5 Efek Bahaya Makan Ikan Hiu yang Jarang Diketahui

Saat ini sedang ramainya promosi kuliner ikan hiu dan menjadikan beritu itu viral. Seiring dengan maraknya mengkonsumsi ikan hiu justru kampanye untuk melestarikan ikan hiu semakin gencar-gencarnya. Sebenarnya tujuan dari kampanye ikan hiu itu sebagai upaya untuk melindungi populasi hiu yang saat ini sudah termasuk sebagai hewan langka yang perlu dilestarikan. Selain itu, kampanye tersebut juga bertujuan untuk mematahkan anggapan masyarakat bahwa makan hiu bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Makan ikan hiu ternyata memiliki efek yang lebih buruk dari pada bahaya makanan laut untuk kesehatan tubuh kita.

Promosi kuliner makanan hiu yang lagi popular adalah olahan sirip ikan hiu. Masyarakat beranggapan bahwa ikan hiu memiliki manfaat dan khasiat yang tinggi untuk kesehatan tubuh. Beberapa diantaranya yang paling kerap kita dengar adalah makan ikan hiu akan membuat badan lebih sehat dan tampak awet muda. Selain itu, masyarakat juga meyakini bahwa dengan makan ikan hiu banyak membawa manfaat untuk kesehatan kulit, paru-paru, ginjal, dan tulang. Manfaat lain adalah mencegah serangan jantung, menambah nafsu makan, meningkatkan stamina, menurunkan kolesterol, menambah energi, dan meningkatkan kejantanan pria.

Dengan banyaknya manfaat makan ikan hiu bagi kesehatan tubuh menyebabkan permintaan ikan hiu dipasaran semakin meningkat. Akhirnya, berpengaruh pada nilai jual ikan hiu yang semakin hari semakin melambung tinggi. Namun, benarkah anggapan masyarakat bahwa makan ikan hiu itu bermanfaat untuk tubuh kita? Apa saja sih kandungan ikan hiu dan bagaimana efeknya bagi kesehatan kita?

Artikel berikut akan mengupas tuntas tentang 3 efek bahaya makan hiu yang jarang kita ketahui. Uraian dalam artikel juga akan membuktikan bahwa manfaat makan ikan hiu yang berkembang di masyarakat itu fakta atau mitos.

Ikan hiu termasuk dalam jenis ikan pemakan daging yang disebut dengan karnivora. Ikan hiu mengandung logam berat metil merkuri yang sangat berbahaya bagi tubuh anda. Bahkan efek yang ditimbulkan dari kandungan tersebut lebih parah dari bahaya makan ikan pari.

Penelitian Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa ikan hiu termasuk salah satu jenis ikan dengan tingkat kadar merkuri dan logam berat yang paling tinggi. Bahkan, dalam penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa pada beberapa jenis ikan hiu, kandungan merkurinya melebihi batas dan sangat tinggi.

  1. Mengurangi Kesuburan Pria

Logam merkuri yang terkandung pada ikan hiu dapat merusak system saraf pusat dan system kardiovaskular. Selain itu, merkuri ternyata berdampak pada mengurangi kesuburan pria. Lebih parahnya, anggapan masyarakat sebaliknya, makan ikan hiu bermanfaat untuk meningkatkan vitalitas pria. Anggapan itu adalah mitos. Faktanya justru sebaliknya, bahaya makan ikan hiu salah satunya adalah mengurangi kesuburan pria.

  1. Autis

Kandungan logam berat seperti merkuri dalam ikan hiu dapat mempengaruhi otak bayi dan anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan. Merkuri berdampak dapat mengganggu kognitif, memori, daya konsentrasi, kemampuan bahasa, motorik, halus, dan ketrampilan spasial serta visual. Hal itu memiliki kaitan penuh pada terjangkitnya anak autis.

Oleh karena itu, makan ikan hiu terutama disarankan untuk tidak dimakan terutama oleh ibu hamil. Dikhawatirkan janin yang ada dalam kandungan akan terkena dampak merkuri yang terkandung dalam ikan hiu. Jika ibu hamil makan ikan hiu akan dikhawatirkan bayi yang lahir mengidap autisme. Disarankan untuk ibu hamil mengkonsumsi makanan yang mengandung protein super tinggi.

  1. Alzheimar

Selain tingginya merkuri yang ada di ikan hiu, ternyata hasil penelitian membuktikan adanya kandungan zat racun lainnya yang berbahaya untuk kesehatan tubuh. Ikan hiu mengandung BMAA, yakni neurotoksin yang sangat berbahaya. Makan ikan hiu dapat menimbulkan berbagai penyakit neurodegenerative (penyakit penurunan otak) pada manusia seperti alzheimer.

  1. Meningkatkan Radikal Bebas

Efek berbahaya makan ikan hiu yang selanjutnya adalah meningkatkan radikal bebas. Hal itu terjadi dengan adanya kandungan hidrogen peroksida yang ada di tubuh ikan hiu. Hidrogen Peroksida sangat berbahaya yakni dapat meningkatkan radikal bebas dan berbahaya bagi tubuh.

  1. Merusak Ekosistem Laut

Dengan tingginya permintaan ikan hiu di pasaran, maka semakin maraknya perburuan liar ikan hiu. Hal ini dapat merusak ekosistem laut. Padahal ikan hiu juga berperan untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut. Selain itu, hewan ini juga termasuk hewan punah yang perlu kita jaga dan kita lestarikan.

, , , ,
Post Date: Monday 13th, November 2017 / 17:08 Oleh :
Kategori : Daging Berbahaya