8 Perawatan Pasca Operasi Prostat dan Resikonya

3368

Operasi prostat dilakukan dengan cara mengangkat kelenjar prostat melalui uretra tanpa harus mencederai bagian saraf yang bertugas mengendalikan ejakulasi, Sehingga setelah penderita benar benar dinyatakan sembuh setelah operasi maka tidak akan mengalami masalah ejakulasi dini pada aktivitas sexualnya.

Perawatan Pasca Operasi Prostat

Setelah operasi berhasil dilakukan penderita dianjurkan untuk melakukan perawatan lanjutan yang tujuannnya agar penderita tidak mengalami keluhan baru pada prostatnya yang cukup mengkhawatirkan yaitu mengalami pendarahan, Infeksi baru atau lebih parah lagi pasien mengalami dampak operasi prostat yang mengerikan yaitu impotensi.

1.Pemasangan kateter foley

Setelah operasi berhasil dilakukan maka tim medis akan memberikan pasien berupa pemasangan kateter foley sebagai tindakan awal perawatan pasca operasi prostat yang tujuannya untuk mengevaluasi kondisi kantung kemih dan untuk menghindari terjadinya robekan ringan pada jaringan kulit area prostat yang sebelumnya telah menjalani pembedahan dan penjahitan.

2. Hindari aktivitas sexual

Setelah pasca operasi dokter akan melarang pasien untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan sexual selama kurang lebih satu bulan sebagai bentuk perawatan pasca opearsi prostat. Hal ini diberlakukan untuk mencegah terjadinya tekanan seputar prostat yang dapat menyebabkan penyempitan uretra dan kondisi inkontinensia yaitu pasien mengalami ketidakmampuan menahan debit air kencing sehingga sering terjadi kebocoran air seni atau kencing di celana sebelum pasien mampu mencapai toilet.

3. Hindari Pendarahan

Tidak mengejan saat buang air besar adalah upaya terbaik sebagai salah satu cara meningkatkan perawatan pasca operasi prostat disamping harus menghindari pula aktivitas sexual untuk sementara waktu. Saat buang air besar saraf saraf sekitar prostat akan mendapat tekanan karena dorongan yang dipaksakan sehingga rawan terjadi pendarahan pada bagian prostat yang telah mendapat tindakan penjahitan pasca operasi.  Pendarahan yang terjadi pada prostat merupakan bahaya prostat khas pria yang wajib dihindari apalagi untuk pasien pasca operasi prostat.

4. Merubah gaya hidup

Gaya hidup buruk yang dilakukan selama bertahun tahun adalah salah satu penyebab munculnya kelainan dan penyakit pada kelenjar prostat. Untuk kondisi prostat lebih baik pasca operasi hendaknya pasien merubah gaya hidupnya misalnya membiasakan diri untuk tidak melakukan aktivitas berat yang berlebihan tanpa peregangan otot, Membiasakan diri untuk istirahat yang cukup, Minum air putih sesering mungkin, Menghindari alkohol dan bahaya tar rokok.

5. Pola makan

Sebenarnya Pembengkakan pada prostat adalah awal dari masalah kelainan kelenjar prostat yang muncul paling sering diakibatkan karena pola makan buruk yang terbukti menjadi salah satu penyebab prostat bermasalah. Untuk menjaga agar kondisi serta fungsi prostat tetap baik pasca operasi hendaknya pasien mengubah pola makannya menjadi lebih baik misalnya rutin makan buah buahn dan sayuran segar.

6.Obat herbal

Pada penderita prostat yang telah dinyatakan sembuh tetapi  ingin menjalani teknik perawatan secara herbal maka sebelumnya harus konsultasikan terlebih dahulu pada dokter yang terkait, Karena pada hakikatnya proses penyembuhan prostat melalui medis dan herbal sangatlah berbeda.

7. Control secara rutin

Setelah operasi pengangkatan kelenjar prostat penderita tetap harus rawat jalan atau control secara rutin pada dokter yang terkait agar proses penyembuhan benar benar maksimal. Biasanya dokter akan memberikan resep obat tertentu yang berkaitan dengan kondisi prostat pasca operasi .

8. Hindari infeksi bakteri

Perawatan pasca operasi prostat yang paling penting adalah pasien harus memperhatikan kebersihan fisik termasuk bagian organ kenaluannya misalnya memakai pakaian dalam yang selalu dalam keadaan bersih. Kondisi pakaian dalam yang kotor dapat menyebabkan kulit gatal,  Luka lalu muncul gejala infeksi.

Resiko jika prostat mengalami infeksi

  • Penyembuhan gagal – Ketika infeksi bakteri telah masuk pada saluran kemih melalui luka yang terjadi pada bagian prostat yang telah dijahit akibat proses pembedahan maka perkembangan bakteri akan mencederai saluran kemih dan mengagalkan proses penyembuhan pasca operasi prostat.
  • Masalah buang air kecil – Kandung kemih akan terasa penuh dan air seni tidak lancar ketika dikeluarkan, Akibatnya perut terasa tidak nyaman, Mulas dan keinginan ingin selalu buang air kecil.
  • Rasa nyeri berulang – Ketika prostat telah mengalami infeksi maka sekeliling area prostat dan prostta itu sendiori akan terasa nyeri dimana rasa sakitnya muncul secara berulang.
  • Tubuh menggigil – Tubuh yang merasa kedinginan menandakan jika infeksi telah menyebar ke area lain yang lebih luas selain kandung kemih . Tubuh menggigil yang tidak segera diatasi akan menyebabkan seseorang mengalami penurunan tekanan darah dan kemunduran kesadaran yang menyebabkan kondisi prostat dalam keadaan semakin memburuk.

Untuk menghindari infeksi lebih lanjut maka biasanya dokter akan segera memberikan antibiotik untuk infeksi saluran kemih terlebih dahulu tetapi telah disesuaikan dengan kondisi prostat.