan dapat dengan mudah dibeli di apotik atau toko obat terdekat dengan menyertakan resep resmi dari dokter.

Kandungan Cefacef 

  • Cefacef mengandung zat aktif dengan nama Cefixime.
  • Cefixime sendiri masuk ke dalam golongan obat dengan jenis antibiotik yang beta laktam dan termasuk dari antibiotik yang bersifat bakteriocidal.
  • Cefixime mampu mengikat satu atau lebih dari PBP atau penicillin-binding proteins yang mampu menghambat proses transpeptidasi tahap akhir dari proses sintesis pepridoglikan di dinding sel dari bakteri.
  • Hal tersebut tentu saja mengakibatkan biosintesis bakteri terhambat dan mencegah secara otomatis pembentukan dinding sel yang mangakibatkan sel bakteri menjadi mati atau tidak aktif.

Fungsi Cefacef 

Cefacef memiliki fungsi atau indikasi untuk membantu mengobati beberapa jenis penyakit atau kondisi dibawah ini:

  1. Membantu mengobati infeksi saluran pernafasan
  2. Meringankan gejala bronkitis akut dan bronkitis kronik
  3. Membantu mengatasi pneumonia
  4. Membantu mengobati infkesi saluran kemih
  5. Mengatasi tonsilitis dan faringitis
  6. Mampu mengatasi Otitis media
  7. Membantu mengatasi infeksi kulit seperti selulit
  8. Mengobati infeksi tulang dan sendi
  9. Membantu menyembuhkan demam tifoid pada anak.
  10. Digunakan sebagai alternatif dari penggunaan alternatif lain seperti penisilin

 

Dosis Penggunaan Cefacef

Dalam menggunakan Cefacef , terdapat beberapa jenis atau alternatif penggunaan yang bisa diterapkan dan disesuaikan dengan kondisi penderitanya. Macam dosis penggunaan Cefacef diantaranya:

  • Untuk penderita Infeksi saluran kemih usia dewasa, pengguna dapat mengonsumsi sebanyak 4000 mg secara oral setiap 24 jam sekali atau 200 mg setiap 12 jam sekali
  • Untuk penderita Otitis media usia dewasa, pengguna dapat mengonsumsi sebanyak 400 mg secara oral setiap 24 jam sekali atau 200 mg setiap 12 jam sekali
  • Untuk penderita Tonsilitis atau faringtis usia dewasa, pengguna dapat mengonsumsi sebanyak 400 mg secara oral setiap 24 jam sekali atau 200 mg setiap 12 jam sekali
  • Untuk penderita Bronkitis usia dewasa, pengguna dapat mengonsumsi sebanyak 400 mg secara oral setiap 24 jam sekali atau 200 mg setiap 12 jam sekali

Efek Samping Cefacef 

Seperti obat lainnya, Cefacef juga mampu menimbulkan efek samping bagi beberapa penderitanya. Penderita yang mengonsumsi Cefacef akan mengalami salah satu maupun beberapa efek samping dari Cefacef . Berikut dibawah ini macam efek samping Cefacef :

  • Pengguna dapat merasa mual dan muntah
  • Pengguna dimungkinkan mengalami diare
  • Pengguna dapat mengalami ruam merah, gatal, melepuh, bengkak dan mengelupas.
  • Pengguna dapat mengalami edema wajah
  • Pengguna dimungkinkan mengalami sulit bernanfasan
  • Pengguna akan merasa demam
  • Pengguna akan merasa sakit kepala, pusing, mengantuk hingga kejang

Kontraindikasi Cefacef 

Satu-satunya kontraindikasi yang biasa dialami oleh pengguna adalah tidak diperkenankannya diberikannya Cefacef untuk pengguna yang memiliki riwayat alergi atau hipersensitivitas terhadap penggunaan Cefacef atau bahan penyusunnya. 

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dalam mengonsumsi Cefacef , terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dan jeli. Berikut dibawah ini macam-macam hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsi Cefacef :

  • Jauhkan Cefacef dari jangkauan anak, balita dan hewan peliharaan
  • Simpan Cefacef di suhu ruangan yang sesuai sekitar 5 hingga 30 derajat celsius
  • Jauhkan Cefacef dari paparan sinar matahari secara langsung
  • Simpan Cefacef di tempat yang kering, sejuk dan tidak lembab.
  • Tidak diperkenankan untuk menggandakan dosis penggunaan Cefacef tanpa sepengetahuan atau ijin dari dokter atau tenaga ahli medis lainnya.
  • Apabila penderita melewati jadwal meminum dosis yang ditentukan, penderita tidak boleh meminum dosis ganda pada waktu meminum selanjutnya
  • Tidak diperkenankan mengonsumsi minuman alkohol selama menggunakan Cefacef

Cefacef Untuk Wanita Hamil

Hingga saat ini, tidak ada juga penelitian yang berhasil membuktikan bahwa penggunaan Cefacef mampu memberikan efek samping yang mengancam nyawa pengguna, bayi dalam kandungan maupun bayi yang sedang menyusu. Dan belum ada pernyataan yang secara resmi menyatakan bahwa penggunaan Cefacef mambu membahayakan keselamatan pengguna yang sedang hamil atau menyusui. Maka dari itu, penggunaan Cefacef masih diperbolehkan asal mengikuti dosis yang diberikan dan juga diawasi secara ketat.