Isprinol – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Cara Penggunaan

204

Isprinol tablet 500 mg mengandung zat aktif methisoprinol yang berfungsi untuk mengobati permasalahan infeksi akibat virus seperti penyakit herpes dan kutil kelamin, meningkatkan sistem imun, dan bisa juga digunakan untuk mempercepat masa penyembuhan cacar air. Isprinol tablet juga bisa digunakan sebagai obat terapi bagi penderita ulkus lambung dan duodenum.

Isprinol tablet diproduksi oleh manufaktur Novell Pharmaceutical Laboratories dan termasuk golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

  1. Mengobati herpes simplex (herpes genital)
  2. Mengobati herpes zooster
  3. Mengobati Kutil kelamin
  4. Mengobati infeksi saluran pernapasan
  5. Mengatasi penyakit infeksi virus pada sistem saraf
  6. Mengatasi penyakit infeksi virus pada organ hati
  7. Mengatasi infeksi saluran cerna akibat virus
  8. Mempercepat penyembuhan cacar air
  9. Mempercepat penyembuhan gondongan
  10. Membantu penyembuhan Hepatitis A dan hepatitis B
  11. Membantu penyembuhan penyakit campak
  12. Mengobati rhinofaringitis
  13. Mengobati bronkitis
  14. Mengatasi penyakit zoster

Kontraindikasi

  • Hipersensitivitas terhadap zat methisoprinol atau komponen lainnya
  • Penyakit asam urat
  • Gangguan jantung
  • Penyakit ginjal

Komposisi

Methisoprinol 500 mg

Dosis dan Penggunaan

  • Dewasa     : 6 sampai 8 tablet sehari (3-4 dosis terbagi)
  • Anak-anak : 3 sampai 4 tablet sehari (3-4 dosis terbagi)

Penggunaan dosis di atas harus melalui konsultasi dokter, dosis Isprinol tablet biasanya berbeda-beda dalam setiap level infeksi. Jangan menentukan dosis tanpa sepengetahuan dokter.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Kandungan methisoprinol dalam isprinol tablet belum termasuk dalam kategori apapun (Kategori N), penggunaan isprinol tablet kepada ibu hamil & menyusui sangat tidak dianjurkan kecuali berdasarkan perintah dokter. Zat methisoprinol sampai sejauh ini belum diketahui pasti apakah ikut terbawa keluar melalui ASI atau tidak.

Interaksi Obat

Belum ada informasi pasti tentang obat-obatan jenis lain yang bisa berinteraksi dengan isprinol tablet, namun selalu pastikan dokter Anda mengetahui tentang obat-obatan apa saja yang pernah Anda konsumsi atau yang sedang Anda konsumsi ketika akan mulai menggunakan isprinol tablet.

Peringatan

  1. Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika efek samping yang muncul tidak segera hilang.
  2. Penggunaan isprinol tablet sebagai obat terapi bagi penderita ulkus lambung dan duodenum harus berdasarkan petunjuk dokter, jangan mengkonsumsi isprinol tablet jika dokter tidak menganjurkan.
  3. Isprinol tablet tidak akan berfungsi untuk pengobatan infeksi akibat bakteri.
  4. Jika Anda pernah memiliki riwayat penyakit asam urat, hindari penggunaan isprinol tablet, kandungan methisoprinol dalam isprinol tablet berpotensi meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.
  5. Sebaiknya jangan menggunakan isprinol tablet kepada ibu hamil & menyusui untuk menghindari efek samping yang belum diketahui.
  6. Dalam beberapa kasus, penggunaan isprinol tablet dilaporkan mengalami efek mengantuk. Walaupun hal ini jarang terjadi, sebaiknya hindari aktivitas berkendara atau pengoperasian alat berat setelah mengkonsumsi isprinol tablet.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan isprinol tablet di tempat tertutup yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung dan jaga suhu ruangan tetap stabil, jangan disimpan di tempat lembab atau basah. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah. Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.

Tentang Zat Aktif

Methisoprinol merupakan golongan obat Anti-Virus yang sering digunakan untuk terapi penyembuhan sekaligus mengobati infeksi akibat virus. Cara kerja Methisoprinol adalah dengan mengaktifkan sel limfosit saat infeksi terjadi, sel limfosit ini akan bereaksi ketika tubuh mengalami infeksi akibat virus.