5 Cara Menghilangkan Lemak Pada Daging Sapi Mudah Untuk Dilakukan!

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Daging. Siapa sih di antara kita yang suka mengonsumsi daging? Kapan kah terakhir kali kalian mengomsumsi daging? Daging bagian manakah yang jadi pilihan kalian? Hal yang satu ini sering kali muncul di benak kita mengingat harga daging yang tidak lah murah sehingga bukanlah suatu hal yang mengherankan jika kita menginginkan kualitas daging yang baik. Menariknya lagi, daging merupakan salah satu lauk yang menjadi favorit banyak orang karena daging merupakan lauk yang memiliki cita rasa yang lezat serta kabar baiknya lagi kita bisa mengolah daging ini menjadi berbagai jenis masakan yang pastnya membuat kita tidak bosan untuk mengonsumsi daging lagi dan lagi. Namun bagaimana dengan kandungan yang ada pada daging?

Sebagai penggemar daging, pastinya sudah tidak asing jika kita menemukan lemak yang menempel dan lemak ini bercirikan memiliki warna putih yang menyelimuti bagian daging tertentu. Seperti yang kita ketahui pula, lemak bukanlah hal terbaik untuk kita bahkan bisa membahayakan kesehatan kita apabila kita mengonsumsinya dalam intens waktu yang sering atau bisa dibilang kita mengonsumsi lemak daging secara berlebihan. Lebih tepatnya apa sih bahaya lemak daging untuk kita selain membahayakan kesehatan kita? Nah berikut adalah beberapa contoh bahaya lemak daging untuk tubuh kita:

  • Sistem kekebalan tubuh yang melemah. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh kita terganggu oleh keberadaan gula alami yang terdapat pada lemak daging dan zat ini adalah salah satu zat yang sulit dicerna oleh tubuh.
  • Lemak pada daging sering kali juga dikenal sebagai lemak tinggi, dan mengonsumsi terlalu banyak lemak tinggi ini bisa mempengaruhi kondisi pencernaan kita – lebih tepatnya menyebabkan timbulnya sembelit. Kok bisa? Ternyata jawabannya ada pada lemak daging yang membutuhkan waktu lebih lama daripada zat lainnya untuk diolah dengan tubuh dan ketika kita mengonsumsi lemak daging sapi secara terus menerus maka lemakk akan menumpuk dan tentu saja menyebabkan timbulnya sembelit.
  • Keracunan. Siapa sangka ketika kita terlalu banyak mengonsumsi daging, atau lebih tepatnya terlalu banyak mengonsumsi lemak daging juga bisa menimbulkan keracunan? Yup, sayangnya lemak daging adalah salah satu zat yang sangat tidak bersahabat dengan kesehatan kita. Ternyata, hal ini disebabkan adanya kandungan zat dioxin pada lemak daging yang berdampak pada melemahnya sistem kekebalan tubuh kita serta menyebabkan kita mengalami kelemahan yang tak kunjung henti dan tentu saja berujung pada kita rentan terserang penyakit.
  • Nah point terakhir dari bahayanya lemak daging adalah akan meningkatkan tekanan darah kita dan hal ini berarti bukanlah pertanda yang baik. Meningkatnya tekanan darah kita akan memicu timbulnya berbagai penyakit berbahaya, seperti kumatnya hipertensi atau penyakit kolesterol kita yang ditandai dengan munculnya berbagai ciri kolesterol tinggi dan parahnya lagi dapat memicu timbulnya penyakit stroke ataupun jantung. Hal ini  dapat terjadi mengingat tingginya kandungan asam lemak omega 6 daripada lemak asam omega-3, di mana fungsi lemak asam omega-3 sendiri adalah untuk meminimalisir timbulnya penyakit jantung pada seseorang.

Wah bagaimana? Cukup menyeramkan bukan dampak yang ditimbulkan dari mengonsumsi lemak pada daging sapi? Namun apakah ada cara yang bisa kita lakukan agar kita bisa mengonsumsi daging sapi secara aman, alias tanpa perlu mengonsumsi lemaknya? Nah kabar baiknya, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara menghilangkan lemak pada daging sapi. Kira-kira apa saja ya yang bisa kita lakukan untuk bisa mengonsumsi daging tanpa perlu mencemaskan dampak yang bisa membahayakan kesehatan kita? Berikut adalah beberapa cara menghilangkan lemak pada daging sapi yang bisa kita coba:

  1. Lemak daging biasanya tidak hanya terdapat pada satu tempat saja, namun justru tersebar pada beberapa titik dan sebaiknya kita membersihkan lemak daging ini dengan baik dan caranya adalah dengan memotongnya menggunakan pisau.
  2. Ketika kita menemukan lemak daging yang posisinya berada di tengah, sebaiknya kita tidak membersihkan lemak daging ini karena justru akan membuat struktur daging rusak alias akan membuat potongan daging kita menjadi berantakan dan biasanya ukurannya menjadi terlalu kecil dari yang kita inginkan.
  3. Sebaiknya kita tidak membersihkan semua lemak daging karena rasa gurih daging akan hilang. Selain itu lemak daging yang tersisa sedikit akan larut dengan sendirinya ketika dimasak dan hal ini justru menambahkan cita rasa pada masakan; yang pastinya membuat masakan terasa lebih lezat.
  4. Cara lainnya yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan lemak pada daging adalah dengan proses memasaknya yang lama. Cara ini bisa kita terapkan terlebih jika kita memiliki jenis daging sirloin, sandung lamur, ataupun bagian daging yang berlemak lainnya dan sebaiknya kita masak pada suhu rendah walaupun hal ini memakan waktu yang lebih lama daripada kita memasaknya dengan suhu normal. Cara yang satu ini akan membuat lemak pada daging meleleh dan lemak akan terkaramelisasi; yang tentu saja membuat masakan kita semakin terasa lezat daripada kita membuang semua lemak pada daging.
  5. Cara termudah yang bisa kita lakukan sebagai cara menghilangkan lemak pada daging adalah dengan memilih bagian daging yang rendah lemak (lean), seperti daging kelapa (round), paha depan (chuck), daging has luar ataupun dalam, serta gandik (eye round). Ketika kita mengolah daging juga sebaiknya menggunakan minyak dengan asam lemak tidak jenuh, seperti minyak kedelai, zaitun, wijen, kacang, ataupun minyak bunga matahari.

Nah itu tadi adalah beberapa cara menghilangkan lemak pada daging yang bisa kita lakukan, dan pastinya bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan bukan? Selain mengurangi mengonsumsi berbagai jenis makanan berlemak ataupun dengan menghindari mengonsumsi makanan penyebab kolesterol , kita juga sebaiknya rutin melakukan olahraga untuk penderita kolesterol tinggi agar badan tetap bugar dan kesehatan tubuh tetap terjaga. Bukan hanya itu saja, ada baiknya kita lebih banyak mengonsumsi makanan untuk meningkatkan HDL untuk menjaga kadar kolesterol normal. Bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan bukan? So, tunggu apalagi? Yuk lebih sayangi dirimu dari sekarang!

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment

Your email address will not be published.

share pendapat, pengalaman, dan info anda mengenai topik ini, baca policy kami.