Wanita Ini Jadi Tidak Bisa Kencan Gara-gara Idap Kondisi Kulit Langka

212

Laura Weaver, wanita dengan usia 24 tahun ini sampai tak bisa berkencan dengan sang kekasih karena kondisi kulitnya yang termasuk langka. Ia terkungkung karena mengalami alergi banyak hal, dari debu hingga cuaca membuatnya tak nyaman. Ternyata, Laura sudah menderita eksim atopik sejak lahir dan kondisinya tergolong parah.

Wanita asal Hereford, Inggris ini dari kecil sudah harus mengoleskan tujuh jenis krim pada tubuhnya supaya eksim atopik yang dideritanya tidak semakin parah. Laura bahkan tak bisa keluar berkencan dengan James Hill (35), pacarnya menurut laporan dari Mirror. Bahkan Laura tak bisa menerima parfum serta bunga dari sang kekasih karena hal-hal tersebut adalah pemicu eksimnya.

Meski terkena deodoran atau parfum sedikit saja, kulit Laura dapat dengan mudah menjadi merah. Ruam merah besar pun pernah ia alami karena berada di suhu ruangan yang sangat tinggi. Eksimnya juga akan kambuh ketika ia terpapar suhu panas atau dingin 10 menit lebih.

Untuk sekedar pergi berlibur dan menghibur diri saja Laura tak bisa karena ia alergi terhadap seprei tempat tidur sehingga tak bisa kalau harus menginap di hotel. Setiap bulan saja, ia harus beli seprei dan piyama baru sebab seprei dan piyamanya pasti basah oleh segala macam jenis krim yang ia oleskan ke tubuh.

Sulit untuk melakukan kencan di luar ruangan tidak menjadikan hubungan pasangan ini melemah karena mereka bahkan sudah dua tahun lebih menjalin kasih terlepas dari kondisi Laura yang bisa dibilang mengerikan. Jadi acara kencan mereka selama ini hanya berada di sofa dan menonton TV, bahkan James rela untuk menjaga kondisi rumah nyaman dan bersih agar alergi kekasihnya tak makin serius.

Penderita eksim atopik akan merasa kurang percaya diri karena penampilannya terpengaruh oleh kondisi kulit yang tak menyenangkan. Krim atau salep tertentu memang bisa menjadi obat bagi kondisi ini, hanya saja sebagai pereda gejala saja dan bukan untuk menyembuhkan secara total, sejumlah pengobatan eksim atopik paling umum antara lain adalah:

  • Antibiotik
  • Kortikosteroid
  • Konseling (konseling dengan psikiater atau psikolog bertujuan agar pasien menemukan cara mengatasi stres yang aman)
  • Terapi cahaya
  • Terapi pembalutan (obat kortikosteroid dioles pada kulit, lalu perban basah membalut kulit yang sudah diobati)

Laura sendiri mengatakan bahwa kepercayaan dirinya tumbuh selama bersama James. James sendiri akui bahwa terkadang kondisi jadi sulit dan harus ada perubahan keadaan di area rumah, namun ia tetap bangga pada sang kekasih; James mencintai Laura terlepas dari berbagai macam tantangan yang merea sudah hadapi.