Elektroretinografi – Manfaat – Bahaya – Prosedur

568

Apakah anda tahu mengenai apa itu elektroretinografi? Memang istilah ini masih terdengar asing di telinga sebagian orang, namun perlu anda ketahui bahwa istilah ini sudah terkenal di kalangan ahli medis. Definisi dari elektroretinografi sendiri yaitu suatu test yang mana merupakan tes paling utama yang dilakukan terhadap mata dan mendeteksi jenis-jenis penyakit mata. Elektroretinografi juga biasa disingkat dengan ERG yang mana nantinya akan memberikan sebuah gambaran mengenai objektifitas dan juga ukuran kuantitatif dari retina mata yang mana nantinya dokter akan lebih mudah untuk melakukan pemantauan terhadap sel –  sel batang, sel kerucut, dan juga sel – sel ganglion yang terdapat pada mata.

Perlu anda ketahui bahwasanya di dalam mata manusia terdapat dua saraf yang ada pada retina, yakni disebut dengan cone dan cod.

  • Cone merupakan suatu saraf yang sangat sensitif terhadap warna dan juga pada cone terdapat tiga pigmen warna, yang pertama yaitu merah, kedua hijau, dan yang ketiga berwarna biru. Kombinasi dari kesemua warna tersebut yang menyebabkan kita bisa melihat berbagai macam warna.
  • Cod merupakan suatu saraf yang sangat sensitif terhadap terang maupun gelap. Dan dari kedua jenis saraf yang terdapat pada retina itulah kita nantinya dapat mengetahui aktivitas elektris yang terdapat pada mata manusia.

ERG merupakan sebuah bentuk yang mana paling umum digunakan dalam pengujian electroretinographic yang mana nantinya akan memberikan sebuah penilaian terhadap fungsi retina secara umum dan kemudian dokter bisa dengan mudah membedakan suatu perbedaan antar sel. Dan juga dapat digunakan untuk mengungkapkan atau membantu dokter untuk menunjukkan fungsi fotoreseptor, sel bipolar, dan lain sebagainya. Berikut ini akan kami berikan beberapa informasi mengenai manfaat, bahaya, dan juga metode yang biasanya terdapat pada ERG atau elektroretinografi yang harus anda ketahui.

Manfaat dan Bahaya

Di bawah ini beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan ketika anda melakukan elektroretinografi.

  • Elektroretinografi digunakan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat gangguan yang terjadi pada retina mata seperti ablasio retina mata.
  • Manfaat lain yang bisa anda dapatkan dengan menggunakan elektroretinografi adalah anda nantinya bisa mengetahui kebutaan dini yang terjadi sehingga bisa segera dilakukan penanganan untuk mencegah anda terkena hal – hal yang tidak diinginkan.
  • Elektroretinografi juga bermanfaat karena dokter bisa melakukan pemantauan terhadap ada atau tidaknya gangguan mata yang anda alami agar supaya segera dilakukan diagnosa maupun juga pengobatan yang tepat untuk mencegah gangguan yang anda alami semakin parah yang tentunya jika sudah demikian maka pengobatannya pun juga akan membutuhkan waktu yang lama.

Perlu anda ketahui bahwa sampai sekarang kami belum menemukan adanya suatu bahaya yang akan terjadi ketika anda melakukan elektroretinografi. Namun anda harus tetap waspada karena kemungkinan hal buruk yang anda alami dikarenakan tidak melakukan prosedur yang telah ditentukan. Dengan kata lain, jika anda maupun juga dokter anda sudah melakukan prosedur yang sesuai dengan standar, maka kemungkinan anda tidak akan mengalmai dampak apapun dari penggunaan elektroretinografi.

Namun demi keamanan kesehatan mata, pasca tes dilakukan pastikan untuk tak mengucek mata sembarangan karena tingkat sensitivitas mata akan meningkat. Ketika mengucek mata dan kucekan terlalu keras, maka ada risiko kerusakan kornea sebab kondisinya masih tergolong terpengaruh obat anestesi. Asalkan menjaga kondisi mata dengan hati-hati, tak ada bahaya yang perlu dikhawatirkan, namun ada kemungkinan pembedahan menjadi jalan yang diambil bila memang gangguan trauma adalah salah satu faktor penyebabnya.

Prosedur

Seperti kebanyakan tindakan medis, prosedur Adapun metode dari elektroretinografi adalah seperti di bawah ini.

  • Yang pertama yaitu akan diberikan sebuah anastesi lokal terhadap mata yang akan dilakukan pemeriksaan.
  • Selanjutnya lensa kontak dengan elektrode akan dipasang pada mata yang akan diperiksa tersebut.
  • Elektroda kemudian akan diletakkan di bagian dahi dan juga akan diletakkan pada daun telinga. Perlu anda ketahui bahwasanya tujuan diletakkannya elektroda pada dahi yaitu untuk digunakan sebagai pola negatif.
  • Selanjutnya dari lensa kontak kornea tersebut akan keluar potensi listrik yang kemudian akan diteruskan oleh alat yang disebut dengan preamplifier dan juga layar.
  • Yang terakhir adalah akan dilakukan sebuah rangsangan.

Untuk nilai dari elektroretinografi itu sendiri adalah sebagai berikut:

  • Nantinya akan terdapat periode laten pada saat selesai melakukan rangsangan sampai kemudian akan muncul sebuah gelombang A kira – kira 0,2 meter per detik.
  • Kemudian akant terdapat suatu perideo implisit yang merupakan rangsangan dengan puncak gelombang B.
  • Gelombang tersebut akan hilang bagi pasien yang menderita gangguan pada bagian retinanya atau yang juga biasa disebut dengan retinopati dan juga hipoksia.

Yang tidak kalah penting adalah bahwa metode yang dilakukan tersebut bertujuan untuk bisa membedakan berbagai gangguan maupun juga kelainan yang terjadi pada retina.

Hasil Tes

Setelah tes dilakukan, tentu pasien tinggal tunggu akan hasilnya, berikut ini merupakan keterangan hasil tes yang bisa coba dipahami.

  • Normal – Ketika hasil tes normal-normal saja, maka pola dari hasil yang ditunjukkan adalah pola gelombang mata normal sebagai reaksi ketika ditampakkan kilatan cahaya.
  • Abnormal – Ketika hasil tes menunjukkan ketidaknormalan, maka hal ini menandakan bahwa pasien kemungkinan memiliki kerusakan arteriosklerosis pada retina, ablasio, trauma, penggunaan obat tertentu yang berpengaruh terhadap kondisi retina, kekurangan vitamin A, hingga kondisi retinoschisis bawaan atau lapisan pada retina yang mengalami pemecahan

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan dan semoga bisa menambah wawasan anda mengenai apa sebenarnya ERG atau Elektroretinografi dan juga apa saja fungsi dari alat tersebut. Perlu anda cermati bahwasanya anda harus tahu cara menjaga kesehatan mata anda agar supaya anda terhindar dari berbagai gangguan yang akan mengganggu anda. Jika anda mengalami tanda yang mengindikasikan anda terkena gangguan mata, maka anda harus segera memeriksakannya ke dokter.