Calcium Gluconate – Obat Apa – Cara Penggunaan – Fungsi – Komposisi

1424

Apa itu Obat Calcium Gluconate?

Calcium Gluconate atau yang juga dikenal sebagai garam kalsium asam glukonat adalah obat yang tercipta dari hasil oksidasi glukosa, dan mengandung kalsium sebanyak 9,3%. Kalsium merupakan senyawa yang sangat penting bagi tubuh, karena kalsium merupakan komponen penting dalam membentukan dan menjaga kesehatan tulang dan gigi, selain itu kalsium juga bermanfaat untuk pembuluh darah, sel-sel tubuh serta otot-otot dalam tubuh. Calcium Gluconate digunakan untuk mengobati kondisi yang timbul akibat dari kekurangan kalsium atau kadar kalsium rendah, serta orang-orang yang tidak dapat mencukupi kebutuhan kalsiumnya dengan konsumsi makan-makanan secara alami. Kondisi-kondisi kekurangan kadar kalsium seperti hypocalcemic tetany, hypocalcemia yang berhubungan dengan hypoparathyrodism dan hypocalcemia karena pertumbuhan atau kehamilan yang cepat.

Hal ini juga digunakan dalam pengobatan gigitan laba-laba janda hitam untuk meringankan kram otot dan sebagai tambahan dalam pengobatan rakhitis, osteomalacia, kolik timah dan overdosis magnesium sulfat. Calcium Gluconate juga telah digunakan untuk mengurangi permeabilitas kapiler dalam kondisi alergi, purpura nonthrombocytopenic dan dermatosis eksudatif seperti dermatitis herpetiformis dan untuk pruritus letusan yang disebabkan oleh obat tertentu. Pada hiperkalemia, Calcium Gluconate dapat membantu dalam melawan toksisitas jantung jika pasien tidak menerima terapi digitalis. Selain kondisi-kondisi diatas, Calcium Gluconate juga pada umumnya digunakan untuk menggobati beberapa masalah otot (latent tetany), kekurangan kalsium yang disebabkan oleh pengeroposan tulang (ciri-ciri osteoporosis), lemah tulang (osteomalacia), dan mengurangi kinerja kelenjar hipoparatiroid (hypoparathyroidism).

Penggunaan Obat Calcium Gluconate

Calcium Gluconate dapat diberikan secara intravena baik secara langsung atau dengan infus dan oral. Pada penggunaan melalui (I.V) atau injeksi intravena dosis tergantung pada kebutuhan individu pasien. Calcium Gluconate  juga dapat diberikan dengan infus intermiten pada tingkat yang tidak melebihi 200 mg / menit, atau dengan infus secara kontinyu. Injeksi harus dihentikan jika pasien mengeluhkan ketidaknyamanan, mungkin akan dilanjutkan saat gejala hilang. Setelah injeksi, pasien harus tetap telentang dalam waktu singkat.

Sedangkan untuk penggunaan Oral Calcium Gluconate dapat berbentuk tablet, obat kunyah, tablet yang dilarutkan dan obat dalam bentuk cair. Untuk bentuk tablet, Calcium Gluconate  harus di konsumsi secara utuh dengan segelas air dan tanpa makan. Jika Anda mendapatkan resep Calcium Gluconate dengan dosis 600 miligrams, disarankan untuk membagi-bagi obat untuk sehari penggunaan agar dapat diserap secara sempurna. Untuk bentuk kunyah (chewing) Anda harus menyungah obat terlebih dahulu sebelum ditelan. Jangan terburu-buru dalam menyungah, karena Anda diharuskan untuk mengunyah seccara keseluruhan obat.  Sedangkan untuk tablet yang dilarutkan, larutkan obat terlebih dahulu dalam segelegas air, dan untuk obat cair konsumsi sesuai dengan dosis yang telah diberikan Dokter atau Apoteker kepada Anda serta kocok obat sebelum digunakan.

Harap selalu untuk mengikuti arahan dan petunjuk dari Dokter dan Apoteker Anda untuk mencegah terjadinya efek samping yang merugikan Anda.

Dosis Calcium Gluconate

Dosis Umum

  • PO/ I.V (Dewasa): 500 mg – 2 gram/ 5-20 mL
  • PO/ I.V (Anak-anak): 200-500 mg/ 2-5 mL
  • PO/ I.V (Bayi): tidak lebih dari 200 mg/ tidak lebih dari 2 mL

Dosis Suplementasi Calcium

  • 0-6 bulan: 210 mg / hari PO dibagi dalam 8-12 jam, sebaiknya 1-2 jam setelah makan
  • 7-12 bulan: 270 mg / hari PO dibagi dalam 8-12 jam, sebaiknya 1-2 jam setelah makan
  • 1-3 tahun: 500 mg / hari PO dibagi dalam 8-12 jam, sebaiknya 1-2 jam setelah makan
  • 4-8 tahun: 800 mg / hari PO dibagi dalam 8-12 jam, sebaiknya 1-2 jam setelah makan
  • 9-18 tahun: 1300 mg / hari PO dibagi dalam 8-12 jam, sebaiknya 1-2 jam setelah makan
  • 19-50 tahun: 1000 mg / hari PO dibagi dalam 8-12 jam, sebaiknya 1-2 jam setelah makan
  • > 50 tahun: 1200 mg / hari PO dibagi dalam 8-12 jam, sebaiknya 1-2 jam setelah makan
  • Pasien hamil atau menyusui: 1000 / hari PO dibagi dalam 8-12 jam, sebaiknya 1-2 jam setelah makan

Dosis Hypocalcemia

  • PO (Dewasa): 0,5-2g sehari dalam 2-4 dosis terbagi.
  • PO (Anak-anak dan Bayi): 500-725mg / kg / hari dalam 3-4 dosis terbagi.
  • PO (Neonatus): 500-1500 mg / kg / hari dalam 4-6 dosis terbagi.
  • I.V (Dewasa): 2-15g / hari sebagai infus terus menerus dibagi dosis.
  • I.V (Anak-anak dan Bayi): 200-500mg / kg / hari sebagai continuousin fusionorin 4 dosis terbagi.
  • IV (Neonatus): 200-800 mg / kg / hari sebagai infus kontinu atau dalam 4 dosis terbagi.

Dosis Cardiac Arrest (Off-label)

Pengelolaan henti jantung hanya dengan adanya hyperkalemia, hypocalcemia, atau hypermagnesemia (penggunaan rutin untuk serangan jantung tidak dianjurkan, karena tidak menghasilkan perbaikan dalam kelangsungan hidup)

  • I.V  (Dewasa) 1,5-3 gram  selama 2-5 menit

Dosis Calcium Gluconate Tersedian Dalam Bentuk

Calcium Gluconate tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Intravena : 10%
  • Tablet, oral : 50 mg, 500 mg dan 648 mg
  • Kapsul, oral : 500 mg

Kemudian, Calcium Gluconate dapat diberikan melaui tiga cara:

  • Sebagai injeksi lambat ke pembuluh darah (I.V)
  • Sebagai infus kontinu (infus intravena) ke dalam pembuluh darah
  • Oral

Penggunaan untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Calcium Gluconate merupakan obat dengan kategori C untuk di konsumsi ibu hamil. Penggunaan obat ini hanya dianjurkan jika manfaat yang diberikan untuk sang ibu lebih tinggi dibandingkan dengan resiko yang diterima oleh janin. Belum ada penelitian yang memadai terhadap resiko penggunaan Calcium Gluconate untuk ibu hamil atau menyusui.

Interaksi dengan Obat-Obatan Lainnya

Efek ionotropik dan toksik dari glikosida jantung dan kalsium bersifat sinergis dan aritmia dapat terjadi jika obat ini diberikan bersamaan (terutama bila calcium diberikan secara intravena). Pemberian kalsium intravena harus dihindari pada pasien yang menerima glikosida jantung. Jika perlu, calcium harus diberikan perlahan dalam jumlah kecil.

Kompleks calcium tetracyclin antibiotik membuat mereka tidak aktif. Kedua obat tersebut tidak boleh diberikan pada waktu yang sama secara oral maupun harus dicampur untuk pemberian parenteral. Injeksi Kalsium Gluconate telah dilaporkan tidak sesuai dengan larutan intravena yang mengandung berbagai obat. Data yang dipublikasikan terlalu bervariasi dan / atau terbatas pada generalisasi izin, dan referensi khusus harus dikonsultasikan untuk informasi spesifik.

Penyimpanan Calcium Gluconate

Suhu paling baik untuk menyimpan Calcium Gluconate  (tablet/kapsul) adalah suhu ruangan serta jauhkan obat dari kontak cahaya langsung dan tempat yang basah. Untuk injeksi simpan di lemari pendingin dengan suhu tetap 2 – 8 derajat Celcius dan jauhkan dari cahaya langsung. Jangan simpan obat dalam kamar mandi. Harap simpan obat dengan baik, jangan dibekukan, jangan buang Calcium Gluconate ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan  lainnya dan jangan buang Calcium Gluconate sembarangan. Tetap perhatikan saran penyimpanan atau intruksi yang terdapat pada kemasan obat. Tanya ke Apoteker atau Dokter bila perlu untuk intruksi pembuangan atau ikuti intruksi pembuangan obat yang terdapat dalam kemasan..

Efek Samping

Pasien mungkin akan merasakan sensasi kesemutan, gelombang panas dan rasa kapur (kalsium) setelah pemberian Calcium Gluconate secara intravena (I.V). Injeksi garam kalsium yang cepat mungkin dapat menyebabkan vasodilation, penurunan tekanan darah, penurunan tekanan darah, bradycardia, aritmia jantung, syncope dan serangan jantung. Efek samping penggunaan injeksi intramuscular (I.M) adalah pembentukan nekrosis lokal dan abses.

Efek samping diatas merupakan efek samping khusus untuk penggunaan Calcium Gluconate melalui injeksi, namun tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Harap selalu kontrol keadaan ada kepada Dokter secara rutin. Selain efek samping khusus, dalam penggunaan Calcium Gluconate juga terdapat efek samping yang normal terjadi, yaitu

Sedangkan jika Anda memiliki alegi terhadap Calcium Gluconate dan bahan-bahan yang terkandung didalamnya, umumnya Anda akan mengalami tanda-tanda reaksi sebagai berikut:

Segera hubungi bantuan medis atau konsultasikan kepada Dokter atau Apoteker, jika Anda mengalami tanda-tanda alergi tersebut.

Pencegahan dan peringatan

Dianjurkan untuk penggunaan injeksi melaui intravena saja. Injeksi subkutan atau intramuskular dapat menyebabkan nekrosis dan pembengkakan parah. Produk ini mengandung aluminium yang mungkin bersifat racun. Aluminium dapat mencapai tingkat toksik dengan pemberian parenteral berkepanjangan jika fungsi ginjal terganggu. Neonatus prematur sangat berisiko karena ginjal mereka belum matang dan mereka membutuhkan larutan kalsium dan fosfat dalam jumlah besar, yang mengandung aluminium. Penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan gangguan fungsi ginjal, termasuk neonatus prematur, yang menerima kadar parenteral aluminium lebih besar dari 4 sampai 5 mcg / kg / hari menumpuk aluminium pada tingkat yang terkait dengan sistem saraf pusat dan toksisitas tulang.

Informasi yang diberikan dalam situs ini bukanlah pengganti dari nasihat medis, tetap konsultasikan diri Anda sebelum mengkonsumsi obat tersebut. Selalu ikuti saran medis dari Dokter dan segera hubungi bantuan media jika Anda mengalami efek-efek samping dari penggunaan Calcium Gluconate.