7 Fungsi Antibiotik dan Efek Sampingnya, Wajib Anda Ketahui  

983

 

Antibiotik adalah jenis obat yang dimanfaatkan untuk mengobati infeksi karena bakteri. Membunuh dan menghambat berkembangnya bakteri merupakan cara kerja obat ini. Ada beberapa jenis antibiotic yang efektif untuk mengusir jamur, protozoa, dan jeni-jenis racun. Selain itu, antiobiotik juga dapat digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi yang disebabkan pasca operasi. Namun demikian, perlu anda ketahui bahwa manfaat antibiotic tidak memiliki dampat efektif untuk mengusir virus seperti pilek, masuk angin, dan sakit tenggorokan serta lain-lain dan juga harus mengetahui bahaya antibiotik tanpa resep dokter.

Dalam artikel berikut akan membahas tentang 7 fungsi antibiotik dan efek sampingnya, wajib anda ketahui. Untuk jenis antibiotic sendiri adalah antibiotic oral yang biasanya berupa ablet, kapsul, dan sirup, antibiotic topical yang biasanya berbentuk salep, lotion, dan lain-lain, serta antibiotic suntikan yang biasanya diberikan melalui suntikan langsung maupun lewat infuse. Anda juga harus mengetahui bahaya nfeksi saluran kencing, Adapun fungsi dari antibiotik itu sendiri adalah sebagai berikut.

  1. Mengobati Infeksi Kulit

Fungsi antibiotic yang pertama adalah untuk mengobati infeksi kulit. Infeksi kulit biasanya dialami oleh segala usia, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Masalah kulit biasanya dapat diatasi dengan antibiotik yang berupa misalnya penisilin. Namun, biasanya gangguan juga dapat sembuh dengan sendirinya. Gejala infeksi kulit ditandai dengan adanya benjolan yang isinya cairan pada kulit dan disertai muram kemerahan, rasa pedih, sakit dan panas serta ciri ciri Stres. Perlu anda ketahui bahwa infeksi ini biasanya bersifat menular. Jadi anda disarankan untuk menjaganya dengan cara mencuci tangan setelah beraktivitas ataupun berinteraksi dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan bakteri maupun jamur.

  1. Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih secara umum menyerang pada wanita. Penyebab infeksi ini sendiri adalah terdapat bakteri yang ada di saluran kemih. Infeksi ini sangat mudah diobati dalam jangka pendek melalui pemberian antibiotik seperti penisilin. Namun demikian, anda juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan agar mendapatkan pertolongan medis dengan cepat karena akan menjadi gejala infeksi ginjal.. Perlu anda ketahui bahwa gejala infeksi ini adalah timbulnya rasa terbakar ketika anda membuang air kecil. Atau bisa jadi juga ditandai dengan seringnya anda buang air kecil dan juga disertai dengan nyeri yang sangat kuat dan cukup menyiksa anda.

  1. Mengobati Meningtis

Fungsi antibiotik yang selanjutnya adalah untuk mengobati meningitis atau radang selaput otak. Meningitis merupakan infeksi yang menyerang saluran saraf otak serta tulang sumsung belakang. Biasanya infeksi ini disebabkan oleh bakteri dan harus segera mendapat pengobatan dengan pemberian antibiotik seperti sefalosporin aminoglikosida ataupun segera mendapat penanganan dari medis. Biasanya penderita akan mengalami sakit kepala yang terlampau parah, muntah, demam, kaku di leher, gangguan penglihatan, timbulknya ruam pada kulit. Untuk mengatasi infeksi ini anda disarankan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah ke toilet, dan juga setelag memegang hewa piaraan anda.

  1. Mengobati Keracunan Darah

Fungsi antibiotik selanjutnya adalah untuk mengobati keracunan darah. Penyakit ini sendiri disebabkan oleh bakteri yang bersarang di aliran darah. Untuk mengobatinya biasanya diberikan antibiotic berupa sefalosporin. Selanjutnya langkah yang dapat diambil adalah penanganan medis.  Gejala umum dari penyakit ini adalah demam tinggi, menggigil, mual, muntah, diare, nyeri perut, sesak nafas, denyut jantung berdetak lebih kencang, dan selalu gelisah. Anda juga harus mewaspadai gejala infeksi usus.

  1. Pengobatan Jerawat

Fungsi antibiotik selanjutnya adalah untuk mengobati jerawat. Gangguan jerawat biasanya merupakan gangguan kulit yang akan menambah penampilan menjadi buruk. Biasanya pemberian antibiotik juga akan membantu untuk mencegahnya. Namun demikian, anda juga harus menjaganya karena jerawat ini sering muncul dan tumbuh kembali. Jadi anda disarankan untuk melakukan pencegahan dengan cara menjaga kebersihan.

  1. Mengobati Infeksi Lambung

Fungsi antibiotik selanjutnya adalah untuk mengobati infeksi lambung. Anda perlu ketahui bahwa infeksi lambung merupakan salah satu penyakit kronis yang akan menyerang tubuh di bagian lambung. Biasanya penderita akan merasakan mual dan sering muntah, nyeri pada perut, nafsu makan menurun, wajah pucat, suhu badan naik, keringat dingin, sering sendawa, kepala pusing, tidak merasa lapar, sulit tidur, dan mengalami pendarahan. Untuk mengatasinya dapat dilakukan degan cara pemberian antibiotik.

  1. Mengobati Pneumonia dari Bakteri

Fungsi antibiotik yang terakhir adalah untuk mengobati pneumonia yang disebabkan oleh bakteri. Biasanya penderita akan mengalami gejala seperti batuk, nyeri di dada, demam, susah bernafas. Untuk mengatasinya penderita perlu untuk memberikan antibiotik agar bakteri yang menyebabkan penyakit ini dapat segera mati. Sehingga kesehatan akan kembali pulih.

Di samping fungsi dari antibiotik di atas, ternyata antibiotik juga memiliki efek samping bagi penggunanya. Jadi disarankan untuk anda tidak menggunakan antibiotik secara sembarangan karena ternyata antibiotik memiliki efek samping yang tentunya tidak baik untuk kesehatan anda. berikut adalah efek samping dari antibiotik di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menurunkan sistem kekebalan tubuh.
  2. Terjadinya infeksi terutama pada organ intim
  3. Mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan.
  4. Dapat meningkatkan adanya resiko untuk terkena alergi.
  5. Meningkatkan resiko terkena penyakit jantung
  6. Gangguan pada darah
  7. Beresiko pada kelainan hati
  8. Berbaya untuk digunakan pada anak-anak.
  9. Terjadinya resistensi antibiotik yaitu kebal terhadap antibiotik itu sendiri.