6 Bahaya Game Online Bagi Otak, Segera Tinggalkan  

Game online apapun itu platformnya menjadi permainan yang sedang digemari oleh semua kalangan. Jika dulu penelitian membuktikan bahwa kelompok remajalah yang meramaikan game online. Namun, sekarang semua usia akan meramaikan game online. Game online dianggap masyarakat sebagai cara meningkatkan kecerdasan otak. Padahal anggapan itu salah, dan malah sebaliknya. Di balik nikmatnya bermain game online terdapat bahaya yang dapat mengancam kesehatan anda.

Para peneliti membuktikan bahwa game bisa mengubah cara kerja otak. Nah artikel berikut akan menjalaskan 6 bahaya game online bagi otak, segera tinggalkan sebelum anda mengalaminya. Game online ternyata dapat menggangu kesehatan sistem saraf otak. Berikut adalah pembahasannya.

 

  1. Frontal Lobe

Ini adalah bagian otak yang akan bekerja pada waktu anda bermain game strategi. Frontal Lobe ini akan mendekteksi apakah perbuatan yang anda lakukan baik atau tidak. Bagian otak inilah yang mencegah perilaku anti sosial. Maka jika anda sudah mengalami candu game online maka secara tidak sadar tingkat sosial anda menurun drastis. Dan jika ini terjadi pada anak-anak maka akan lebih parah lagi. Disarankan bagi anda orang tua, agar mensosialisasikan bahaya game online bagi otak kepada anak-anak agar mereka tahu bahaya tersebut sejak dini.

  1. Parietal Lobe

Parietal lobe adalah bagian mengumpulkan berbagai informasi yang berada di semua bagian otak anda. Kemudian menggabungkannya sehingga anda dapat memperhitungkan jarak serta menggunakan suatu objek. Jika bagian ini sudah diserang maka anda bersiap menjadi pribadi yang beraktivitas di luar nalar manusia normal. Bahaya ini sama dengan bahaya benturan di kepala.

  1. Temporal Lobe

Fungsi utama temporal lobe adalah untuk berbicata yang mungkin tidak akan banyak berperan saat anda bermain game. Namun bagian ini merupakan kunci yang berfungsi sebagai memori jangka panjang. Maka tidak heran anda akan mengingat cara kerja game online yang anda mainkan meskipun sudah lama tidak memainkannya. Jika ini terus bekerja, maka memori lain dalam otak anda akan terhapus dengan sendirinya. Maka dari itu hal ini akan meningkatkan resiko gejala Alzheimer.

  1. Occipital Lobe

Bagian ini adalah pusat tempat proses visualisasi dan visuospatial bekerja. Occipital Loba juga berperan untuk membedakan warna dan persepsi gerak. Jika bagian ini terus dicekoki dengan game online maka dapat menjadi faktor penyebab lemah mental. Disarankan agar anda segera menghindari kebiasaan bermain game online. Bukan berarti melarang atau mencegah bermain, namun mengurangi atau tidak berlebihan dalam memainkan game online.

  1. Gangguan Motorik

Tubuh yang jarak digerakkan karena hanya duduk bermain online, terutama bagi anak-anak, beresiko mengurangi kesempatan untuk melatih kemampuan motoriknya. Jika ini terjadi maka akan berakibat fatal. Anak-anak akan tumbuh dengan kemampuan motorik yang terbatas. Bahkan dalam fase pertumbuhan ini juga akan menyebabkan pertumbuhan fisik dan mental terhambat atau terlambat dari fase normal masa pertumbuhan anak-anak.

  1. Memicu Autisme

Bahaya game online bagi otak yang mengerikan adalah dapat memicu autisme. Terutama pada anak-anak hal ini akan membentuk mereka menjadi pribadi yang berhasrat tinggi dan akan melakukan segala cara untuk mewujudkannya. Jika ini terjadi pada anak-anak sangat mengerikan. Maka disarankan segera hindari game online dengan mengimbangi kegiatan positif lainnya yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif anda atau anak anda.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Kebiasaan Buruk