8 Bahaya Menggunakan Behel Palsu

12189

Behel adalah pemasangan alat pada gigi dengan tujuan untuk meratakan gigi agar rapi seperti yang diinginkan. Menurut jenisnya, bracket (bagian yang menempel pada gigi) pada behel yang bertujuan untuk estetika atau kosmetik yang bisa dilihat atau tidak. Mekanisme dari behel tersebut yaitu behel mendorong, mengatur, dan menahan pergerakan gigi. Perawatan ortho pada pemasangan behel ini bertujuan untuk memperbaiki fungsi bicara, estetika muka, sudut bibir, rahang, dan senyum.

Penggunaan Behel Saat ini

Pada saat ini, tren yang lagi marak pada kalangan remaja baik yang laki maupun yang perempuan yakni menggunakan behel pada gigi. Dijadikannya tren sebab penggunaan behel pada gigi tidak hanya untuk meratakan gigi dikalangan remaja saat ini, akan tetapi digunakan yang bertujuan untuk menambah aksesoris pada mereka. Bentuk yang ada pada behel dan unik, dijadikan suatu aksesoris yang cantik pada gigi menurut para kalangan remaja saat ini.

Tren dikalangan remaja yang satu ini, telah menjadi kebiasaan buruk dikalangan remaja itu sendiri. Mengikuti trend dengan salah kaprah tanpa mengetahui penyebab bahaya buruk yang akan dirasakan dalam menggunakan behel. Dalam menggunakan behel, sangat dikhawatirkan bahwa behel yang dipasang adalah behel palsu atau tidak asli. Banyak sekali remaja yang menggunakan behel, akan tetapi kita tidak tahu behel yang digunakan behel asli ataukah behel palsu.

Dipasaran saat ini bisa ditemukan behel mainan hanya seharga enam puluh ribuan. Sangat murah sekali jika dibandingkan dengan behel asli yang harganya jutaan. Tentu saja, jika menggunakan behel palsu, pasti ada dampak yang diakibatkan. Berikut bahaya yang didampakkan dalam menggunakan behel palsu :

  1. Kuman dan bakteri – Kedua organisme akan mudah sekali terselip disela behel dan karet yang palsu. Kuman-kuman tersebut akan berkembangbiak di behel tersebut dan akan menimbulkan penyakit pada si pengguna. Jika tidak rajin memakai obat kumur mulut, akan menimbulkan masalah pada bau mulut dan kerusakan pada gigi.
  2. Memasang ditukang gigi yang tidak berizin resmi – Ini sangat diragukan kebersihan alat-alat yang digunakan dalam pemasangan behel. Hal tersebut akan menyebabkan resiko terkena jenis penyakit menular.
  3. Pemasangan yang asal-asalan – Hal tersebut akan memrusak bentuk gigi, bukan malah merapikan gigi seperti yang dinginkan. (baca juga : bahaya behel lepas pasang)
  4. Mempengaruhi proses menggigit makanan – Jika pemasangan tidak bukan pada ahlinya, maka akan dapat terjadi pergeseran gigi-gigi pada rahang atas atau bawah yang menjadi tidak normal. Maksudnya gigi-gigi dirahang atas tidak dapat menggigit sempurna dengan gigi-gigi dirahang bawah ataupun sebaliknya.
  5. Spesifikasi behel – Biasanya, behel palsu yang digunakan tidak lengkap mencantumkan spesifikasi dari behel tersebut, nama, dan asalm produknya. Bahayanya seperti bracket logam, yang mana kandungan logam di bracket gigi tidak boleh mengandung nikel. Jika nikel tersebut tertelan bersama air liur, maka akan dapat memicu kanker bagi si pengguna.
  6. Menyebabkan infeksi – Akibat behel palsu yang digunakan tidaklah diketahui kebersihan dan sterilisasi pada behel tersebut.
  7. Perubahan wajah – Akan menimbulkan perubahan struktural pada bentuk wajah yang diakibatkan oleh susunan gigi pengguna yang abnormal, semisal wajah yang tidak simetris.
  8. Kerusakan mulut – Mengakibtakan dekalsifikasi pada pengguna. Hal ini akan membuat kerusakan pada mulut pengguna.

Sungguh sangat ironis bila masih menggunakan behel palsu. Jadi, diharapkan bagi para remaja saat ini yang ingin atau sedang menggunakan behel, diharapkan memakai behel yang asli dan tidak palsu serta mengetahui dampak yang terjadi jika masih saja menggunakan behel palsu. Selain itu, carilah pemasangan behel yang dipasangkan oleh ahlinya. Kalau bisa pun sekalian ke dokter yang sudah steril alat-alat yang digunakan dalam pemasangan behel. Setidaknya jangan tergiurkan oleh harga behel yang murah, sebab akan menimbulkan dampak negatif yang sangat membahayakan.