Ketahui 10 Efek Samping Minyak Kelapa Dibalik Kebaikannya

1249

Minyak kelapa adalah jenis minyak yang pembuatannya berasal dari kelapa yang memang masih dalam kondisi segar. Untuk menjadi minyak kelapa, buah kelapa segar akan melalui proses pemanasan meski tidak selalu demikian sebab ada pula yang tak dipanaskan sama sekali. Berbagai manfaat dari minyak ini pun bisa didapat, hanya saja perlu juga untuk mengantisipasi berbagai macam efek samping minyak kelapa.

  1. Sakit Kepala

Minyak kelapa yang kerap digunakan sebagai solusi untuk mengobati infeksi jamur biasanya justru mengakibatkan efek samping berupa sakit kepala pada penggunanya. Kondisi ini umumnya terjadi apabila infeksi terjadi karena sel-sel jamur terpecah oleh karena asam lemak dari minyak ini.

  1. Diare

Apakah Anda pernah menggunakan minyak kelapa sebagai pembasmi infeksi karena bakteri? Proses perlawanan antara kandungan minyak kelapa terhadap bakteri inilah yang kemudian mampu menyebabkan diare. Itulah mengapa, penting untuk Anda bisa mengonsumsi minyak kelapa tidak terlalu banyak dan hanya dalam takaran sedikit saja.

  1. Gangguan Kehamilan

Minyak kelapa rupanya tidaklah diperuntukkan bagi para wanita hamil. Dampak dari minyak kelapa dapat cukup buruk, apalagi pada kehamilan di dua trimester pertama. Selain kontraksi uterus, rupanya juga dapat terjadi menstruasi. Ini juga kemudian menjadi peningkat risiko kelahiran prematur atau yang lebih mengancam lagi adalah risiko keguguran.

  1. Mengganggu Kesehatan Jantung

Untuk mencegah jenis-jenis penyakit jantung, mengonsumsi lemak jenuh tentunya hanya boleh sedikit saja atau justru dihindari dan justru seharusnya lebih banyak mengasup lemak tak jenuh. Karena minyak kelapa berkandungan lemak jenuh cukup tinggi, maka mengonsumsinya sering-sering dan dalam takaran tinggi akan memperbesar potensi terkena gangguan kesehatan jantung.

Sebenarnya, lemak tak jenuh juga ada pada minyak kelapa, hanya saja terbukti bahwa kandungan lemak jenuh di dalam minyak kelapa alami virgin saja 90% ke atas. Tentu ini merupakan kadar lemak jenuh yang tergolong tinggi, oleh karena itu demi meminimalisir gangguan jantung, pastikan untuk menghindari konsumsi minyak kelapa terlalu banyak.

  1. Reaksi Alergi

Memberikan minyak kelapa pada anak rupanya dapat menyebabkan efek samping berupa reaksi alergi. Meski memberikan manfaat baik bagi tubuh anak, minyak kelapa juga berisiko menyebabkan timbulnya reaksi alergi yang kemudian berdampak pada tiroid yang kurang dapat bekerja dengan baik di mana istilah untuk hal ini adalah hipotiroidisme.

  1. Gangguan Pencernaan

Apabila pengonsumsi minyak kelapa memiliki kondisi malabsorbsi fruktosa, maka gangguan pencernaan bisa terjadi. Apabila Anda mengalami gangguan usus dan gejala serupa yang terjadi tepat setelah konsumsi minyak kelapa, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter agar kondisi tidak berlanjut terlalu lama sehingga lebih sulit untuk menangani.

  1. Kolesterol Tinggi

Hati-hati bagi Anda yang memiliki risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung sebab minyak kelapa mampu meningkatkan potensi terkena kedua kondisi kesehatan tersebut. Perlu diingat bahwa minyak kelapa apabila dibandingkan dengan minyak zaitun dan minyak nabati lainnya ternyata tingkat keamanan dan kesehatannya masih tergolong kurang.

Benar bahwa minyak kelapa bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kembali HDL rendah, namun jangan lupakan fakta bahwa kandungan lemak jenuhnya pun tinggi sehingga bila dikonsumsi terlalu sering dan banyak hanya akan membuat kolesterol jahat lebih mudah meningkat. Ketika kadar kolesterol jahat naik, otomatis berbagai jenis penyakit kronis pun dapat dengan mudah menyerang.

  1. Jerawat

Saat seseorang dengan jenis kulit berminyak mengonsumsi minyak ikan, maka ada kemungkinan risiko dari konsumsi ini adalah jerawat. Gangguan pada kulit bisa terjadi yang berasal dari asam laurat dari kelapa. Untuk menjaga kulit tetap bersih dan sehat, diperlukan penggunaan jenis minyak lain untuk dikombinasi bersama minyak kelapa.

  1. Hipotensi

Penggunaan minyak kelapa rupanya bisa juga memicu tekanan darah rendah atau hipotensi. Ini karena di dalam minyak kelapa terdapat asam lemak omega-9 yang memang menjadi penurun tekanan darah. Untuk Anda yang memang memiliki tekanan darah tinggi, mengonsumsi minyak kelapa memang menguntungkan, tapi jika kadar tekanan darah normal tentunya ini bisa meningkatkan potensi hipotensi.

  1. Kerusakan Hati

Minyak kelapa sebaiknya dihindari oleh para penderita penyakit hati atau penyakit gula. Masalah dapat hadir di saat proses konversi dari asam lemak menjadi energi saat disalurkan atau dikirimkan ke organ hati. Jika Anda tak ingin risiko gangguan kesehatan hati meningkat, tentunya hindari penggunaan minyak kelapa atau gunakan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Demikian sejumlah efek samping minyak kelapa dibalik segudang kebaikannya bagi kesehatan tubuh Anda. Selain manfaat, tentu Anda juga perlu tahu apa saja efek samping yang dapat muncul ketika mengonsumsinya secara berlebihan atau pada kondisi kesehatan tertentu.