Makanan Yang Harus Dihindari Saat Keputihan Ini, Paling Dilarang Bagi Wanita

1980

Mengkonsumsi makanan yang tidak tepat saat sedang mengalami keputihan  adalah salah satu penyebab terbesar munculnya keputihan pada wanita yang tak kunjung sembuh.

Jenis makanan

Makanan  yang harus dihindari saat keputihan bertujuan untuk menghindari makin banyaknya keluar cairan dari organ intim sekaligus mencari tahu penyebab keputihan berlebihan wajib diketahui wanita lebih awal.

1.Makanan terlalu pedas

Makanan yang terlalu pedas dapat meningkatkan keasaman daerah organ kewanitaan sehingga vagina menjadi lebih lembab. Keadaan inilah yang menyebabkan jamur mudah berovulasi dan meningkatkan produksi cairan keputihan yang sebelumnya telah ada namun masih dalam jumlah sedikit.

2. Makanan kaleng

Apapun jenis makanan kaleng dibuat dengan penambahan bahan pengawet tertentu dan mengandung kadar glukosa yang tinggi. Mengkonsumsi makanan manis terus menerus dapat mengacaukan tingkat keasaman di organ kewanitaan sehingga meningkatkan jumlah cairan keputihan menjadi semakin banyak.

3.Telur

Salah satu makanan yang harus dihindari saat keputihan adalah telur dimana terdapat jenis telur ayam biasa atau telur asin.  Salah satu bahaya makan telur asin bagi kesehatan adalah  memicu keputihan menjadi semakin parah.  Telur adalah salah satu makanan yang mengandung zat protein tinggi yang justru dapat menyebabkan keputihan ketika telur dikonsumsi secara berlebihan dan jangka panjang. Zat protein yang ada pada telur mudah meningkatkan kadar asam daripada basa dipermukaan organ kewanitaan  dan mudah pula berakumulasi dengan pertumbuhan jamur penyebab keputihan.  Keputihan dapat mudah menyerang wanita  jika telur terus menerus dikonsumsi lebih dari 4 butir perharinya, Termasuk dikonsumsi setengah matang atau masih dalam keadaan mentah.

4.Jenis buah buahan

Semua buah buahan mengandung nutrisi dan baik bagi kesehatan Tetapi ada beberapa buah buahan yang dapat menyebabkan meningkatnya kadar keasaman pada organ intim sehingga wanita menderita keputihan. Keputihan bisa cepat terjadi ketika buah buahan tersebut dikonsumsi secara berlebihan misalnya buah nanas, Mentimun dan buah anggur. Ketiga buah tersebut mengandung kadar gula buah yang sangat tinggi dan kadar glisemik yang juga tinggi dimana zat tersebut adalah pemicu terbesar munculnya perkembangbiakan jamur candida albicans dirongga vagina bagian dalam.

5. Gorengan

Hindari bahaya mengkonsumsi gorengan bagi kesehatan. Makanan yang digoreng apalagi dengan penggunaan minyak yang telah berkali kali dipakai adalah salah satu makanan yang harus dihindari saat keputihan karena makanan jenis gorengan yang bukan dari  hasil kreasi sendiri dirumah justru beresiko telah mengandung radikal bebas berbahaya yang dapat mempengaruhi kesehatan organ kewanitaan. Minyak jenuh yang mengandung radikal mengacaukan tingkat asam dan basa diarea vagina sehingga mudah muncul cairan putih dalam jumlah yang banyak.

6. Makanan kaya glukosa

Makanan yang harus dihindari saat keputihan adalah makanan memiliki citarasa sangat manis atau mengandung tinggi glukosa dapat memicu kelembaban pada organ intim menjadi semakin parah sehingga tak heran jika wanita penyuka makaann yang mengandung glukosa tinggi seringkali menderita keputihan.

7. Jenis makanan beragi

Singkong, Ketan hitam dan Roti yang dibuat dengan proses peragian ( fermentasi)  dapat mempermudah peningkatan kadar ke-asaman dan menurunkan kadar basa pada area organ kewanitaan. Ragi bersifat sangat asam sehingga mudah merangsang produksi lendir divagina menjadi lebih aktif. Terlalu banyak makan makanan yang mengandung ragi saat sedang mengalami keptihan sangat beresiko meningkatkan lendir dalam organ vagina menjadi semakin parah dan meninggalkan jejak rasa gatal dan berbau tak sedap.

Penanganan

Makanan yang harus dihindari saat keputihan adalah apapun jenis makanan yang bisa memicu munculnya pertumbuhan jamur candida albicans menjadi semakin kuat  dimana jamur tersebut adalah penyebab terbesar kasus keputihan pada wanita.

Agar terhindar dari keputihan maka dapat dilakukan upaya untuk terus meningkatkan kebersihan pada organ intim misalnya menjaga dan merawat vagina dengan menggunakan cairan antiseptik atau yang mengandung sari daun sirih yang diformulasikan untuk cara merawat daerah organ kewanitaan agar tidak keputihan dan berbau serta menghindari pemakaian celana dalam yang terlalu sempit atau ketat.