Cara Pemeriksaan Ambeien – Metode, Manfaat dan Bahaya

Pemeriksaan ambeien, wasir atau hemoroid umumnya akan dilakukan dengan cara memeriksa saluran belakang anus tubuh pasien untuk melihat pembengkakan yang terjadi di pembuluh darah. Apabila terdapat ambeien, dokter akan memeriksa ukuran dari ambeien tersebut, memeriksa lokasi dan juga memberikan rencana pengobatan atas dasar tingkat keparahan dari wasir atau ambeien tersebut. Namun biasanya penderita tidak mau menemui dokter untuk masalah ambeien ini karena merasa risih dan juga malu.

Namun sebenarnya dokter memang memiliki tugas dan sudah terbiasa menangani berbagai penyakit umum seperti ambeien sehingga tidak perlu malu untuk berobat ke dokter. Yang perlu dilakukan pasien adalah memberitahukan tentang gejala sakit yang dirasakan seperti perubahan berat badan, berubahnya pola buang air besar, penyebab feses berwarna hitam, gelap atau lengket dan lain sebagainya. Berikut informasi lebih lanjut akan cara pemeriksaan ambeien agar lebih jelas.

Metode Pemeriksaan

Metode pemeriksaan ambeien yang umumnya akan dilakukan dokter sangat bervariasi tergantung dari keinginan pasien dan juga dicocokkan dengan keparahan dari ambeien tersebut.

  1. Digital Rectal Examination

Digital rectal examination atau pemeriksaan colok dubur akan dilakukan jika bagian luar anus sudah diperiksa oleh dokter yang kemudian akan dilanjutkan dengan digital rectal examination tersebut. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa kondisi usus besar pada bagian bawah atau rektum dan juga untuk memeriksa jika terjadi pertumbuhan massa atau kelainan yang bisa menimbulkan bahaya tidak lancar buang air besar.

Dalam prosedur pemeriksaan jenis ini, penggunaan sarung tangan dan pelumas bagi dokter sangatlah penting di mana kemudian dilanjutkan penggunaan jari telunjuk untuk memeriksa jika anda kelainan yang terjadi di dalam dubur. Pemeriksaan ini tidak menimbulkan sakit namun kemungkinan pasien akan sedikit tidak nyaman dengan metode yang berlangsung selama beberapa menit tersebut.

  1. Pemeriksaan Proktoskopi

Pemeriksaan proktoskopi adalah pemeriksaan lanjutan yang kemungkinan juga dibutuhkan. Proktoskopi adalah pemeriksaan kanal anus dengan alat bantu teropong besi atau plastik khusus yang dinamakan dengan proktoskop. Kanal anus sendiri merupakan bagian akhir rektum sebelum anus yang terdiri dari cincin otot yang melakukan kontraksi dan relaksasi pada saat seseorang tidak dan akan buang air besar. Sementara rektum merupakan saluran yang memiliki otot dengan panjang berkisar 20 cm yang menjadi penghubung antara usus besar dengan anus dan anus merupakan tempat keluarnya kotoran, isi perut dan juga gas dari dalam tubuh.

Dalam prosedur ini, dokter akan melihat seluruh kanal anus atau bagian terakhir dari usus besar yakni rektum. Dokter juga mungkin akan mengambil sample jaringan dari dalam rektum yang nantinya juga akan diperiksa di laboratorium yang dinamakan dengan istilah biopsi.

  1. Pemeriksaan Kebiasaan Buang Air

Penyebab terbesar dari ambeien adalah terlalu sering mengejan dengan kuat yang dilakukan pada saat buang air besar. Tekanan yang terjadi pada pembuluh darah rektum dan anus ini akan menimbulkan pembengkakan, sakit, BAB berdarah dan tidak nyaman. Apabila buang air besar tidak terjadi secara teratur atau sulit saat buang air besar dan lebih sering mengejan, maka menandakan jika anda memiliki risiko besar terkena ambeien. Wasir bagian dalam akan keluar lewat anus yang disebut dengan wasir menonjol atau jatuh pun bakal terjadi karena adanya tekanan berlebih tersebut

  1. Banding

Banding merupakan prosedur pemeriksaan ambeien yang juga disebut dengan ligasi pita karet dimana metode ini menggunakan pita yang ketat pada bagian dasar ambeien untuk memotong suplai darah yang merupakan efek BAB tidak setiap hari. Banding sendiri umumnya dilakukan sebanyak 1 hingga 2 kali yang berlangsung sekitar 2 bulan secara terpisah. Pemeriksaan ini memang tidak menimbulkan rasa sakit namun pasien akan merasa tidak nyaman dengan prosedur tersebut.


  1. Sclerotherapy

Metode ini menggunakan penyuntikan zat kimia ke dalam ambeien dimana bahan kimia tersebut bertujuan untuk memperkecil ukuran ambeien sekaligus menghentikan pendarahan yang biasanya terjadi karena penyebab BAB berdarah. Metode ini kemungkinan akan memberikan sedikit rasa sakit pada saat penyuntikan zat kimia tersebut namun tetap memiliki beberapa risiko yang harus diketahui.

  1. Terapi Koagulasi

Terapi koagulasi yang disebut juga dengan photocoagulation infra merah adalah pemeriksaan dan perawatan dengan menggunakan infra merah, panas atau dingin yang ekstrem untuk mencabut atau mengecilkan ukuran ambeien yang umumnya akan dilakukan bersamaan dengan anoscopy.

Anoscopy merupakan prosedur visualisasi dimana alat akan dimasukkan beberapa inci ke dalam rektum pasien yang memungkinkan dokter untuk melihat area dalam rektum. Metode ini akan menimbulkan perasaan tidak nyaman ringan pada pasien dan juga kram selama menjalani perawatan tersebut.

  1. Ligasi Arteri Hermoroid

Ligasi arteri hermoroid yang juga disebut dengan heparorrheaoid transanal adalah cara berikutnya yang akan dilakukan dokter untuk memeriksa dan menghilangkan ambeien. Metode ini dilakukan dengan cara menempatkan pembuluh darah yang menjadi penyebab wasir memakai ultrasound atau ligates untuk menutup pembuluh darah. Ini terbilang lebih efektif dibandingkan dengan pita karet akan tetapi harganya lebih mahal dan menimbulkan rasa sakit yang biasanya akan dilakukan jika penggunaan pita karet tidak membuahkan hasil. Langkah pencegahan terbaik adalah dengan pantangan ambeien wajib dihindari agar tidak semakin parah.

  1. Hemorrhoidectomy

Hemorrhoidectomy biasanya dilakukan untuk wasir eksternal yang besar dan juga internal yang sudah mengalami prolaps atau menimbulkan masalah serta sudah tidak merespon terhadap manajemen non surgical. Prosedur tersebut umumnya akan dilakukan di rumah sakit dan akan dilakukan anestesi seperti anestesi umum, anestesi regional atau jenis anestesi lain sesuai keputusan dokter.

Manfaat dan Bahaya Pemeriksaan

Pemeriksaan ambeien memiliki dua sisi yang ditawarkan, yakni sisi manfaat dan juga bahaya yang setiap penderitanya perlu untuk ketahui. Berikut adalah keterangan manfaat maupun bahaya yang bisa disimak:

Manfaat

Pemeriksaan ambeien ini berguna untuk melihat berbagai gejala yang ditimbulkan sebagai indikasi dari ambeien yang selanjutnya akan diatasi dengan penanganan profesional medis.

  1. Mengidentifikasi Rasa Gatal dan Sakit

Pemeriksaan ambeien bertujuan untuk mengidentifikasi rasa gatal dan juga sakit yang ditimbulkan pada area dubur. Pembuluh darah yang mengalami pembengkakan umumnya akan menjadi penyebab BAB berlendir sehingga membuat kulit di sekitar anus menjadi iritasi dan timbul rasa gatal sekaligus nyeri pada saat berjalan dan duduk.

  1. Memeriksa Nyeri Saat Buang Air Besar

Kegunaan selanjutnya dari pemeriksaan ambeien adalah untuk melihat seberapa sering rasa sakit yang terjadi setiap kali buang air besar yakni pada saat timbul tekanan di area anal dan juga dubur.

  1. Mengidentifikasi Pendarahan

Pemeriksaan ambeien juga bertujuan untuk memeriksa pendarahan yang umumnya terjadi pada penderita wasir. Pendarahan ini bahkan bisa terjadi tanpa menimbulkan rasa sakit dan tidak gatal sehingga harus diperiksakan ke dokter karena juga bisa menjadi indikasi beberapa penyakit serius lain seperti kanker usus dan kanker dubur.

  1. Untuk Menghentikan Benjolan

Kegunaan selanjutnya dari pemeriksaan ambeien adalah untuk menghentikan benjolan dan mengatasi penyebab sembelit. Darah yang menggumpal pada bagian bawah kulit yang menjadi penyebab wasir timbul karena darah yang membeku. Benjolan ini umumnya keras dan terasa menyakitkan yang bisa terjadi pada bagian dalam atau luar rektum.

Bahaya

Seperti halnya tindakan medis lain, pemeriksaan ambeien juga memiliki efek samping atau bahaya yang akan dirasakan dan dialami pasien seperti:

  • Susah mengontrol buang air besar
  • Retensi urin
  • Fistula ani
  • Penyempitan lubang anus atau stenosis
  • Pendarahan seperti ciri ciri ambeien pada saat buang air besar yang umumnya akan membaik sesudah 7 hari
  • Infeksi yang terlihat dari timbulnya abses atau nanah.

Cara pemeriksaan ambeien yang cukup bervariasi tersebut tidak hanya dilakukan untuk para penderita wasir saja, namun juga bisa diterapkan untuk masalah rektum dan anus lainnya seperti kanker usus, kanker dubur dan berbagai masalah lainnya. Konsultasikan pemeriksaan ambeien ini dengan dokter supaya lebih jelas mengenai prosedur dan dampak serta efek samping dari pemeriksaan tersebut.

, , ,

Follow Halosehat

ig-halosehatgroup

Oleh :
Kategori : Wasir