Lebih dari 7 Tahun Tak Mandi, Pori-pori Kulit Pria Jepang Ini Alami Sumbatan

97

Mandi adalah cara paling umum dan baik dalam menjaga kebersihan diri sendiri, namun masih ada saja orang-orang yang memilih untuk tidak pernah mandi. Tak seperti Anya Geraldine yang punya kebiasaan mandi seminggu sekali, seorang pria asal Jepang berusia 38 tahun mengaku bahwa dirinya selama 7 tahun lebih tak pernah mandi.

Jangan dikira tak pernah mandi itu aman karena sebenarnya macam-macam penyakit kulit bisa terjadi kapanpun gara-gara kebiasaan buruk ini. Dan ya, penyakit kulit serius memang telah menghampiri pria ini. Dirinya sendirilah yang berbagi cerita pada sebuah forum mengenai kondisi kulitnya.

Menurut lansiran dari ET Today, ada penyumbatan pada pori-pori kulit pria tersebut. Bukan hanya karena tak mandi selama 7 tahun lebih, masalahnya ia juga tinggal di ruangan tanpa kipas angin maupun AC, jadi bisa dibayangkan betapa mudahnya kotoran dan bahkan bakteri menempel pada sekujur kulit tubuhnya bukan?

Tak sekadar bercerita, ia juga menyertakan foto perut, kaki, dan jari-jarinya yang kini bersisik hitam. Mengejutkannya lagi, ia tak hanya malas mandi, tapi juga tak pernah memotong kuku kakinya. Nampak dalam foto tersebut kuku kakinya begitu panjang dan juga kotor.

Pria ini juga bercerita bahwa dirinya tak pernah keluar dari kamarnya. Padahal dia tidak tinggal sendiri lho; dirinya masih tinggal bersama dengan orangtuanya, namun sudah 10 tahun ia tak bertemu mereka karena tak pernah keluar kamar. Tak hanya tak mandi dan potong kuku, ia juga mengaku tak pernah membersihkan gigi karena di kamarnya tak ada pasta gigi sehingga tak heran kalau giginya kusam dan sangat kotor.

Aktivitasnya selama 7 tahun ini hanyalah berdiam diri di kamar dan lebih sering menonton TV. Soal makan, orangtuanya mengantarkan makanan dan menaruhnya di depan pintu kamar sang anak. Jadi apa yang ia pedulikan selama ini? Ia sempat memotong rambutnya sendiri sesekali.

Belum diketahui apa yang menyebabkan pria ini enggan untuk keluar dari kamarnya selama itu. Karena publik menaruh perhatian pada cerita pria ini, mereka pun mencoba memintanya untuk segera keluar kamar dan keluar rumah. Tak sekadar soal membersihkan diri, publik mendorongnya agar kembali menyapa orangtuanya supaya di hari mendatang ia tak menyesal saat orangtuanya meninggal.