Ini Gejala Leukimia Kronis Yang Dialami Manajer Sevilla, Joaquin Caparros

121

Manajer klub bola Sevilla, Joaquin Caparros menyatakan berita mengejutkan, bahwa ia menderita leukimia kronis. Berita kemenangan Sevilla 2-0 atas Real Valladolid di Liga Champions terasa kurang menyenangkan dengan berita mengejutkan ini. Tapi Joaquin Caparros mengatakan jika ia akan tetap bekerja serius untuk menangani Sevilla.

Dikutip dari laman cancer.net, jenis leukimia kronis adalah kanker yang tidak perlu obat leukimia segera. Itulah yang juga dijalani oleh manajer berusia 63 tahun ini. Tapi penderita leukimia kronis memang biasanya tidak mengalami gejala-gejala kanker darah khas dan sering gejala yang timbul karena efek dari penyakit lain.

Leukimia kronis biasanya juga menunjukkan jumlah sel darah putih yang lebih banyak saat tes darah. Hal paling buruk yang terjadi pada tubuh adalah bahwa sistem kekebalan tubuh tidak bisa berjalan dengan normal. Artinya terkadang sistem antibodi baik itu sel darah merah atau penyebab trombosit turun.  Antibodi dalam tubuh menghancurkan sel-sel dalam tubuh namun efeknya tidak berat pada penderita.

Gejala adanya leukimia kronis yang lain, seperti:

  1. Pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher, pangkal paha dan lengan.
  2. Pembengkakan kelenjar getah bening sering tidak disertai rasa sakit.
  3. Rasa tidak nyaman pada perut kiri atas akibat pembengkakan limpa.
  4. Demam dan keringat dingin pada malam hari.
  5. Berat badan menurun dengan cepat.
  6. Muncul penyakit infeksi berulang termasuk flu dan batuk.
  7. Pendarahan tidak wajar dari hidung dan gusi.
  8. Sering sulit bernafas normal.
  9. Lelah berlebihan dan malas beraktifitas.
  10. Sudah kenyang walau belum makan.

Jika gejala ini muncul sebaiknya langsung pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan. Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk menentukan diagnosis yang tepat. Perawatan yang diperlukan termasuk menghilangkan gejala dan perawatan paliatif agar penderita bisa hidup normal.