Sponsors Link
     Sponsors Link

29 Penyebab Sering Buang Air Kecil dan Diagnosisnya

ads

Sering buang air kecil bisa jadi terjadi karena gejala penyakit tertentu yang semakin berbahaya bagi kesehatan. Secara garis besar buang air kecil merupakan suatu hal yang menunjukkan bahwa siklus pencernaan yang dimiliki oleh organ – organ pencernaan berjalan dengan sangat normal.

Intensitas Buang Air Kecil Normal

Biasanya seseorang bisa melakukan buang air kecil kurang lebih 2 – 3 kali dalam sehari, dengan konsumsi minuman dan makanan yang standar. Namun demikian, apa yang terjadi ketika anda melakukan buang air kecil secara terus menerus dengan intensitas yang sangat tinggi? Hal ini kemungkinan merupakan respon tubuh terhadap kondisi eksternal ataupun internal.

Kondisi eksternal merupakan kondisi dari lingkungan sekitar di luar tubuh, sedangkan untuk kondisi internal adalah kondisi organ – organ bagian dalam tubuh yang mengalami abnormal dan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi buang ai kecil secara terus menerus dan seri ini saya bagi menjadi 2 bentuk, yaitu buang air kecil terus menerus dengan urine yang banyak, dan buang air kecil terus menerus dengan urine yang sedikit.

Diabetes Melitus (20% Kemungkinan)

sering buang air kecil karena diabetesSering kencing adalah gejala diabetes paling utama bisa dikatakan ketika anda sering buang air kecil terutama yang banyak anda terkena diabetes. Ini adalah ciri diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Mengapa Diabetes Menyebabkan Sering Kencing?

Hal ini disebabkan oleh kemampuan ginjal dalam memroses insulin atau gula yang dibawa oleh darah. Efek ini membuat ginjal membuang sebagian dari gula tersebut melalui urin. Tidak heran bahwa anda akan mendapati kandungan gula dalam air kencing anda.

Ciri ciri diabetes

  • Sering buang air kecil
  • Penurunan berat badan
  • Haus
  • Gampang lapar
  • Sering kesemutan
  • Penglihatan kabur
  • Mudah lelah atau lemas
  • Luka lama sekali sembuhnya.

Pencegahan

Pengobatan

  • Perbaiki gaya hidup : Jika gula darah masih di bawah < 160 puasa
  • Konsumsi obat penurun gula darah : > 160 < 300
  • Lebih dari 300 biasanya akan ada obat suntik yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk menurunkan diabetes secara cepat.

Kehamilan (18 % Kemungkinan * Wanita)

KehamilanBagi anda yang wanita salah satu penyebab mengapa sering kencing adalah ketika anda hamil. Intensitas akan semakin bertambah seiring dengan meningkatnya usia janin dari minggu keminggu.

Alasan 

Hal ini dikarenakan semakin bertamah usia janin, maka janin akan lebih mendorong kandung kemih yang menyebabkan kantung kandung kemi tidak optimal dalam menampung urin.

mau tidak mau maka akan menyebabkan air kencing yang tertampung pada kandung kemih akan semakin sedikit yang artinya akan membuat ibu hamil lebih sering buang air kecil. Tidak ada efek samping terhadap kebiasaan ini, karena ini tergolong sangat normal bagi ibu hamil.

Prostat (17 % Kemungkinan / Pria)

kanker prostat

Kanker Prostat

Prostat adalah salah satu kemungkinan penyakit yang menjadi penyebab sering kencing, terlebih anda merasakan sakit saat buang air kecil. Perlu anda ketahui penyakit prostat adalah saluran di bawah kandung kemih yang berfungsi dalam pembentukan sperma.

Alasan

Prostat yang semakin membesar akan berpotensi menekan uretra (tabung yang membawa urin keluar tubuh) dan menghalangi aliran urin. Hal ini menyebabkan dinding kandung kemih menjadi mudah berkontraksi. Kandung kemih mulai berkontraksi bahkan ketika mengandung sedikit urin menyebabkan penderitanya sering buang air kecil.

Lalu bagaimana mendeteksi bahwa gejala tersebut menyebabkan anda terkena prostat? Cara terbaik adalah dengan mengetahui berbagai ciri ciri tambahannya.

  1. Kesulitan buang air kecil
  2. Timbul rasa sakit saat buang air kecil
  3. Sulit ereksi
  4. Rasa nyeri terus menerus
  5. Sering buang air kecil

Diagnosis

  1. Digital Rectal Examination ( DRE ). Digital rectal examination, tes melalui anus untuk mengetahui sel kanker apakah ada atau tidak.
  2. Tes Prostate – Specific Antigen ( PSA ). Memeriksa kandungan protein yang ada di prostat, jika hasil PSA positif, kemungkinan ada kanker didalam prostat tersebut.

Dapat dikatakan bahwa penyebab sering buang air kecil tidak akan jauh terlepas dari ketiga gejala penyakit di atas.

  1. Diabetes (20%)
  2. Kehamilan (18%)
  3. Masalah Prostat (17%)
sponsored links

Ketiganya telah mencapai persentase 55%, lalu ada sekitar 45 % lagi penyebab lainnya yang perlu kita ketahui. Untuk itu sebaiknya kita pilah dengan banyaknya intensitas urin yang dikeluarkan. Umumnya dibagi dua.

  1. Sering kencing dengan intensitas urin cukup banyak. * Biasanya kemungkinan aman
  2. Sering kencing dengan intensitas urin sedikit. * Biasanya kemungkinan ada penyakit tertentu.

Selanjutnya mari kita bahas satu per satu gejalanya.

Sering Buang Air Kecil Dengan Intensitas Banyak (25% Kemungkinan)

Buang air kecil dengan jumlah urine yang banyak secara terus menerus merupakan suatu kondisi respon dari organ pencernaan terhadap lingkungannya. Hal ini dapat disebabkan oleh :

  1. Minum terlalu banyak.Masuknya cairan kedalam tubuh secara berlebihan akan berefek pada respon dari organ – organ pencernaan untuk mengeluarkannya dalam bentuk pengeluaran rin. Hal ini merupakan hal yang wajar, karena dengan banyaknya cairan yang masuk ke dalam tubuh, maka kandungan cairan yang harus dikeluarkan atau sekresi menjadi lebih banyak, dan menjadi lebih sering dikeluarkan, dengan jumlah urin yang banyak.
  2. Udara dingin. Udara dingin merupakan salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi kondisi pembuangan urin dengan jumlah yang berlebihan. Seringnya buang air kecil dengan jumlah urin yang banyak merupakan respon dari tubuh yang tidak bisa mengeluarkan keringat untuk melakukan proses sekresi. Udara dingin akan sulit membuat seseorang mengeluarkan keringat, sehingga proses pengeluaran keringat tersebut ‘dialihkan’ pada sekresi atau pembuangan melalui urine yang dilakukan dengan intensitas tinggi.
  3. Kafein. Kafein merupakan jenis minuman yang bersifat diuretic. Diuretic dapat memicu tingginya proses pengeluaran urin.  Dengan konsumsi kafein tersebut, maka secara otomatis tubuh anda akan memunculkan respon berupa pengeluaran urin lebih banyak. Disarankan bagi anda, untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi minuman berkafein terutama ketika melakukan perjalanan jauh yang sulit melakukan buang air kecil. Ini lah mengapa salah satu bahaya kopi yang wajib kita waspadai, selain kopi ada juga teh.
  4. Pengaruh Obat – Obatan. Penggunaan obat – obatan dalam sebuah treatment atau perawatan suatu penyakit juga dapat menyebabkan tingginya frekuensi buang air kecil pada seseorang. Sama halnya dengan kafein, ada beberapa jenis obat yang bersifat diuretic, sehingga akan memicul tingginya frekuensi seseorang dalam buang air kecil. Biasanya ketika anda sudah selesai dengan treatment pengobatan tersebut, kondisi buang air kecil dengan intensitas yang sering tersebut akan ikut berakhir.
  5. Kondisi Kandung kemih yang hiperaktif. Kandung kemih merupakan bagian yang mengatur ‘penjadwalan’ buang air kecil seseorang. Dan seperti organ – organ lainnya, ada beberapa orang yang dilahirkan dengan kondisi kandung kemih yang hiperaktif. Kandung kemih yang hiperaktif ini memang sebuah kelainan,  namun masih dalam tahapan yang wajar, dan memang seperti itu apa adanya. Seseorang yang memiliki kandung kemih hiperaktif akan benar – benar mudah sekali buang air kecil dengan jumlah utin yang banyak pula. Beberapa situasi kadang membutuhkan popok untuk membantu mengontrol frekuensi pergi ke toilet.

Bahayakah?

Pada dasarnya, kondisi dimana frekuensi tinggi dalam buang air kecil disertai jumlah urin yang banyak adalah tidak normal. Namun demikian, hal ini menunjukkan bahwa organ – organ pencernaan berfungsi dengan sangat baik, dan bukan merupakan suatu gejala – gejala yang menunjukkan adanya penyakit kronis.

Hanya saja mungkin perlu ada treatment khusus yang agak merepotkan, seperti menggunakan popok ataupun mengurangi konsumsi kafein. Namun demikian hal ini tidak menunjukkan gejala – gejala penyakit kronis.

Sering Buang Air Kecil Dengan Intensitas Urin Sedikit (15% Kemungkinan)

Proses buang air kecil yang muncul terus menerus dengan jumlah urin yang sedikit menunjukkan adanya kondisi tidak normal pada organ – organ pencernaan yang ada di dalam tubuh anda. berkut ini beberapa penyebab dari buang air kecil yang terus menerus dengan jumlah urin yang sedikit.

1. Radang Kandung Kemih. 

Salah satu hal yang menyebabkan frekuensi buang air kecil yang sering dengan urin yang sedikit keluar adalah terjadinya infeksi atau peradangan pada bagian kandung kemih. Peradangan pada kandung kemih akan mengirimkan sinyal untuk buang air kecil, namun hanya mengeluarkan sedikit urin, karena trjadi peradangan. Peradangan kandung kemih ini dapat terjadi karena :

  • Terlalu lama menahan buang air kecil
  • Bakteri dan kuman

2. Batu Ginjal

Batu ginjal meupakan suatu penggumapalan urin yang kemudian mengkristal dan membentuk batu pada bagian ginjal. Batu pada ginjal ini akan menghambat proses pencernaan, dan akan menghambat lancarnya urine yang akan keluar pada saat buang air kecil. Hal ini berdampak pada berkurangnya atau sedikitnya jumlah urin yang keluar, karena terhambat bagu ginjal tersebut. Pembentukan batu ginjal disebabkan oleh :

  • Terlalu sering menahan buang air kecil
  • Infeksi
Sponsors Link

Ketika sudah merasakan gejala – gejala tersebut, ada baiknya anda langsung memeriksakan ke dokter, untuk mencegah terjadinya penggumpalan yang lebih besar yang akan berakibat sangat fatal, yaitu berdampak pada infeksi pada bagian ginjal

Baca : Makanan untuk penderita penyakit ginjal & Makanan pantangan bagi penderita penyakit ginjal

3. Gejala – Gejala Kanker

Frekuensi buang air kecil yang sering, dengan urin yang sedikit keluar merupakan gejala – gejala yang patut diwaspadai. Pasalnya, beberapa jenis kanker pada bagian pencernaan dan sekitarnya memiliki gejala – gejala seperti ini. Ada beberapa jenis kanker yang menimbulkan gejala sedikitnya urin yang keluar, dengan frekuensi buang air kecil yang sering, yairu :

  • Kanker rahim. Merupakan kanker yang tumbuh pada bagian rahim, memiliki gejala – gejala yang berpengaruh ke pencernaan, seperti sakit dan pendarahan saat buang air kecil, serta sedikitnya urin yang keluar ketika buang air kecil.
  • Kanker prostat. Merupakan kanker yang tumbuh pada kelenjar prostat. Kanker yang tumbuh tersebut akan menutupi saluran kencing, dan akan menghambat keluarnya urin pada saat buang air kecil.

Jenis kanker tersebut memiliki penyebab yang berbeda – beda, namun ketiganya memiliki gejala – gejala yang hampir sama, yaitu frekuensi buang air kecil yang bertambah banyak, namun dengan urin yang sedikit keluar.

Bahaya atau tidak kah?

Secara umum, banyaknya frekuensi buang air kecil dengan jumlah urin yang sedikit menunjukkan gejala – gejala medis yang berbahaya apabila tidak ditangani segera. Jadi, pada intinya, ketika anda merasakan gejala seperti itu, wajib anda periksakan ke dokter, untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya. Karena pendeteksian dan pengobatan secara dini akan sangat membantu dalam penyembuhan penyakit – penyakit yang anda derita.

Penyebab Lainnya (5% Kemungkinan)

  1. Kegelisahan
  2. Obat, misalnya diuretik
  3. Stroke, atau otak atau kondisi sistem saraf
  4. Infeksi pada kelenjar prostat (prostatitis)
  5. Pembesaran prostat
  6. Infeksi ginjal
  7. Tumor atau benjolan di daerah panggul
  8. Interstitial cystitis (radang dinding kandung kemih)
  9. Sindrom kandung kemih terlalu aktif (dijelaskan, kontraksi kandung kemih yang tidak terkontrol)
  10. Kanker kandung kemih
  11. Disfungsi kandung kemih
  12. Kencing batu
  13. Inkontinensia urin
  14. Pembukan tidak normal di saluran kemih
  15. Radiasi dari panggul, misalnya, untuk mengobati kanker
  16. Diverticulitis (radang diverticulosis, kecil, menggelembung kantung atau kantong yang bisa berkembang di lapisan dalam usus besar).

Apa yang harus dilakukan?

Ketika gejala – gejala seringnya buang air kecil muncul dan berlangsung secara terus menerus, segera periksakan ke dokter, dan kenalilah kondisi organ – organ pencernaan anda lebih jauh, agar nantinya dapat menepis terjadinya kemungkinan terburuk. Berikut adalah beberapa yang mungkin akan ditanyakan dokter.

Mereka mungkin bertanya tentang:

  • Sampel urin, Mungkin meminta hasil tes urin
  • Pola sering buang air kecil (kapan itu mulai, bagaimana cara membandingkan dengan apa yang Anda anggap normal, itu terjadi siang hari saja, atau waktu malam saja, atau keduanya?)
  • Obat obatan yang sedang dikonsumsi.
  • Gejala lain
    • Berapa banyak cairan yang Anda minum: adalah lebih atau kurang dari biasanya?
    • Apakah Anda telah melihat perubahan dalam urin Anda (misalnya, warna, bau)
    • Berapa banyak kafein dan alkohol yang Anda konsumsi dan apakah ini telah berubah baru-baru ini.

Setelah itu dokter akan melakukan beberapa tes antara lain.

  1. Analisis urin: untuk menentukan apakah senyawa yang abnormal di urinnya.
  2. Tes Pencitraan seperti CT Scan dan MRI : untuk melihat ke dalam tubuh
  3. Tes neurologis: untuk melihat apakah gangguan saraf
  4. Tes urodinamik: untuk memeriksa seberapa baik kandung kemih, sfingter, dan uretra menyimpan dan melepaskan air seni.

Nah itu lah prosedur dari awal ketika anda kedapatan sering buang air kecil yang intensitasnya sering dan sudah mengganggu. Kemungkinan anda harus cek secara dini agar tidak timbul penyakit kronis yang tidak diinginkan. Sebaiknya hati hati karena beberapa jenis penyakit menular dapat disebabkan oleh air seni.

Pengobatan

  • Senam kegel: latihan ini setiap hari secara teratur memperkuat otot-otot panggul dan uretra dan mendukung kandung kemih. Hal ini penting untuk mempelajari teknik yang benar dan praktek pada frekuensi yang direkomendasikan (setidaknya 30 sampai 80 kali sehari selama minimal 8 minggu)
  • Biofeedback: Digunakan dengan latihan Kegel, ini membantu meningkatkan kesadaran dan kontrol otot panggul
  • Pelatihan kandung kemih: tujuannya adalah untuk melatih kandung kemih agar dapat menahan kencing lebih lama.
  • Pemantauan asupan cairan: misalnya, penyebab sering kencing bisa jadi karena minum terlalu banyak sebelum tidur.
  • Mengubah diet: untuk menghindari makanan yang dapat menyebabkan iritasi kandung kemih atau bertindak sebagai diuretik, misalnya kafein, alkohol, coklat, makanan pedas, pemanis buatan. Mengonsumsi makanan tinggi serat dapat membantu mengurangi sembelit yang memburuk kandung kemih yang terlalu aktif.

Semoga dapat membantu anda((Medicalnewstoday, Frequent urination – causes and treatments, diakses 09/03/2015)).

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Monday 09th, March 2015 / 15:22 Oleh :
Kategori : Gejala Penyakit