Penyebab Faringitis – Gejala dan Pencegahannya

10912

FaringitisApakah Anda pernah menderita faringitis? Faringitis adalah salah satu penyakit umum yang disebabkan karena terjadinya peradangan pada bagian faring. Faring merupakan daerah yang terletak pada bagian belakang tenggorokan. Faringitis akan menyebabkan rasa sakit yang panjang serta gangguan lain yang berhubungan dengan organ pernafasan dan mulut.

Bahkan mungkin tidak bisa makan atau mengunyah dengan benar karena rasa sakit dan nyeri. Beberapa orang juga bisa menderita rasa sakit yang parah dan terasa hingga tenggorokan dan telinga. Faringitis bisa terjadi pada anak-anak, orang dewasa dan orang tua. Saat perubahan musim dari kemarau ke musim hujan, banyak anak-anak yang menderita faringitis.

Apa Saja Penyebab Faringitis?

Ada berbagai faktor yang menyebabkan seseorang mudah terkena faringitis. Anak-anak yang masuk ke sekolah umum lebih rentan terkena faringitis karena tertular dari anak lain yang terkena influenza. Penyebab faringitis terbagi menjadi dua faktor yaitu fator penyebab umum dan faktor penyebab khusus (jarang terjadi).

a. Faktor Penyebab Umum

Penyebab umum dari faringitis yang paling sering ditemukan adalah infeksi dari bakteri atau virus. Salah satu jenis virus yang paling sering menyebabkan faringitis adalah influenza. Virus dari pilek dan flu menyebabkan gangguan pada hidung, telinga dan tenggorokan. Biasanya kondisi sakit ini lebih sering ditemukan pada anak-anak dan remaja. Penyebab umum lain adalah termasuk:

  1. Orang yang memiliki riwayat alergi terhadap debu, bulu binatang dan aroma yang menyengat.
  2. Orang yang terkena paparan asap rokok dalam waktu lama.
  3. Orang yang sudah memiliki penyakit sinusitis.

b. Faktor Penyebab Khusus

Meskipun faringitis ringan lebih sering disebabkan karena infeksi bakteri dan virus namun beberapa orang juga bisa terkena faringitis karena faktor penyakit lain. Berikut ini adalah beberapa jenis penyebab khusus faringitis (biasanya jarang terjadi):

  1. Infeksi bakteri streptococcus A, gonore, klamidia, dan corynebacterium. Jika penyebab faringitis adalah salah satu dari jenis infeksi bakteri ini maka penderita harus mendapatkan perawatan khusus dengan obat antibiotik.
  2. Pernafasan yang tidak benar. Sumber pernafasan yang berasal dari mulut dapat menjadi penyebab faringitis. Kondisi ini lebih sering terjadi saat musim penghujan dan cuaca sangat dingin. Sumbatan pada bagian hidung bisa menyebabkan rasa sakit pada tenggorokan dan memicu faringitis. Siapa sangka jika awalnya memiliki penyakit radang tenggorokan dapat menyebabkan gejala amandel.
  3. Paparan asap dari polusi udara atau rokok. Orang yang memiliki kebiasaan merokok biasanya lebih rentan terhadap faringitis. Bahaya asap rokok ini juga dapat menyebabkan penyebab faringitis menjadi lebih parah bahkan dapat menyebabkan kematian.
  4. Trauma pada bagian tenggorokan. Orang yang terkena trauma pada bagian tenggorokan sering menderita faringitis. Salah satu tanda dari peradangan ini adalah rasa sakit yang muncul tiba-tiba seperti otot yang tegang pada bagian tenggorokan.
  5. Penyakit lambung. Penyakit lambung seperti tingginya kadar asam lambung yang naik ke bagian atas lambung juga bisa memicu munculnya faringitis. Jika hal ini terus dibiarkan bukan tidak mungkin gejala asam lambung juga semakin memburuk.
  6. Tumor. Penyakit tumor yang muncul pada bagian lidah, pita suara, dan tenggorokan memicu muncuknya faringitis. Beberapa orang yang terkena penyakit ini ditandai dengan rasa sakit yang parah saat menelan makanan, kehilangan suara dan pendarahan dari air liur.

Siapa Saja Orang yang Beresiko Terkena Faringitis?

Ada beberapa kelompok atau orang yang mudah terkena faringitis. Melakukan pencegahan terhadap faringitis harus dilakukan oleh orang-orang yang masuk dalam kelompok dibawah ini:

  • Anak-anak atau remaja yang masih sekolah rentan untuk terkena faringitis karena pengaruh dari lingkungan. Karena itulah anak atau remaja yang terkena faringitis sebaiknya tidak pergi ke sekolah hingga benar-benar sembuh.
  • Orang yang sering menghisap asap rokok. Asap rokok akan menyebabkan iritasi pada tenggorokan sehingga meningkatkan resiko faringitis.
  • Orang yang sudah memiliki masalah kesehatan alergi seperti alergi debu, bulu binatang, asap pekat, aroma menyengat dan alergi lain yang bisa meningkatkan demam dan sakit tenggorokan.
  • Orang yang terkena iritasi dari berbagai polutan kimia misalnya orang yang bekerja di industri dengan aroma polutan yang kuat.
  • Orang sudah sudah memiliki riwayat penyakit sinusitis.
  • Orang yang sudah menderita penyakit gangguan sistem kekebalan tubuh seperti penderita lupus, diabetes, HIV dan penyakit lain.
  • Orang yang tidak menjalani pola dan gaya hidup sehat seperti sering terkena stres dan lingkungan kerja yang buruk.

Gejala Umum Faringitis

Faringitis menjadi penyakit umum namun memang tetap ditakuti, terutama ketika faringitis menjadi penyebab penyakit yang lebih khusus. Faringitis memang terlihat seperti influenza namun ada rasa sakit yang sulit untuk ditahan. Untuk mengenal penyakit faringitis, berikut ini adalah beberapa gejala yang perlu diwaspadai:

  1. Demam seperti flu namun tidak terlalu tinggi.
  2. Rasa kurang nyaman pada tenggorokan yang menyebabkan suara menjadi serak, sakit untuk menelan, dan tenggorokan terasa sangat kering.
  3. Bersin terus menerus meskipun tidak sedang flu.
  4. Sakit kepala dan tubuh yang terasa lelah meskipun tidak melakukan banyak aktifitas.
  5. Ada rasa sakit pada tulang dan sendi yang menyebabkan tubuh tidak nyaman untuk beraktifitas.
  6. Batuk kecil terus menerus.
  7. Orang yang punya peradangan amandel, maka amandel menjadi lebih sakit.
  8. Tidak nafsu makan dan tubuh menjadi lebih lemah.
  9. Mual dan gangguan pencernaan karena tubuh tidak bisa menerima makanan dengan baik.
  10. Tubuh tidak bersemangat untuk melakukan aktifitas.

Bagaimana Cara Mencegah Faringitis?

Faringitis memang penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Tapi orang yang memiliki kebiasaan buruk dengan masalah kebersihan akan lebih mudah terkena faringitis. Untuk mencegah faringitis, ikuti beberapa petunjuk dibawah ini.

  • Jika Anda memiliki anggota keluara misalnya anak yang terkena faringitis maka berikan perlakuan khusus untuk perlengkapan makan dan minum untuk mereka. Jangan mencampur peralatan makan dengan peralatan lain yang bersih dan digunakan untuk orang yang sehat. Jadi Anda harus isolasi peralatan makan untuk mereka.
  • Jika anak-anak menderita faringitis maka biarkan mereka istirahat di rumah dan jangan mengijinkan untuk ke sekolah karena faringitis mudah menular.
  • Biasakan untuk hidup bersih dan sehat dengan sering mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah makan. Anda bisa menggunakan sabun pembersih tangan agar semua kuman dan bakteri pada tangan musnah.
  • Jika Anda sudah terkena faringitis maka jaga agar lingkungan tempat tinggal Anda bersih dari asap rokok.
  • Hindari paparan asap rokok sebab perokok pasif lebih sering atau rentan terkena faringitis. Bahaya prokok pasif ini juga dapat menyebabkan faringitis.
  • Gunakan masker untuk menutupi mulut dan hidung saat Anda sedang berkendara atau tinggal di lingkungan yang tercemar atau paparan asap yang tinggi.
  • Jika lingkungan rumah kering dan banyak debu maka jaga kebersihkan rumah dengan penghisap debu atau terapkan mesin untuk membuat rumah menjadi lebih lembab.

Apakah Faringitis Bisa Diobati?

Gangguan faringitis adalah penyakit yang bisa diobati. Perawatan untuk faringitis bisa dilakukan oleh dokter ahli. Biasanya perawatan dilakukan berdasarkan penyeban faringitis.

Kemudian pemberikan obat-obatan seperti antibiotik juga dilakukan untuk penderita faringitis yang disebabkan karena infeksi bakteri atau virus. Meskipun kondisi faringitis bisa diobati, namun jika perawatan terlambat maka bisa menjadi peradangan yang lebih parah dan membutuhkan proses lama untuk penyembuhan. Perhatikan juga penggunaan antibiotik, jangan terlalu lama dalam jangka waktu yang panjang sebab dapat menimbulkan efek samping antibiotik tanpa disadari sejak dini.