Home Featured 6 Cara Mengatasi Hewan Masuk Telinga yang Bisa Diterapkan

6 Cara Mengatasi Hewan Masuk Telinga yang Bisa Diterapkan

by Erlita

Seorang pria berusia 27 tahun bernama Liam Gomez mengeluhkan rasa sakit di telinganya dan juga mengalami vertigo yang rupanya merupakan tanda bahwa di dalam telinganya ada hewan yang tak ia sadari. Ia merasa bahwa memang di dalam telinganya ada sesuatu, namun saat telinga dikorek tak keluar atau muncul apapun.

Sampak akhirnya, ia memilih menggunakan minyak zaitun beberapa tetes ke dalam telinganya. Usai meneteskan minyak, ia pun tidur berharap rasa sakit dan keluhan vertigonya bisa hilang segera. Namun bukannya membaik, ia menemukan dalam telinganya terdapat goresan. Usai Liam menggunakan cotton bud untuk mengorek telinganya, ada sesuatu mengejutkan dan cukup ngeri keluar dari sana.

Melansir dari Daily Mail, hasil korekan telinga justru memunculkan kaki-kaki laba-laba. Dirinya sendiri pun terkejut karena kaki-kaki laba-laba tersebut merayap keluar usai ia berupaya mengoreng selama sejam. Pria asal Inggris ini pun menggunakan penjepit sebagai alat bantuan mengeluarkan delapan kaki laba-laba tadi dan ia berjanji setiap tidur tak akan melewatkan penggunaan penutup telinga supaya hal serupa tak terjadi lagi.

Apabila kita mengalami hal yang sama seperti Liam namun kita sadar bahwa ada hewan yang telanjur masuk ke telinga, apa yang seharusnya dilakukan? Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi hewan masuk telinga yang bisa coba diterapkan.

  1. Tetap Tenang

Rasa panik hanya akan memicu gerakan berlebihan dari si serangga yang masuk ke telinga kita. Agar tidak menyebabkannya masuk makin dalam, tetap tenang walaupun ada suara berderak berasal dari serangga tersebut, ada dengungan, atau saluran telinga mulai terasa geli.

  1. Memiringkan Kepala

Miringkanlah kepala saat serangga masuk ke telinga secara berlawanan dengan bagian atau sisi telinga yang dimasuki serangga. Miringkan kepala dengan telinga kanan menghadap atas apabila telinga kirilah yang kemasukan serangga, dan sebaliknya jika telinga kananlah yang kemasukan.

  1. Hindari Memasukkan Benda Lain atau Jari ke Telinga

Saat sesuatu masuk ke telinga, otomatis kita akan memasukkan jari kita untuk menggapai lalu mengeluarkannya. Hanya saja, mengambil serangga dari dalam telinga dengan mengorek apalagi dengan pinset atau cotton bud justru bisa meningkatkan risiko luka di telinga atau malah mendorong si serangga lebih masuk. Hindari aksi memasukkan jari atau benda lain ke telinga bila khawatir cedera bisa terjadi.

  1. Meneteskan Minyak ke Telinga

Seperti pada kasus Liam, ia meneteskan minyak zaitun ke dalam sisi telinga yang kemasukan serangga. Jadi usai memiringkan kepala, pastikan tetesi dengan minyak yang bersifat non-iritatif supaya tidak melukai bagian dalam telinga. Baby oil atau minyak zaitun adalah yang paling aman, atau bisa juga menggunakan air hangat jika tak tersedia minyak-minyak tersebut.

Daun telinga bisa sedikit ditarik supaya gelembung udara di dalam telinga beberapa detik dapat hilang dan pastikan agar tetesannya tidak terlalu berlebihan. Fungsi memasukkan minyak zaitun, baby oil atau air hangat adalah supaya serangga yang masuk bisa dibasmi sehingga untuk mengeluarkannya pun jauh lebih mudah.

  1. Mengalirkan Minyak/Air Hangat Keluar dari Telinga

Usai meneteskan air hangat atau minyak ke dalam telinga, miringkan lagi kepala ke sisi berlawanan yang kali ini bertujuan untuk mengeluarkan air atau minyak. Biasanya, seiring keluarnya cairan serangga pun ikut keluar dari dalam telinga. Ulangi langkah dari awal bila belum seluruh bagian serangga dapat keluar. Kalau sudah berhasil dikeluarkan, pastikan memakai air hangat untuk membersihkan telinga agar mencegah risiko infeksi telinga sekaligus tanda perdarahan.

  1. Jangan Memaksakan

Apabila dari dalam telinga timbul rasa nyeri bahkan terjadi pembengkakan, peradangan, hingga kehilangan pendengaran, hentikan upaya mengeluarkan serangga segera. Jangan memaksakan upaya ini agar telinga tidak makin buruk kondisinya. Jika upaya mandiri tak berhasil, segera ke dokter THT saja untuk diperiksakan supaya penanganan lebih tepat bisa kita dapatkan.

Entah itu laba-laba, lebah, nyamuk atau serangga jenis lainnya, itulah beberapa langkah atau cara mengatasi hewan masuk telinga yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama. Jangan ragu meminta bantuan dokter THT jika tak berani menanganinya sendiri atau penanganan mandiri yang sudah dilakukan tidak membuahkan hasil.

You may also like