13 Penyebab Gangguan Hormon Telat Haid Bagi Perempuan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Jika menstruasi terlambat, itu bukan berarti sedang hamil. Karena masih banyak penyebab gangguan hormon telat haid dan penyebab gejala penyakit batu empedu yang lainnya.

Karena itu, jangan panik terlebih dahulu. Lebih baik segera periksa ke dokter. Supaya bisa diketahui penyebab sebenarnya. Dikhawatirkan, itu karena penyakit tertentu.  Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penyebab siklus menstruasi sering terlambat yaitu:

1. Alat Kontrasepsi

Penggunaan kontrasepsi adalah penyebab haid sering telat yang merupakan gejala penyakit hipotiroid. Biasanya, keterlambatan ini mencapai waktu 28 hari dari siklus yang sering dialami. Maka dari itu, jangan sangka, dengan mengkonsumsi pil KB dan semacamnya, bisa membuat menstruasi tidak terlambat.

Ini juga berlaku untuk kontrasepsi jenis lain. Seperti suntik spiral, pasang implan dan selainnya.

2. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

OCIS atau Sindrom Ovarioum Polikistik merupakan gangguan ovum penyebab tiroid mata yang disebabkan oleh ketakseimbangan hormon. Hal ini ditengarai karena munculnya folikel yang menjadikan durasi pelepasan sel telur lebih lama.

Karenanya, menstruasi menjadi terlambat. Karena haid akan terjadi, jika sel telur sudah terlepas secara sempurna.

3. Stres

Penyebab telat haid selanjutnya adalah tanda-tanda awal tiroid yaitu stres akut. Depresi yang berhasil menimbulkan efek trickle down.  Maka dari itu, jangan sampai berpikir secara berlebihan. Karena efeknya, hormon penyebab menstruasi tidak diproduksi dengan baik.

4. Berat Badan Turun

Telat haid mungkin juga disebabkan oleh penurunan berat badan. Ini juga menjadi alasan mengapa atlet wanita yang kurus amat jarang mengalami siklus menstruasi yang teratur.

5. Menopouse Dini

Perempuan yang sudah berusia di atas 50 tahun, tentu siklus menstruasi-nya tidak lagi teratur. Karena seumuran ini, produksi hormon sudah berkurang.

Namun, ada juga perempuan yang berusia di bawah tersebut, juga mengalami gangguan menstruasi bahkan tidak haid sama sekali. Ini yang oleh para medis disebut dengan istilah “menopause dini” penyebab gondok beracun. [AdSense-B]

6. Tumor Hipofisis

Telat haid juga disebabkan oleh penyakit tertentu. Salah satunya adalah penyakit tumor hipofisis.

Jika kanker jinak ini muncul di dalam tubuh, produksi prolaktin akan meningkat. Sesungguhnya hormon ini bagus untuk meningkatkan Asi. Namun, jika muncul dalam kondisi tidak hamil, justru siklus menstruasi menjadi terhambat.

7. Diabetes dan Penyakit Tiroid

Wanita dengan diabetes dan memiliki ciri ciri terkena penyakit tiroid, cenderung mengalami haid terlambat dibandingkan yang tidak. Ini juga berlaku untuk pasien penyakit tiroid seperti gondok.

8. Sedang Menyusui

Jika sedang menyusui, lalu haid terlambat, bukan berarti sedang hamil lagi. Bisa jadi, ini akibat ketakseimbangan hormon dalam tubuh. Biasanya, peristiwa ini disebabkan hormon prolaktin pelancar Asi yang muncul dengan ekstrem. Sehingga hormon penyebab haid tidak diproduksi dengan baik.

Namun, untuk kasus ini dan tanda-tanda penyakit gondok, lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter. Karena banyak kasus, dimana hal di atas menjadi pertanda sedang ada janin baru di dalam perut. [AdSense-A]

9. Obesitas

Tidak hanya penurunan berat badan dan gejala terkena kolesterol yang menyebabkan haid telat, obesitas juga menjadi pemicunya. Riset sudah menunjukkan, ukuran berat badan lebih dari 70 memiliki risiko mengalami keterlambatan menstruasi.

Maka dari itu, solusi yang bisa dilakukan adalah diet. Rajin makan makanan sehat dan berolahraga.

10. Prolaktin Berlebih

Penyebab gangguan hormon telat haid selanjutnya adalah kadar prolaktin berlebihan. Ini merupakan sejenis hormon yang berfungsi untuk melancarkan Air Susu Ibu (Asi).

Jika ini terjadi dan sedang tidak mengalami kehamilan atau menyusui, bisa jadi kelenjar pituitary rusak. Bisa juga karena ginjal tidak mampu lagi men-suplai hormon tersebut.

Selain itu, jika prolaktin berlebihan, produksi hormon lain bisa terlambat. Seperti hormon estrogen dan progesteron. Padahal, hormon ini adalah syarat terciptanya siklus haid yang teratur anti gigantisme.

11. Gejala Sindrom

Masalah selanjutnya adalah gejala sindrom. Apapun namanya, jika tanda-tanda ini sudah muncul, pasti terjadi masalah dengan hormon.  Karena setiap penyakit menyerang, apapun nama penyakitnya, resistansi insulin pasti terjadi. Maka dari itu, sehatkan badan jika ingin haid teratur.

12. Sindrom Celiac

Haid tidak teratur terkadang disebabkan oleh penyakit kronis tertentu. Salah satunya adalah sindrom celiac. Penyakit ini muncul, akibat gula darah yang tidak terkontrol. Sehingga hormon yang diproduksi, diperintah untuk merubah fungsinya.

Gejala penyakit ini ialah, munculnya radang di area usus kecil. Karenanya, penyerapan nutrisi makanan tidak terjadi. Sehingga, bukan hanya haid tidak teratur, gangguan stunting juga tidak terelakkan.

13. Merokok

Perempuan perokok berpotensi telat haid dibandingkan yang tidak merokok. Hal ini disebabkan oleh zat nikotin yang melakukan gangguan pada kelenjar tiroid.

Salah satu hormon yang dirusak senyawa ini adalah estrogen. Hormon khusus untuk membantu siklus reproduksi perempuan.

Penyebab gangguan hormon telat haid dan komplikasi hipoituarisme harus dipahami dan sebisa mungkin dijauhi. Karena masih lebih baik siklus haid berjalan normal daripada rusak akibat ketakteraturan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn