Juvelon – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

195

Juvelon merupakan sebuah suplemen yang berfungsi untuk membantu mengatasi masalah yang berhubungan dengan perifer. Apakah anda tahu apa itu perifer? Sistem saraf perifer merupakan sistem saraf yang didalamnya terdiri dari sel-sel yang bertugas membawa informasi ke dan dari sistem saraf pusat. Perifer ini berada di luar otak dan juga sumsum tulang belakang.

Terdapat dua jenis sistem saraf perifer, yakni sistem saraf somatik dan juga sistem saraf otonom. Untuk sistem saraf somatik bertugas untuk melakukan kontrol terhadap gerakan sengaja pada tubuh kita dan juga membantu untuk merasakan semua yang berhubungan dengan indera kita. Sementara itu, sistem saraf otonom juga dinamakan sebagai sistem saraf tidak sadar.

Hal ini karena ia memiliki fungsi untuk mengontrol semua tindakan paksa yang ada pada tubuh. Saraf ini juga berperan sebagai penghubung antara sistem saraf pusat ke organ internal maupun juga kelenjar dan juga berfungsi untuk menghubungkan ke otot jantung. Jika sistem saraf perifer mengalami masalah, maka tentunya anda akan mengalami permasalahan yang akan menggangu kegiatan anda sehari-hari.

Juvelon bisa bertindak sebagai solusi untuk mencegah agar supaya anda tidak sampai menderita masalah pada sirkulasi perifer. Beberapa zat yang terkandung di dalam Juvelon antara lain:

  • Vitamin A sebanyak 1000IU
  • Vitamin B1 sebanyak 10mg
  • Vitamin B2 sebanyak 5mg
  • Vitamin B6 sebesar 5mg
  • Vitamin C sebanyak 50mg
  • Vitamin E
  • Ca succinate 103.8mg

Fungsi Juvelon

  1. Juvelon merupakan obat suplemen yang digunakan untuk membantu menjaga kondisi sirkulas pada sistem saraf perifer.
  2. Juvelon juga berguna sebagai suplemen untuk mengatasi masalah kebas yang terjadi pada tangan dan juga kaki.
  3. Juvelon juga bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi rasa dingin yang berlebihan.
  4. Selain itu, Juvelon juga berfungsi sebagai obat yang akan mencegah anda dari berbagai hal seperti sakit kepala, kaku pada bahu, insomnia.
  5. Dalam beberapa kasus, Juvelon juga bisa digunakan untuk mengatasi haid yang tidak teratur.

Kontraindikasi Juvelon

  • Orang yang pernah mengalami alergi disarankan untuk berhati-hati ketika ingin menggunakan obat ini.
  • Seseorang yang juga pernah mengalami riwayat penyakit ginjal dianjurkan untuk berbicara kepada dokter mengenai kondisinya tersebut. Dikhawatirkan, penggunaan Juvelon malah bisa meningkatkan kadar gula pada tubuh.
  • Sementara itu, jika secara bersamaan juga mengkonsumsi obat yang lainnya, maka anda juga wajib menghubungi dokter.

Dosis Juvelon

Seperti apa takaran dosis yang harus diberikan kepada seseorang yang ingin menggunakan Juvelon? Penggunaan dosis yang sesuai dengan kondisi anda akan semakin membantu di dalam mempercepat proses penyembuhan.

Untuk dosis umum yang harus diberikan adalah sebanyak 1 sampai dengan 2 kapsul per hari. Disarankan untuk mengkonsumsi Juvelon setelah makan. Hal ini bertujuan untuk membantu mempercepat proses penyerapan suplemen tersebut oleh tubuh. Selain itu, mengkonsumsi Juvelon setelah makan juga menghindarkan anda dari terkena mual tanpa muntah.

Cara Penggunaan Juvelon

  1. Anda harus selalu menggunakan Juvelon sesuai dengan dosis yang sudah diberikan.
  2. Karena obat ini berbentuk kapsul, maka tidak ada dosis terbagi seperti ketika anda mengkonsumsi obat tablet. Artinya, anda harus mengkonsumsi Juvelon langsung sekali telan.
  3. Untuk penggunaan Juvelon dalam waktu yang lama, sebaiknya anda tanyakan dahulu mengenai keamanannya kepada dokter.
  4. Jika selama menggunakan Juvelon, khususnya dalam waktu yang lama maupun juga dengan dosis yang besar ternyata menyebabkan anda mengalami ruam kulit maupun juga gatal, maka hentikan penggunaan Juvelon dan segera hubungi dokter.