Home Featured 10 Penyebab Gejala Liver dan Pengobatannya

10 Penyebab Gejala Liver dan Pengobatannya

by Putri Yohani Masnun

Penyakit liver merupakan penyakit yang menyerang organ hati, yang disebabkan oleh banyak faktor seperti infeksi virus, penyakit degeneratif, paparan zat kimia berbahaya hingga kebiasaan mengkonsumsi alkohol. Penyakit ini sangat berbahaya, mengingat fungsi hati yang membantu dalam pembentukan sel darah merah dan proses metabolisme. Penyakit liver dapat membuat organ hati tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, dan sayangnya saat penyakit ini terdeteksi, kondisi penderita justru sudah cukup parah.

Gejala Penyakit Liver

Saat hati mulai bermasalah, biasanya gejala belum begitu kuat dirasakan bahkan cenderung tidak menunjukkan gejala yang berarti. Namun, saat penyakit liver mulai memburuk, beberapa gejala berikut ini akan muncul dan membutuhkan penanganan segera.

  1. Perut terasa nyeri dan terlihat membengkak, dikarenakan gejala liver bengkak.
  2. kehilangan nafsu makan secara drastis.
  3. sering merasa mual dan muntah.
  4. Permukaan kulit, kuku dan mata terlihat kuning.
  5. Tubuh mudah merasa lelah.
  6. Muncul gatal-gatal pada kulit, pertanda racun mulai menumpuk di dalam tubuh.
  7. Feses berubah warna menjadi lebih pucat.
  8. Warna urine berubah pekat dan gelap.
  9. Mengalami pembengkakan pada tungkai dan kaki.
  10. Tubuh mudah sekali mengalami memar.

Penyakit liver yang dapat terdeteksi dengan cepat apalagi saat masih gejala awal, umumnya dapat disembuhkan. Namun jika sampai terjadi kerusakan hati atau gagal hati, maka akan menimbulkan dampak yang sangat serius hingga menyebabkan kematian. Dari fase awal hingga gagal hati, bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Karena itulah gejala penyakit ini jarang cepat disadari, apalagi gejalanya yang mirip dengan penyakit biasa.

Pengobatan Penyakit Liver

Pemilihan metode pengobatan yang tepat perlu disesuaikan dengan penyebabnya, juga tingkat keparahan dari penyakit liver itu sendiri. Berikut ini beberapa cara pengobatan penyakit liver.

  • Jika penyakit liver disebabkan karena overdosis paracetamol, maka pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan membalikkan efek paracetamol tersebut, dengan menggunakan obat-obatan.
  • Jika dikarenakan obesitas dan pengaruh alkohol, maka penderita akan diminta oleh dokter untuk mengubah gaya hidup dan memulai pola hidup sehat. Menghindari alkohol dan mengatur menu makanan agar obesitas dapat diatasi, dengan begitu hati dapat kembali pulih.
  • Penyakit liver yang disebabkan karena infeksi virus (seperti hepatitis), perlu mendapatkan pengobatan yang tepat, juga pengawasan dokter selama masa penyembuhan. Bahkan setelah hepatitis sembuh, penderita perlu memeriksakan kondisi hatinya secara berkala.
  • Jika penyakit liver sudah parah bahkan terbentuk sirosis hati dan gagal hati, maka tindakan operasi akan dilakukan. Transplantasi hati diperlukan jika hati sudah benar-benar tidak berfungsi, yang didapat dari pendonor.

Penyakit hati atau liver sangat berbahaya, karena itu menghindari penyebabnya dapat mencegah munculnya masalah pada fungsi hati. Selain itu, cara menjaga kesehatan hati haruis diterapkan untuk menjaga hati tetap berfungsi dengan baik. Jika salah satu gejala di atas muncul, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

You may also like