Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte – Fungsi Obat – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Adona (AC-17)/Adona (AC-17) forte merupakan obat yang biasa di gunakan untuk mengobati pendarahan. Khususnya pendarahan yang terjadi akibat dari menurunnya resistensi kapiler. Obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) forte di pasarkan dalam bentuk tablet. Adona (AC-17)/Adona (AC-17) forte mengandung zat aktif yaitu Carbazochrome Na Sulfonate yang merupakan obat anti hemorrhagic atau anti hemostatic. Carbazochrome Na Sulfonate yang terkandung dalam Adona (AC-17)/Adona (AC-17) forte sebanyak 30mg/tablet.

Obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte ini biasanya di gunakan untuk mengehentikan pendarahan pada operasi atau pembedahan, wasir, penyakit pembuluh darah pada pasien diabetes atau di sebut dengan angiopati diabetik. Obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte ini hanya mempersingkat waktu pendarahan bukan membekukan darah.

Untuk pengobatan penyakit wasir sendiri obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte ini terholong ampuh. Karena dapat menghentikan pendarahan yang terjadi akibat wasir. Wasir sendiri memiliki pengertian pembengkakan yang terjadi pada anus akibat pelebaran pembuluh darah. Biasanya wasir di tandai dengan feses yang berdarah, atau jaringan membengkak yang keluar dari anus di sertai darah segar yang mengalir terus menerus.

Zat Aktif  

Zat aktif yang terkandung dalam Adona (AC-17)/Adona (AC-17) forte adalah Carbazochrome Na Sulfonate. Carbazochrome merupakan agen anti hemorrhagic dan hemostatic.

Carbazocrhome di gunakan untuk menghentikan pendarahan, cara kerja carbazochrome yaitu dengan cara memicu terjadinya agregasi serta adhesi patrlet di dalam darah untuk membentuk steker trombosit. Selain untuk menghentikan pendarahan yang terjadi alami dari dalam tubuh, bisa juga di gunakan untuk pendarahan dari luka yang terbuka.

Namun, biasanya obat ini di gunakan untuk proses pembedahan dan mengobati penyakit wasir. Carbazochrome merupakan produk dari proses oksidasi adrenalin atau di sebut juga epinephrine. Namun, carbazochrome dalam bentuk garam di sebut carbazochrome sodium sulfonate yang mampu menghambat permebilitas pada kapiler dan mampu meningkatkan resistensi kapiler.

Carbazochrome sodium sulfonate memiliki cara kerja dengan membuat waktu pendarahan jadi lebih singkat atau di sebut dengan hemostatik. Dan tidak memiliki efek samping pada koagulasi darah dan sistem fibrinolitik.

Dosis Penggunaan Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte 

Obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte tersedia dalam bentuk tablet, sehingga di berikan secara oral kepada pasien. Biasanya untuk dosis 10-30mg di berikan sebanyak tiga kali sehari. Karena dosis wajar obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte sehari bagi pasien dewasa adalah sebanyak 30-90 mg per hari.

Selanjutnya dosis yang di gunakan dapat di naikan dan di turunkan sesuai dengan kondisi pendarahan dan usia pasien. Konsultasikan kepada dokter yang menangani anda, karena ini termasuk ke dalam obat keras yang harus di minum sesuai anjuran dokter.

Efek Samping Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte 

Setiap obat memiliki efek samping yang berbeda pada setiap individu. Namun, tidak semua individu merasakan efek samping dari obat yang di konsumsinya. Efek samping dari obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte

  • biasanya mengalami gangguan pencernaan, seperti mual, muntah bahkan sampai menghilangkan nafsu makan.
  • Biasanya juga akan terjadi beberapa efek samping lain seperti sembelit, diare dan penyakit asam lambung.
  • Reaksi alergi yang biasanya terjadi akibat penggunaan obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte adalah timbulnya ruam pada kulit, terjadinya erupsi da pruritus.
  • Jika terjadi alergi yang lebih parah dari ini maka hentikan penggunaan obat ini. Konsultasikan kepada dokter yang menangani anda.

Indikasi Adona AC-17)/Adona (AC-17) Forte 

  • Obat ini berfungsi untuk mengatasi pendarahan yang di akibatkan oleh resistensi kapiler dan permebilitas kapiler.
  • Obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte juga dapat mengatasi Perdarahan yang terjadi di rahim biasanya terjadi di luar masa menstruasi, yang sering disebut juga metorrhagia
  • Pendarahan yang terjadi pasca operasi atau pembedahan, yang di akibatkan menurunnya resistensi kapiler. Juga dapat mengatasi pendarahan pada selaput internal, membran mukosa, mata, kulit juga pendarahan nefritis.
  • Obat ini hanya berfungsi untuk menghentikan darah dalam waktu singkat bukan membantu proses pembekuan darah manusia.

Kontraindikasi Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte 

  • Konrraindikasi yang terjadi pada pasien alergi akan memperparah kondisi pendarahan, jangan berikan pada pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap carbazochrome.

Penggunaan Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte 

  • Selama penggunaan obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte pasien sebaiknya mewaspadai ciri-ciri alergi yang timbul akibat penggunaan obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte. Karena obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte dapat menimbulkan alergi bagi beberapa orang yang sensistive terhadap kandungan carbazochrome dalam obat ini.
  • Sebaiknya obat ini di konsumsi bersamaan dengan makanan, atau baiknya setelah makan. Hal ini untuk menghindari terjadinya efek samping gangguan pencernaan pada pasien.
  • Penggunaan obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte pada pasien yang berusia lanjut mungkin akan lebih baik jika di lakukan penurunan dosis, apalagi jika pasien berusia lanjut mengalami penurunan fungsi fisiologis.
  • Efek samping lain yang timbul akibat konsumsi dari obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte adalah menyebabkan hasil positif pada hasil tes urobilinogen urine. Dan membuat warna urine berubah menjadi kuning atau orange.
  • Sebaiknya bagi ibu hamil atau menyusui tidak menggunakan obat ini, karena obat ini akan berbahaya pada janin atau bayi.
  • Ada baiknya mengkonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte, karena dosis setiap individu berbeda, hal ini di pengaruhi oleh usia dan kondisi pendarahannya.
  • Angiopati diabetik yang terjadi pada penderita penyakit diabetes ada dua, yaitu angiopati diabetik mikro dan angiopati diabetik makro. Angiopati diabetik makro adalah gangguan vaskuler yang terjadi pada pembuluh darah besar seperti pada kaki.
  • Sedangkan angiopati mikro merupakan gangguan vaskuler pada pembuluh darah kecil seperti arterial dan kapiler, yang di akibatkan oleh peningkatan kadar glukosa dalam darah. 
  • Penyebab dari terjadinya angiopati diabetik ini pada umumnya ada dua faktor. Faktor genetik dan faktor non metabolik. Selain itu ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan angiopati diabetik. Yaitu faktor lamanya mengidap penyakit diabetes, faktor usia, memiliki riwayat hipertensi atau darah tinggi, terjadi infeksi, dan faktor lainnya akibat konsumsi  obat-obatan yang bersifat vasokonstriktor.
  • Obat Adona (AC-17)/Adona (AC-17) Forte ini juga dapat di gunakan untuk menghenrikan pendarahan pada wasir. Awal mula terjadinya wasir biasanya karena sulit buang air besar, sehingga seseorang memiliki kebiasaan mengejan. Sedangkan efek samping dari kebiasaan mengejan ini sangatlah buruk.
  • Di dalam dinding dubur terdapat pembuuh darah balik atau di sebut juga vena, jika mengejan terlalu sering di lakukan hal ini akan berdampak pada pembengkakan pembuluh darah vena di dubur, sehingga jika pembengkakan yang terjadi semakin besar maka dinding dubur yang mengalami pembekakan ini akan menjulur keluar.
  • Sedangkan pendarahan yang terjadi pada wasir bisa di sebabkan oleh gangguan hati misalnya. Dinding vena yang menjulir akibat pembengkakan lama kelamaan akan semakin menipis jika bengkak pembulh darah vena semakin membesar. Karena semakin tipis pembuluh vena semakin tinggi tingkat pembuluh vena pecah. Inilah yang nantinya akan menjadi pendarahan akibat wasir.
  • Sebaiknya konsultasikan pada dokter anda mengenai riwayat penyakit yang pernah anda alami, obat yang sedang anda konsumsi, kondisi tubuh saat ini, sakitkah, hamilkah atau menyusui.
fbWhatsappTwitterLinkedIn