Home Featured Wanita Ini Kena Infeksi Bakteri Pemakan Daging Usai Operasi Caesar

Wanita Ini Kena Infeksi Bakteri Pemakan Daging Usai Operasi Caesar

by Erlita

Essence Blackhurst, seorang wanita berusia 21 tahun baru saja melahirkan putranya Mei 2019 lalu melalui bedah caesar. Namun sayang, ibu muda asal Utah ini tak dapat pulang bersama bayinya karena terkena infeksi bakteri pemakan daging sehingga perlu memperoleh perawatan di rumah sakit.

Essence harus mengalami beberapa hal ini tak lama usai menempuh operasi caesar melahirkan putranya; beberapa keluhan inilah yang kemudian memperoleh perawatan medis lanjutan:

  • Demam
  • Muntah-muntah
  • Perut bagian bawah mulai kemerahan hingga menjalar ke bagian atas

Dokter perlu mengambil tindakan pengangkatan jaringan yang sudah terinfeksi oleh bakteri dan memberi pengobatan berupa antibiotik. Karena jenis infeksi karena bakteri yang dialami oleh Essence merupakan jenis penyakit menular, maka sang bayi yang baru lahir harus dirawat secara sementara oleh saudara Essence disebabkan sistem daya tahan tubuh si kecil yang belum cukup kuat.

Menurut hasil lansiran dari Daily Mail, jenis penyakit yang menimpa Essence disebut dengan fasciitis nekrotikan, yakni suatu infeksi yang penyebarannya sangat cepat. Karena infeksi ini, jaringan tubuh bisa rusak lebih cepat dari proses pengobatan yang telah coba diberikan kepada penderitanya. Namun pada kasus Essence, beruntung infeksi tersebut dapat dikendalikan dan Essence bisa segera pulang berkumpul bersama bayinya setelah tiga minggu berjuang.

Essence termasuk penderita jenis infeksi bakteri yang beruntung karena mampu pulih kembali sebab sekitar satu dari tiga orang penderita infeksi jenis ini pada umumnya tak mampu bertahan walau telah memperoleh perawatan yang cepat dan tepat. Jenis infeksi jaringan lunak ini mampu menyebabkan kerusakan jaringan otot dan kulit sampai hancur termasuk jaringan bawah kulit.

Pergerakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri pemakan daging (infeksi dengan kelompok A Streptococcus) ini adalah yang paling cepat. Namun ketika disebabkan bakteri jenis lain tingkat bahayanya lebih rendah dan perkembangannya pun tak terlalu cepat.

Infeksi semacam ini paling berpotensi terjadi ketika seseorang punya luka kecil sekalipun, seperti misalnya saat kita tertusuk jarum, bakteri bisa punya peluang cukup untuk masuk dan menginfeksi lho. Maka dari itu hal ini terjadi pada Essence yang baru saja mendapat luka bedah atau luka goresan di mana bakteri dapat masuk dan menginfeksi dengan mudah. Hanya saja, pada orang sehat justru infeksi kulit bakteri ini malah tergolong jarang.

You may also like